Marak Aksi Gangster Remaja di Surabaya, Wali Kota Pimpin Operasi Skala Besar

Reporter

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memantau lalu lintas kendaraan bermotor di Jembatan Suramadu arah ke Kota Surabaya, Jatim, serta memantau kegiatan rapid test antigen secara massal sejak Minggu 6 Juni hingga Senin 7 Juni 2021. ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya

TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin operasi skala besar bersama TNI/Polri, ormas dan warga, Sabtu malam, 3 Desember 2022. Operasi gabungan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya aksi tawuran dan gangster yang beberapa hari ini meresahkan warga Kota Pahlawan.

Eri Cahyad berpatroli menggunakan sepeda motor, mulai dari Kantor Balai Kota menuju wilayah Keputih Tegal, Kecamatan Sukolilo. Di lokasi tersebut ia menghampiri warung kopi (warkop) yang sebelumnya diserang oleh sekelompok remaja bersenjata tajam.

Selanjutnya Eri bersama rombongan beranjak menuju ke Pakuwon City Mall hingga mengarah ke Jalan Kenjeran. Rombongan sempat berhenti karena melihat 5 anak remaja di bawah umur yang mencurigakan. Saat ditanya, para remaja tersebut mengaku akan pergi nongkrong. "Ini sudah malam," kata Eri seperti dikutip dari keterangan persnya, Ahad, 4 Desember 2022.

Karena jawaban remaja tersebut tidak masuk akal, Eri meminta kepada salah satu petugas gabungan yang ikut patroli untuk memeriksa barang bawaan para remaja itu. Saat diperiksa lebih lanjut, hasilnya mengejutkan, petugas menemukan senjata tajam berukuran sekitar 10 - 15 cm di salah satu bagasi motor para remaja tersebut. “Ini dibawa langsung motornya, naikkan truk Satpol PP,” ujar Eri.

Baca Juga: Cegah Tawuran Berulang, Satpol PP Surabaya Patroli Rutin Setelah Tarawih

Setelah itu, rombongan melanjutkan penyisiran di kawasan Jalan Kenjeran. Tak jauh dari lokasi lima remaja itu ditemukan, rombongan sempat berhenti di salah satu tempat hiburan malam untuk memeriksa lokasi tersebut. Usai dari lokasi tempat hiburan malam itu, tim gabungan menerima laporan ada tujuh orang diamankan oleh lurah, babinsa, LPMK dan warga Jalan Lebak Permai III, Kecamatan Tambaksari.

Ternyata, sekelompok orang yang terdiri dari remaja dan satu orang dewasa itu membawa senjata tajam yang dibalut kain dan disimpan di dalam bagasi motornya. "Kalau ada orang tidak dikenal yang nongkrong, bergerombol, warga harus menanyakan. Ini biar dibawa ke polres, biar diproses,” tuturnya.

Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan mengucapkan terima kasih kepada Eri Cahyadi atas dukungannya dalam memberantas aksi tawuran dan gangster. Yusep pun tidak memberikan toleransi sedikitpun bagi yang terlibat mengganggu kenyamanan dan keamanan publik.

"Bahkan kami juga melakukan tindakan tegas dan terukur. Kami tak segan menembak untuk melumpuhkan, karena mereka terus melakukan penyerangan,” ujar Yusep.

Baca Juga: Pelaku Utama Tawuran Pelajar di Pejaten Diburu






Pengakuan Pensiunan Polisi Penabrak Mahasiswa UI: Kondisi Hasya Kritis, Masih Bernyawa Pasca Insiden

5 jam lalu

Pengakuan Pensiunan Polisi Penabrak Mahasiswa UI: Kondisi Hasya Kritis, Masih Bernyawa Pasca Insiden

Kondisi mahasiswa UI, Hasya, disebut masih bernyawa pasca insiden tabrakan di kawasan Jakarta Selatan pada Oktober 2022.


Heru Budi Hartono Sebut Indeks Potensi Kerawanan Sosial Jakarta 18,9 Persen, Ciganjur Paling Rendah

19 jam lalu

Heru Budi Hartono Sebut Indeks Potensi Kerawanan Sosial Jakarta 18,9 Persen, Ciganjur Paling Rendah

Sebelum mengumpulkan para Ketua RW se-Jaksel, Heru Budi terlebih dulu menggelar kegiatan serupa di Jakarta Timur.


Bertemu Ketua RW Jaksel, Heru Budi Minta Dukungan Tuntaskan Masalah Stunting

1 hari lalu

Bertemu Ketua RW Jaksel, Heru Budi Minta Dukungan Tuntaskan Masalah Stunting

Heru Budi mengatakan masalah stunting di Ibu Kota berhubungan erat dengan tingkat kemiskinan.


Kasus Polisi Peras Polisi, Polda Metro Jelaskan Kronologi Penjualan Tanah Milik Orang Tua Bripka Madih

2 hari lalu

Kasus Polisi Peras Polisi, Polda Metro Jelaskan Kronologi Penjualan Tanah Milik Orang Tua Bripka Madih

Polda Metro menjelaskan kronologi penjualan tanah yang dilakukan oleh orang tua Bripka Madih. Mengaku diperas sesama polisi.


Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

3 hari lalu

Viral Polisi Mengaku Diperas Sesama Polisi Rp 100 Juta, Polda Metro Janji Dalami Pernyataan Bripka Madih

Video Bripka Madih yang mengaku dimintai uang Rp 100 juta oleh polisi agar laporan soal penyerobotan tanah milik orang tuanya diusut.


29 Kafe Artistik di Surabaya yang Wajib Dikunjungi

3 hari lalu

29 Kafe Artistik di Surabaya yang Wajib Dikunjungi

Rekomendasi kafe di Surabaya yang wajib Anda kunjungi, suasana yang estetik dan nyaman untuk meluangkan waktu dengan keluarga ataupun teman.


Gereja di Kota Tua Yerusalem Jadi Sasaran Vandalisme

3 hari lalu

Gereja di Kota Tua Yerusalem Jadi Sasaran Vandalisme

Sebuah gereja di Kota Tua Israel menjadi sasaran vandalisme. Pelakunya diduga turis asal Amerika Serikat.


Pakai Seragam Polisi, Pembom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Lolos Pemeriksaan

4 hari lalu

Pakai Seragam Polisi, Pembom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Lolos Pemeriksaan

Pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 101 orang di dalam sebuah masjid di sebuah markas polisi di Pakistan mengenakan seragam polisi dan helm


Tilang Manual Kembali Berlaku di Surabaya Bulan Ini, Incar 3 Pelanggaran Ini

4 hari lalu

Tilang Manual Kembali Berlaku di Surabaya Bulan Ini, Incar 3 Pelanggaran Ini

Satlantas Porlrestabes Surabaya akan kembali memberlakukan tilang manual di Surabaya mulai bulan ini, Februari 2023.


Bom Bunuh Diri di Pakistan, Polisi Fokus pada Cara Pelaku Masuk

5 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Pakistan, Polisi Fokus pada Cara Pelaku Masuk

Pelaku bom bunuh diri kemungkinan mendapatkan bPeantuan dari dalam.