Demokrat: Facebook SBY Bukan Bagian Strategi Politik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • lustrasi Bendera Partai Demokrat. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    lustrasi Bendera Partai Demokrat. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, menyatakan dalam jejaring sosial Facebook bukan bagian dari strategis politik Partai Demokrat.

    "Seperti yang kita tahu, Pak SBY secara konstitusi akan berakhir jabatannya sebagai presiden pada 2014," kata Max saat dihubungi Tempo pada Sabtu, 6 Juli 2013.

    Max mengatakan memiliki akun di jejaring sosial merupakan hal yang lumrah dilakukan banyak pemimpin negara, tokoh, maupun birokrat.

    "Sebagai salah satu cara untuk menunjukkan simpati dan melihat respon masyarakat," kata Max.

    Sebelumnya, SBY meluncurkan akun fanpage di jejaring sosial Facebook di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Jumat kemarin. Fanpage dengan nama Susilo Bambang Yudhoyono dan telah mendapat tanda verifikasi akun asli dari Facebook ini dikelolan oleh staf khusus Presiden dan untuk postingan langsung dari Presiden akan ditandai SBY. Hingga hari Sabtu, 6 Juli, pukul 17:28, sudah ada sekitar 145 ribu akun yang menggunakan fitur like untuk fanpage SBY.

    Dalam salah satu postingannya, SBY menyatakan ingin memperluas interaksi dan komunikasinya dengan masyarakat. SBY mengaku senang memiliki akun jejaring sosial dengan bisa mendapat masukan dan saran. Namun, "Tidak jarang saya di-bully," tulisnya.

    Selain Facebook, SBY sebelumnya sudah aktif di jejaring sosial Twitter dengan akunnya, @SBYudhoyono yang telah memiliki lebih dari dua setengah juta pengikut dengan jumlah tweet sebanyak 598 hingga Sabtu, 6 Juli. Selain Facebook dan Twitter, SBY juga memiliki akun jejaring sosial milik mesin pencari terbesar Google, yaitu Google Plus. Di halaman Google Plus, SBY telah masuk ke 1585 lingkaran pemilik akun Google Plus lainnya.

    ISMI DAMAYANTI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.