Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Immanuel Ebenezer Sebut Relawan Ganjar Pranowo Mania Resmi Bubar

Reporter

Editor

Juli Hantoro

image-gnews
Ketua Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, melaporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers, Jakarta, 16 September 2019. Tempo/Friski Riana
Ketua Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, melaporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers, Jakarta, 16 September 2019. Tempo/Friski Riana
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok pendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024, Ganjar Pranowo Mania atau GP Mania, resmi membubarkan diri. Kabar ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum GP Mania Immanuel Ebenezer.

Pembubaran secara resmi akan diumumkan dalam konferensi pers pada Kamis, 9 Februari 2023 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. "Agenda: pembubaran relawan Ganjar Pranowo Mania," kata Noel, sapaannya, dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 Februari 2022.

Meski demikian, Noel yang juga Ketua Umum Jokowi Mania ini masih enggan membeberkan alasan pembubaran GP Mania. Noel hanya memastikan relawan ini dipastikan batal mendukung Ganjar di 2024. "Kamis saja," kata dia saat ditanya alasan pembubaran GP Mania.

Di sisi lain, pengumuman ini disampaikan Noel yang semula begitu mendukung Ganjar. Akhir tahun lalu, Noel hakulyakin Ganjar bakal jadi calon presiden usungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP. Apalagi, kata dia, elektabilitas Ganjar sudah tinggi dan konsisten di peringkat pertama dalam sejumlah survei.

Kendati demikian, Noel menyebut Ganjar pasti patuh terhadap keputusan partai ihwal pencapresan. Partai berlambang banteng moncong putih ini menyerahkan kewenangan ihwal pencapresan di tangan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

“Meski Mas Ganjar elektabilitasnya tinggi, dia pasti patuh terhadap keputusan partai,” kata Noel kepada Tempo, Selasa, 20 Desember 2022.

Selain Ganjar, nama Ketua DPP PDIP Puan Maharani disebut-sebut menjadi kandidat kuat capres 2024. Ganjar dan Puan dikabarkan bersaing demi mendapatkan tiket capres.

Namun belakangan, keduanya nampak mesra saat menghadiri sejumlah acara di Solo, Jawa Tengah. Misalnya, acara pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Stadion Manahan Solo, Sabtu, 19 November 2022 lalu. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Keduanya kembali bertemu saat menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Senin, 21 November 2022. Dalam beberapa pertemuan tersebut, Ganjar nampak mesra dengan Puan.

Menurut Noel, kedekatan hubungan antara Ganjar dan Puan menunjukkan bahwa sudah ada kesepakatan politik di antara dua kader PDIP tersebut. 

“Kita tetap optimistis ke depan pasti ada kejutan yang dilakukan PDIP soal kandidasi. Soal Mas Ganjar sudah melakukan pendekatan dengan Puan maupun sebaliknya, saya yakin sudah ada kesepakatan politik di antara mereka," ujarnya.

Sebagai partai politik, Noel mengatakan keputusan PDIP soal capres dan cawapres mesti berdasarkan alasan yang rasional. Menurut dia, PDIP sudah punya sejumlah variabel untuk memilih sosok capres yang menjamin kemenangan partai.

Kendati Puan merupakan putri Ketua Umum, Noel yakin karakter Mega yang prinsipil dan ideologis membuatnya memilih capres yang membawa partainya menuju kemenangan.

“Secara emosional sebagai anak, iya. Tapi itu tidak mungkin, PDIP pasti hitung secara rasional buat pemenangan PDIP itu sendiri, apalagi sudah punya jargon hattrick 2024 menang,” kata dia.

Baca juga: Ganjar Pranowo, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, hingga Jokowi Bersaing dalam Musra

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Nawawi Pomolango Berharap Harun Masiku Bisa Ditangkap sebelum Masa Jabatannya Berakhir di KPK

1 jam lalu

Plt Ketua KPK Nawawi Pomolango (kanan) dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 11 Juni 2024. Dalam raker tersebut Ketua KPK dan Ketua PPATK meminta penambahan anggaran untuk tahun anggaran 2025. TEMPO/M Taufan Rengganis
Nawawi Pomolango Berharap Harun Masiku Bisa Ditangkap sebelum Masa Jabatannya Berakhir di KPK

Ketua KPK Nawawi Pomolango berharap Harun Masiku bisa tertangkap sebelum masa jabatannya berakhir pada Desember 2024.


KPK Jawab Soal Dugaan Asisten Hasto Kristiyanto Dibentak Penyidik: Nanti Diuji

12 jam lalu

Direktur Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menghadirkan dua karyawan PT. Amarta Karya (Persero), Pandhit Seno Aji dan Deden Prayoga (kanan), resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. PT. Amarta Karya (Persero) merupakan anak perusahan Badan Usaha Milik Negara. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Jawab Soal Dugaan Asisten Hasto Kristiyanto Dibentak Penyidik: Nanti Diuji

Direktur Penyidikan KPK menyebuutkan aduan soal penyidik bentak asisten Hasto Kristiyanto akan diuji beberapa pihak.


Budi Arie Bilang Kemungkinan Jokowi Reshuffle Menteri PDIP Terbuka

14 jam lalu

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, saat ditemui di agenda Google AI menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
Budi Arie Bilang Kemungkinan Jokowi Reshuffle Menteri PDIP Terbuka

Menteri Komunikasi menyoroti keperluan pergantian menteri di tengah sinkronisasi pemerintahan Jokowi dan Prabowo.


Anies Akui Telah Jalin Komunikasi usai PDIP Buka Peluang Dukungan di Pilgub Jakarta

15 jam lalu

Anies Baswedan memberikan sambutan saat bersilaturahmi ke DPW PKB, Jakarta Timur, Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Anies Akui Telah Jalin Komunikasi usai PDIP Buka Peluang Dukungan di Pilgub Jakarta

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Puan Maharani, membuka kemungkinan untuk mengusung Anies di pilkada Jakarta.


Tak Hadiri Panggilan KPK dalam Kasus Harun Masiku, Staf Hasto Kristiyanto Beralasan Masih Trauma

15 jam lalu

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Salestinus (tengah) serta tim, mendampingi Kusnadi (Kanan) yang merupakan staf Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, ke Bareskrim Mabes Polri pada Kamis, 13 Juni 2024, terkait perampasan barang pribadi dan dokumen milik PDIP yang disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 10 Juni 2024.
Tak Hadiri Panggilan KPK dalam Kasus Harun Masiku, Staf Hasto Kristiyanto Beralasan Masih Trauma

Staf sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi, tidak memenuhi panggilan penyidik KPK karena masih trauma.


Cerita Harun Masiku yang Sempat Berkeliaran di Jakarta Tanpa Tersentuh Penegak Hukum

16 jam lalu

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas BEM Indonesia menggugat, melakukan aksi unjuk rasa dengan membentang poster bergambar buronan Harun Masiku, di depan gedung KPK, Jakarta, Selasa, 29 Agustus 2023. Dalam aksi damai ini mereka mendesak KPK segera menangkap buronan tersangka tindak pidana korupsi yang masuk dalam DPO, politisi PDIP Harun Masiku pemberi suap kepada Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. TEMPO/Imam Sukamto
Cerita Harun Masiku yang Sempat Berkeliaran di Jakarta Tanpa Tersentuh Penegak Hukum

Harun Masiku pernah berada di Jakarta usai jadi buron KPK.


KPK Akan Periksa Lagi Asisten Hasto Kristiyanto Soal Kasus Harun Masiku Hari Ini

16 jam lalu

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo berikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Juni 2024. Foto: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
KPK Akan Periksa Lagi Asisten Hasto Kristiyanto Soal Kasus Harun Masiku Hari Ini

KPK jadwalkan pemeriksaan Kusnadi hari ini.


Kenapa Harun Masiku Sulit Ditangkap?

16 jam lalu

Aktivis Indonesia Corruption Watch melakukan aksi unjuk rasa dengan membentang poster bergambar buronan Harun Masiku, di depan gedung KPK, Jakarta, Senin, 15 Januari 2024. Dalam aksi damai ini mereka memperingati empat tahun belum tertangkapnya buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang tindak pidana korupsi tersangka politisi PDI Perjuangan, Harun Masiku. TEMPO/Imam Sukamto
Kenapa Harun Masiku Sulit Ditangkap?

Kenapa Harun Masiku sulit ditangkap? Ini penjelasannya


7 Fakta Pemeriksaan Hasto Kristiyanto oleh KPK, Ini Kaitan Sekjen PDIP dengan Kasus Harun Masiku

18 jam lalu

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Dalam pemeriksaan ini penyidik KPK melakukan penyitaan Handphone milik Hasto Kristiyanto, dalam penyidikan perkara dugaan suap penetapan anggota DPR RI periode 2019 - 2024 dengan tersangka politikus PDI Perjuangan, Harun Masiku.   TEMPO/Imam Sukamto
7 Fakta Pemeriksaan Hasto Kristiyanto oleh KPK, Ini Kaitan Sekjen PDIP dengan Kasus Harun Masiku

KPK memeriksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, disinyalir untuk melacak Harun Masiku


Potensi Anies Baswedan Bersama PDIP di Pilkada Jakarta 2024, Reuni Seperti 10 Tahun Lalu

23 jam lalu

Anies Baswedan saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal dengan PKL dan warga kampung Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Kampung Marlina, Muara Baru, Penjaringan Jakarta Utara pada Ahad, 19 Mei 2024. TEMPO/Intan Setiawanty
Potensi Anies Baswedan Bersama PDIP di Pilkada Jakarta 2024, Reuni Seperti 10 Tahun Lalu

Dukungan PDIP kepada Anies Baswedan di Pilkada Jakarta berpotensi mengulang kedua pihak dalam satu perahu.