Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

PKS Sebut Jatah Cawagub Bukan Harga Mati untuk Bentuk Koalisi di Pilkada Jakarta

image-gnews
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini (tengah) bersama Anggota DPR Fraksi PKS Muzammil Yusuf (kiri) dan Fahmi Alaydroes (kanan) saat menggelar konferensi pers di ruang Fraksi PKS, Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 8 November 2021. Dalam konferensi pers ini PKS memberikan penjelasan mengenai interupsi yang diabaikan oleh ketua DPR Puan Maharani dalam rapat paripurna. Fraksi PKS juga memberikan penjelasan mengenai pandangan Fraksi PKS terkait Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi. TEMPO/M Taufan Rengganis
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini (tengah) bersama Anggota DPR Fraksi PKS Muzammil Yusuf (kiri) dan Fahmi Alaydroes (kanan) saat menggelar konferensi pers di ruang Fraksi PKS, Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 8 November 2021. Dalam konferensi pers ini PKS memberikan penjelasan mengenai interupsi yang diabaikan oleh ketua DPR Puan Maharani dalam rapat paripurna. Fraksi PKS juga memberikan penjelasan mengenai pandangan Fraksi PKS terkait Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Jazuli Juwaini, mengatakan syarat kursi calon wakil gubernur bukanlah harga mati untuk partainya di Pilkada Jakarta 2024.

Menurut Jazuli, PKS masih terbuka dengan kemungkinan-kemungkinan lain seperti membentuk koalisi tanpa mengusung kadernya sebagai calon gubernur atau wakil gubernur.

Jazuli menyampaikan bahwa mengusung kader sebagai calon adalah sebatas keinginan PKS. “Kan keinginan gitu lho, kita tuh dalam politik, dalam bisnis, dalam hidup itu jangan harga mati terus dong, kita harga hidup gitu lho, masa harga mati? Abis itu mati kan enggak enak,” kata Jazuli di kompleks parlemen Senayan, Jakarta pada Rabu, 19 Juni 2024.

Namun, Jazuli mengatakan wajar saja jika PKS menginginkan posisi calon gubernur atau calon wakil gubernur di Pilkada Jakarta. Sebabnya, PKS adalah partai pemenang pemilihan legislatif di DPRD provinsi tersebut.

Jazuli juga menilai wajar jika ada partai lain yang menawarkan kerja sama dengan PKS untuk Pilkada Jakarta mendatang. “PKS kan pemenang, ya wajar kalau PKS juga, menurut kutipan temen-temen wartawan nih saya belum denger soalnya, kader PKS umpamanya bisa jadi wakil itu wajar,” ucap Ketua Fraksi PKS di DPR RI itu.

Meski begitu, Jazuli menyampaikan dia tidak tahu apakah ajakan tersebut sudah ada atau belum. Dia berujar tidak terlibat dalam komunikasi antarpartai untuk Pilkada. “Saya belum, saya tidak ikut komunikasinya,” ujar dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jazuli menyatakan PKS akan terus berkomunikasi dengan partai-partai lain agar dapat menemukan calon gubernur dan wakil gubernur yang tepat di Jakarta. “Di situlah pentingnya komunikasi, makanya jangan buru-buru, teman-teman jangan kebelet-kebelet,” kata Jazuli.

Menurut Jazuli, PKS memiliki banyak kader yang pantas untuk maju di Pilkada Jakarta. “Banyak, pertama orang di DKI umpamanya ada Pak Mardani Ali Sera, artinya dia bisa nomor 1 bisa jadi nomor 2 kan gitu. Kalau tadi disebut sebut ada Pak Sohibul Iman ada kita kan punya Kang Aher juga mantan Gubernur Jabar,” ucap Jazuli.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyatakan partainya akan memprioritaskan kadernya untuk maju di Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jakarta. Meski begitu, Syaikhu berencana menempatkan kadernya sebagai calon wakil gubernur sedangkan calon gubernur yang berpeluang maju adalah mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

"Kami berharap pendamping Pak Anies ini kader PKS. Harapan kami begitu," kata Syaikhu usai menghadiri acara Tebar Kurban di kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, Selasa, 18 Juni 2024.

Pilihan Editor: Daftar Pemilihan Gubernur yang Digelar pada Pilkada 2024, Mengapa Yogyakarta Tak Termasuk?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Ridwan Kamil Siap Bertarung di Pilkada Jakarta dan Jawa Barat

9 jam lalu

Golkar Belum Putuskan Ridwan Kamil Berlaga di Pilgub Jabar atau Jakarta
Ridwan Kamil Siap Bertarung di Pilkada Jakarta dan Jawa Barat

Ridwan Kamil merespons rencana Golkar mengusung Kaesang di Pilkada Jakarta. Ia siap bertarung di Pilkada Jakarta maupun di Pilkada Jawa Barat.


Wacana Golkar Duetkan Kaesang-Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta, PKS dan PDIP Beri Respons Ini

14 jam lalu

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonedia (PSI), Kaesang Pangarep, disambut Ketua Umum Golkar Airlanggar Hartarto saat mengunjungi markas Dewan Pimpinan Pusat Golkar di Jakarta Barat, Kamis, 11 Juli 2024. [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Wacana Golkar Duetkan Kaesang-Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta, PKS dan PDIP Beri Respons Ini

Wacana Golkar menduetkan Kaesang dengan Jusuf Hamka di Pilgub Jakarta mendapat respons dari PKS dan PDIP. Begini katanya.


PAN Masih Kukuh Ajukan Zita Anjani di Pilkada Jakarta

15 jam lalu

Steering Committe Rakernas 4 PAN Viva Yoga Mauladi memberikan keterangan saat konferensi pers menjelang Rakernas ke-4 di DPP PAN, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Juni 2024. Rakernas 4 PAN yang diselenggarakan pada 29 Juni ini akan membahas tentang strategi partai termasuk evaluasi Pemilu dan pelaksanaan Pilkada di sejumlah wilayah, Selain itu PAN juga mengusung anak dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Zita Anjani menjadi kontestas Pilkada Jakarta 2024. TEMPO/ Febri Angga Palguna
PAN Masih Kukuh Ajukan Zita Anjani di Pilkada Jakarta

Viva mengatakan, PAN mengutamakan berkoalisi dengan KIM di Pilkada Jakarta. Namun, tak menutup kemungkinan PAN berkoalisi dengan partai di luar KIM.


Sinyal Koalisi PKS dan PSI di Pilkada Kota Bekasi Makin Kuat

15 jam lalu

Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO
Sinyal Koalisi PKS dan PSI di Pilkada Kota Bekasi Makin Kuat

Elite PKS di Bekasi bertemu dengan petinggi PSI pada Kamis, 10 Juli 2024. Keduanya sepakat untuk menjalin koalisi di Pilkada Kota Bekasi 2024.


PKS Sambut Baik Ide Golkar Usung Jusuf Hamka Dampingi Kaesang di Pilgub Jakarta

17 jam lalu

Mohamad Jusuf Hamka (tengah) berdoa saat pemakaman tokoh Jawa Barat Solihin Gautama Purwanagara di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, 5 Maret 2024. Solihin GP wafat pada usia 97 tahun di RS Advent. Solihin GP pernah menjabat Panglima Kodam XIV/Hasanudin 1964-1968, Gubernur Jawa Barat 1970-1975, Gubernur Akabri Umum dan Darat 1968-1970, anggota DPA 1992-1997, dan anggota MPR 1998. TEMPO/Prima mulia
PKS Sambut Baik Ide Golkar Usung Jusuf Hamka Dampingi Kaesang di Pilgub Jakarta

PKS menyambut baik gagasan Partai Golkar soal nama Jusuf Hamka yang akan disandingkan dengan Kaesang di Pilgub Jakarta.


Kata Ridwan Kamil soal Maju di Pilkada Jabar atau Jakarta

18 jam lalu

Golkar Belum Putuskan Ridwan Kamil Berlaga di Pilgub Jabar atau Jakarta
Kata Ridwan Kamil soal Maju di Pilkada Jabar atau Jakarta

Ridwan Kamil masih terus berikhtiar meningkatkan elektabilitasnya di Pilkada Jakarta. Ia mengatakan, tak mengukur takdir lewat survei.


Disodorkan Jadi Cawagub Kaesang di Jakarta, Jusuf Hamka: Inalillahi Wainailaihi Rojiun

1 hari lalu

Mohamad Jusuf Hamka (tengah) berdoa saat pemakaman tokoh Jawa Barat Solihin Gautama Purwanagara di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, 5 Maret 2024. Solihin GP wafat pada usia 97 tahun di RS Advent. Solihin GP pernah menjabat Panglima Kodam XIV/Hasanudin 1964-1968, Gubernur Jawa Barat 1970-1975, Gubernur Akabri Umum dan Darat 1968-1970, anggota DPA 1992-1997, dan anggota MPR 1998. TEMPO/Prima mulia
Disodorkan Jadi Cawagub Kaesang di Jakarta, Jusuf Hamka: Inalillahi Wainailaihi Rojiun

Jusuf Hamka mengatakan tidak mengetahui namanya dibahas dalam pertemuan antara Ketua Umum Golkar dan Partai Solidaritas Indonesia.


Airlangga Hartarto Siapkan Jusuf Hamka Dampingi Kaesang jika Maju di Pilgub Jakarta

1 hari lalu

Pengusaha Jusuf Hamka (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa, 13 Juni 2023. Pertemuan tersebut dalam rangka membahas polemik utang pemerintah yang belum dibayarkan sebesar Rp179 miliar kepada perusahaan milik Jusuf Hamka yaitu PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP). ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Airlangga Hartarto Siapkan Jusuf Hamka Dampingi Kaesang jika Maju di Pilgub Jakarta

Menurut Airlangga Hartarto Jusuf Hamka bisa membantu Kaesang mengentaskan kemacetan di Jakarta karena punya pengalaman mumpuni di bidang infrastruktur


Ketika Demokrat Dukung Kader PKS dan Golkar Maju di Pilgub NTB

1 hari lalu

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan surat rekomendasi Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Pilkada 2024, Zulkieflimansyah (kiri) dan Moh. Suhaili Fadhil Thohir (kanan) di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2024. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan surat rekomendasi untuk enam provinsi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan diusung oleh Partai Demokrat pada Pilkada 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Ketika Demokrat Dukung Kader PKS dan Golkar Maju di Pilgub NTB

Ketua Umum Demokrat, AHY, optimistis Zulkieflimansyah-Suhaili merupakan kombinasi yang baik untuk memenangi Pilgub NTB.


3 Manuver Kaesang Pangarep Jelang Pilkada 2024, Kunjungi PKS Hingga Datangi Golkar

1 hari lalu

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (kedua kiri) berjabat tangan dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kedua kanan) didampingi Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al-Habsyi (kiri) dan Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman (kanan)saat melakukan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024. Pertemuan tersebut membahas berbagai hal yang seperti mencari kesepahaman mengenai isu politik, sekaligus membahas potensi kolaborasi, termasuk dalam Pilkada Serentak 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
3 Manuver Kaesang Pangarep Jelang Pilkada 2024, Kunjungi PKS Hingga Datangi Golkar

Tapi Kaesang belum menunjukkan tanda-tanda akan mendaftar di wilayah mana. Berikut 3 langkah manuver Kaesang Pangarep