Selasa, 20 November 2018

Penari Tegal Ikut Festival Tari Kelas Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penari memimpin gerakan tari Remo Massal saat Surabaya Urban Culture Frestival di sepanjang jalan Tunjungan, Surabaya, Minggu (5/27). Sebanyak 1000 orang mengikuti lomba tata rias menari Remo massal. Urban Culture Festival ini sebagai upaya untuk menghidupkan kembali kawasan jalan Tunjungan sebagai kawasan historis Surabaya. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah penari memimpin gerakan tari Remo Massal saat Surabaya Urban Culture Frestival di sepanjang jalan Tunjungan, Surabaya, Minggu (5/27). Sebanyak 1000 orang mengikuti lomba tata rias menari Remo massal. Urban Culture Festival ini sebagai upaya untuk menghidupkan kembali kawasan jalan Tunjungan sebagai kawasan historis Surabaya. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Tegal - Empat dari enam penari rombongan seniman Tegal menjadi peserta dalam International Dance Festival di Kota Sibu Malaysia, yang berlangsung pada 21 - 25 Agustus 2012.

    Kehadiran seniman tari Kota Tegal dalam acara prestise dunia ini merupakan yang pertama setelah festival ini digelar sebanyak enam kali. “Ini satu-satunya peserta dari Indonesia yang lolos seleksi,” kata Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal Nur Hidayat Poso, Minggu, 5 Agustus 2012.

    Kesempatan tampil seniman tari Kota Tegal ini sebagai realisasi jaringan Dewan Kesenian Kota Tegal yang ingin memperkenalkan karya seni daerah asal pesisir pantai utara Jawa Tengah. "Kami sengaja mendaftarkan, kemudian lolos seleksi oleh panitia di sana," ujar Nur Hidayat.

    Dalam festival tersebut, para seniman dari Kota Tegal ini akan menampilkan dua karya seni modern masing-masing Srimpi Gitar dan Sang Pamomong karya Tien Kusumawati. Satu di antara dua tari kreasi modern berbasis tradisional ini mendapat kesempatan tampil sebagai pembuka acara.

    Selain menampilkan tari, rombongan akan melakukan workshop tari mengenai tari tradisonal asal pantura, Topeng Endel, yang sering digunakan untuk penyambutan acara resmi di daerah.

    Komposer musik pengiring tari Kota Tegal, Michael Gunadi, mengatakan dua rombongan tari asal Tegal ini akan tampil bersama 200 penari dunia lainnya. "Penari Kota Tegal akan diuji dengan penari negara lainnya," ujar Michael.

    Selama pentas, lanjut Mikhael, penari akan diiringi gitar dan synthesizer. Dalam penampilan Srimpi Gitar misalnya, ia memplot waktu selama tiga menit untuk pembukaan dan dalam tari Sang Pamomong berdurasi tujuh menit.

    Srimpi Gitar sendiri menampilkan tarian srimpi dimodifikasi dengan iringgan gitar. Sedangkan Sang Pamomong menampilkan semar revitaliasi dan aktualiasais nilai-filosofis semar.

    EDI FAISOL

    Berita terpopuler lainnya:
    Macaulay Culkin Hidupnya Tinggal 6 Bulan?

    Pintu KPK Digembok, Pengamanan Siaga

    KPK: Langkah Polisi Persulit Kami

    Djoko Susilo Dinonaktifkan Sebagai Gubernur Akpol

    Rhoma Akan Dikawal Soneta Fans Club ke Panwas

    Perenang Keturunan Jawa, Idola Baru Belanda

    SBY Sampaikan Hal Penting di Cikeas Sore Ini

    KPK Siap Layani Tantangan Polisi

    Begini Jaringan Pornografi Anak Itu Terendus

    SBY Salahkan Pemberitaan Media Soal Rohingya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.