Pedagang Tuntut Rehabilitasi Pasar Sukaramai Medan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Medan - Pedagang Pasar Sukaramai mendesak Pemerintah Kota Medan segera merehabilitasi lokasi tempat mereka berjualan. Pertengahan Oktober lalu, pusat pasar tradisional menampung 866 pedagang tersebut musnah dilalap api. Para pedagang, khususnya pedagang konveksi merugi besar, lantaran tak satupun dagangan dapat diselamatkan.

    Hingga dua pekan sejak kebakaran, tanda-tanda perbaikan di pasar tersebut tak kunjung dilakukan. Para pedagang pun mengaku tak bisa berjualan karena garis polisi masih terpasang. “Bagaimana mau jualan, kalau gedungnya masih dipolice-line,” ujar koordinator aksi, Mardi Chaniago kepada wartawan, Selasa (2/11).

    Bersama puluhan rekannya, Mardi menyambangi Kantor Wali Kota Medan. Mereka menuntut janji pemerintah yang akan segera memperbaiki pasar, pascakebakaran.

    Asisten Pemerintahan Kota Medan, Daut Sinurat, yang menerima kedatangan para pedagang, mengungkapkan Pemerintah Kota Medan saat ini masih mengkaji relokasi bagi pedagang. “Sabarlah, kebijakan ini akan segera diputuskan dalam waktu dekat ini,” kata Daut kepada pedagang.

    SOETANA MONANG HASIBUAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.