Fahmi Kemungkinan Dipulangkan Melalui Turki

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Jenazah Fahmi Ahmad, warga negara Indonesia yang tertembak di Mosul, Irak, kemungkinan akan dipulangkan melalui Turki. Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengatakan, jalur melalui Turki paling memungkinkan, karena dinilai paling mudah dan paling aman. Untuk mengurus pemulangan Fahmi, sejak beberapa hari lalu dua staf Kedutaan Besar Indonesia di Yordania telah berada di Mosul. Namun, belum diperoleh informasi yang pasti kapan dan bagaimana jenazah Fahmi akan dipulangkan. Saya tidak mau berspekulasi dan memberikan harapan-harapan kepada keluarga Fahmi. Saya hanya bicara yang paling realistis, kata Hasan kepada wartawan di Istana Negara Jakarta, Kamis (26/8).Fahmi, lulusan Universitas Indonesia, bekerja di Irak dan dikontrak salah satu perusahaan untuk mengerjakan proyek di sana. Beberapa hari lalu Fahmi tewas tertembak. Menurut Hasans, belum dapat dipastikan siapa pelaku penembakan tersebut. Dalam kondisi seperti di Irak sangat sulit memastikan siapa pelaku penembakan seperti itu. Hassan mengatakan, Pemerintah Indonesia terus berusaha menjalin komunikasi, baik dengan pemerintahan transisi Irak maupun dengan Pemerintah Amerika Serikat bagi upaya pemulangan Fahmi. Selain itu, pemerintah bekerja sama dengan Penta Consulting perusahaan yang mengkontrak Fahmi, untuk memulangkan Fahmi.Sapto Pradiyo - Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.