Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kelakar Didik Rachbini: Kalau Tak Ada Tanda Tangan Saya, Anies Baswedan Mungkin Nasibnya Beda

Reporter

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
Didik Rachbini Sarankan Kaji 3 Kelompok Perundang-undangan
Didik Rachbini Sarankan Kaji 3 Kelompok Perundang-undangan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Rektor Universitas Paramadina, Didik Rachbini, sempat berkelakar saat berbicara sebagai pakar pendidikan yang diundang Panitia Kerja (Panja) Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR RI. Kelakar itu berhubungan dengan posisi Anies Baswedan sebagai Rektor Padamadina.

Saat memperkenalkan diri, Didik, mengatakan, pernah berkarier di dunia politik. Namun, Didik saat ini fokus menjadi Rektor Universitas Paramadina.

"Dahulu sebagai pimpinan tetapi saya sudah kehilangan banyak dari pengetahuan karena dari makro kebijakan politik ke mikro, ini kebalikan Prof Zainuddin (Maliki) kolega saya dari mikro kampus ke besar, saya mengecil,” kata Didik di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 20 Juni 2024.

Didik lantas menjelaskan riwayat pendidikannya di Universitas Paramadina. Ia pernah menjadi dekan, Rektor, wali amanat, dan ketua yayasan. Ia mengaku pernah memberikan persetujuan untuk mengangkat Anies Baswedan sebagai Rektor Paramadina. 

“Jadi yang mengangkat Anies Baswedan itu tanda tangan saya, kalau saya tidak ada tanda tangan, mungkin nasibnya beda, mungkin ini kan takdir ya,” kata Didik.

Seperi diketahui Anies sebelumnya adalah rektor Universitas Paramadina. Ia kemudian berkarier di politik dengan menjadi tim sukses Jokowi. Anies sempat diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, namun direshuffle di tengah jalan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Karier politik Anies tak berhenti. Ia kemudian mengikuti Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017. Dalam Pilkada itu ia mengalahkan pesaingnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Anies terakhir maju menjadi calon presiden. Namun langkahnya gagal karena hanya berada di urutan kedua, kalah dari pasangan Prabowo-Gibran.

Dalam rapat ini, ada tiga pakar pendidikan yang dihadirkan oleh Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR RI. Selain Didik, turut hadir Nanang Fattah Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Rektor Universitas YARSI, Fasli Jalal.

Panja mengundang mereka untuk mendengarkan pandangannya mengenai implementasi alokasi anggaran pendidikan 20 persen dari APBN. Permintaan itu usai temuan adanya ketimpangan anggaran yang diperoleh PTN di bawah Kemendikbudristek dengan Perguruan Tinggi Kementerian Lembaga (PT KL). Anggaran yang diterima PTKL lebih besar ketimbang PTN. 

Pilihan Editor: Begini Alasan Pemuda Pancasila Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Hadir di Harlah PKB, Anies Baswedan Puji Kepemimpinan Cak Imin

13 jam lalu

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan (kedua kiri) bersama Muhaimin Iskandar (kedua kanan) tiba untuk menghadiri rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih Pemilu 2024 di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Rabu 24 April 2024. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Hadir di Harlah PKB, Anies Baswedan Puji Kepemimpinan Cak Imin

Anies Baswedan memuji kepemimpinan Muhaimin Iskandar saat menghadiri Harlah PKB ke-26.


Heru Budi Merasa Dijadikan Kambing Hitam, Anies Baswedan: Rakyat yang Menilai

13 jam lalu

Anies Baswedan. Foto: Instagram.
Heru Budi Merasa Dijadikan Kambing Hitam, Anies Baswedan: Rakyat yang Menilai

Anies Baswedan berkomentar soal pernyataan Heru soal menjadi kambing hitam.


Alasan PKB Belum Beri Dukungan kepada Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

14 jam lalu

Anies Baswedan menghadiri acara Tasyakuran Harlah ke-26 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di kantor Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW PKB Jakarta, Ahad, 21 Juli 2024. Kedatangan Anies disambut oleh perwakilan partai politik lain. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Alasan PKB Belum Beri Dukungan kepada Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

PKB masih mempertimbangkan sosok calon wakil gubernur untuk mendampingi Anies Baswedan


Respons Anies Baswedan Soal Arah Dukungan PKB di Pilgub Jakarta: Masih Panjang

15 jam lalu

Anies Baswedan menghadiri acara Tasyakuran Harlah ke-26 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di kantor Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW PKB Jakarta, Ahad, 21 Juli 2024. Kedatangan Anies disambut oleh perwakilan partai politik lain. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Respons Anies Baswedan Soal Arah Dukungan PKB di Pilgub Jakarta: Masih Panjang

Anies Baswedan merespons soal arah dukungan PKB di Pilgub Jakarta.


Anies Baswedan Hadiri Peringatan Harlah PKB, Emak-Emak: Abah, Abah

17 jam lalu

Anies Baswedan menghadiri acara Tasyakuran Harlah ke-26 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di kantor Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW PKB Jakarta, Ahad, 21 Juli 2024. Kedatangan Anies disambut oleh perwakilan partai politik lain. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Anies Baswedan Hadiri Peringatan Harlah PKB, Emak-Emak: Abah, Abah

Kedatangan Anies Baswedan disambut oleh sejumlah kader PKB dan emak-emak yang ikut serta dalam acara itu.


DPR Belum Terima Surat Presiden soal Pengganti Komisioner KPU Hasyim Asy'ari

21 jam lalu

DPR Belum Terima Surat Presiden soal Pengganti Komisioner KPU Hasyim Asy'ari

Jokowi telah menandatangani Kepres Nomor 73P tertanggal 9 Juli 2024 tentang pemberhentian dengan tidak hormat Hasyim Asy'ari sebagai anggota KPU RI.


Dituding Anies Potong Kebijakan, Heru Budi: Silakan Berlaga di Pilkada, Jangan Kambinghitamkan Saya

23 jam lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai menghadiri acara bangga berwisata Indonesia (BBWI) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Sabtu, 20 Juli 2024 malam. TEMPO/Desty Luthfiani
Dituding Anies Potong Kebijakan, Heru Budi: Silakan Berlaga di Pilkada, Jangan Kambinghitamkan Saya

Anies menilai ada beberapa kebijakan yang dia buat, dipotong Pj Gubernur Heru Budi.


Kata Hasto soal Kemungkinan Duet Anies dan Ahok di Pilgub Jakarta

1 hari lalu

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu 20 Juli 2024. ANTARA/Narda Margaretha Sinambela
Kata Hasto soal Kemungkinan Duet Anies dan Ahok di Pilgub Jakarta

Hasto Kristiyanto merespons soal kemungkinan duet antara Anies dan Ahok di Pilgub Jakarta.


Anies Tanggapi Peluang Duel Kembali dengan Ahok di Pilgub Jakarta 2024

1 hari lalu

Organisasi masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) mendeklarasikan Anies Rasyid Baswedan untuk maju pemilihan gubernur atau Pilgub DKI Jakarta 2024 di Gor Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Kamis, 20 Juli 2024. TEMPO/Desty Luthfiani
Anies Tanggapi Peluang Duel Kembali dengan Ahok di Pilgub Jakarta 2024

Anies Baswedan menanggapi peluang kembali duel dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2024


Ormas Bang Japar Deklarasikan Dukung Anies Baswedan Maju Pilgub Jakarta 2024

1 hari lalu

Dari kiri Ketua Dewan Penasihat organisasi masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Aldwin Rahardian, Anies Rasyid Baswedan dan Ketua Umum Bang Japar di Gor Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Sabtu, 20 Juli 2024. TEMPO/Desty Luthfiani
Ormas Bang Japar Deklarasikan Dukung Anies Baswedan Maju Pilgub Jakarta 2024

Bang Japar menyatakan mendukung Anies Baswedan maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada kontestasi politik Pilkada 2024.