Sidang Kasus Jual Beli Jabatan, Kepala Sekolah Setor Rp 340 Juta ke Bupati Pemalang

Reporter

Tersangka Bupati Pemalang nonaktif Mukti Agung Wibowo menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan perdana di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 15 Agustus 2022. Mukti tampak menutup wajahnya setelah menjalani pemeriksaan perdana usai terjaring OTT. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Semarang - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang Abdurrahman menyebut sejumlah kepala sekolah menyetor Rp340 juta sebagai uang syukuran usai diangkat jabatan kepada Bupati Pemalang nonaktif Mukti Agung Wibowo. Hal tersebut disampaikan saat menjadi saksi dalam sidang dugaan suap jabatan Mukti Agung Wibowo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin 7 November 2022.

Menurut dia, uang syukuran tersebut diserahkan ke Bupati Pemalang melalui orang dekatnya Adi Jumal Widodo. "Tidak semua memberi, ada enam kepala sekolah yang tidak memberi. Jumlahnya bervariasi antara Rp3 juta sampai Rp5 juta," katanya Senin 7 November 2022.

Selain kepala sekolah, kata dia, uang syukuran juga diberikan kepada bupati dari para koordinator wilayah kecamatan yang sudah dilantik dengan total mencapai Rp158 juta.

Saksi lain yang dimintai keterangan dalam sidang tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pemalang Moh. Ramdon juga mengaku memberikan uang syukuran sebesar Rp100 juta kepada Bupati Mukti Agung Wibowo melalui orang kepercayaannya Adi Jumal Wibowo.

Suap Rp 100 juta agar tidak digeser

Uang tersebut, kata dia, diberikan setelah dirinya diangkat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pemalang pada Desember 2021. "Berikan Rp100 juta, maksudnya agar jangan sampai digeser dari jabatan itu," katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Bambang Setyo Widjanarko itu.

Namun, kata dia, jabatan itu hanya diembannya sekitar 9 bulan dan dimutasi sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

Menurut dia, Komisi Aparatur Sipil Negara menilai latar belakang pendidikannya tidak sesuai dengan jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sehingga direkomendasikan untuk dibatalkan pengangkatannya.

Sebelumnya, empat pejabat di Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, didakwa menyuap Bupati Pemalang nonaktif Mukti Agung Wibowo dengan total mencapai Rp909 juta. Uang suap tersebut diduga berkaitan dengan jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah itu.

Empat terdakwa yang menjalani sidang dari rutan KPK di Jakarta tersebut masing-masing Penjabat Sekda Pemalang Slamet Masduki, Kepala BPBD Pemalang Sugiyanto, Kepala Dinas Kominfo Pemalang Yanuarius Natbani, serta Kepala Dinas PUPR Pemalang Muhammad Saleh.

Baca: Kasus Bupati Pemalang, KPK Periksa Manajer Apartemen di Kuningan






KPK Periksa Sekda Bangkalan di Kasus Suap Jual Beli Jabatan Bupati Bangkalan

21 hari lalu

KPK Periksa Sekda Bangkalan di Kasus Suap Jual Beli Jabatan Bupati Bangkalan

KPK menduga Bupati Bangkalan Abdul Latif mematok harga dalam pengangkatan pejabat di kabupaten yang ia pimpin tersebut.


Eks Napi Korupsi Romahurmuziy Hadiri Harlah PPP, Sebut Hak Politiknya Tak Dicabut

29 hari lalu

Eks Napi Korupsi Romahurmuziy Hadiri Harlah PPP, Sebut Hak Politiknya Tak Dicabut

Muhammad Romahurmuziy atau Rommy hadir dalam peringatan Harlah PPP ke 50 yang dipusatkan di Stadion Kridosono Yogyakarta


Pemerintah Kabupaten Pemalang Mendorong Pembangunan Infrastruktur Jalan

30 hari lalu

Pemerintah Kabupaten Pemalang Mendorong Pembangunan Infrastruktur Jalan

Pelaksana Tugas Bupati Pemalang Mansur Hidayat berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, irigasi, dan penanganan rob di sepanjang pantai utara kabupaten.


Pelaku Penyiksaan ART Asal Pemalang Rekam Aksinya Pakai Ponsel

54 hari lalu

Pelaku Penyiksaan ART Asal Pemalang Rekam Aksinya Pakai Ponsel

Dalam kasus penyiksaan ART asal Pemalang di Jaksel ini, korban dipukul, disundut rokok, diborgol ke kandang anjing


Penyiksaan ART di Jaksel, Korban Pulang Kampung ke Pemalang Dibantu Agen Penyalur

54 hari lalu

Penyiksaan ART di Jaksel, Korban Pulang Kampung ke Pemalang Dibantu Agen Penyalur

Dalam kasus penyiksaan ART di Jaksel ini, korban dipukul, disundut rokok, diborgol ke kandang anjing, dan dipaksa memakan kotoran anjing


Kasus Bupati Pemalang, KPK Periksa Manajer Apartemen di Kuningan

7 November 2022

Kasus Bupati Pemalang, KPK Periksa Manajer Apartemen di Kuningan

KPK meminta keterangan Manajer Apartemen Denpasar Residence, Kuningan, Jakarta sebagi saksi dalam kasus suap dengan tersangka Bupati Pemalang


Geledah Rumah Bupati Bangkalan, KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

1 November 2022

Geledah Rumah Bupati Bangkalan, KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

KPK menggeledah 14 lokasi dalam kaitan dugaan suap lelang jabatan yang menyeret nama Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin.


KPK Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Suap di Kabupaten Bangkalan

28 Oktober 2022

KPK Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Suap di Kabupaten Bangkalan

KPK telah meminta imigrasi untuk mencegah Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron bepergian ke luar negeri.


Penggeledahan KPK di Pemkab dan DPRD Bangkalan Berkaitan dengan Kasus Lelang Jabatan

25 Oktober 2022

Penggeledahan KPK di Pemkab dan DPRD Bangkalan Berkaitan dengan Kasus Lelang Jabatan

Penyidik KPK melanjutkan penggeledahan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Selasa siang.


Ruang Kerja Digeledah KPK, Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan Tetap Beraktivitas

24 Oktober 2022

Ruang Kerja Digeledah KPK, Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan Tetap Beraktivitas

Petugas KPK menggeledah ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Jawa Timur, pada Senin siang.