Profil Bambang Wuryanto dan Utut Adianto yang Disebut Jenderalnya Dewan Kolonel Anggota PDIP untuk Pilpres 2024

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Utut Adianto (kiri) dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR Bambang Wuryanto (kanan) memanggil Krisdayanti usai pernyataannya tentang gaji dan tunjangan anggota Dewan, Kamis, 16 September 2021. Istimewa.

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam upayanya mendukung Puan Maharani maju ke Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024, anggota DPR fraksi PDIP Johan Budi menginisiasi pembentukan Dewan Kolonel. Menurutnya, Dewan Kolonel merupakan wadah bagi anggota DPR Fraksi PDIP untuk mendukung Puan jadi Presiden.

Berikut deretan anggota Dewan Kolonel berdasarkan keterangan Johan Budi:

Inisiator: Johan Budi S Prabowo

Koordinator: Trimedya Panjaitan
Komisi I: Dede Indra Permana, Sturman Panjaitan
Komisi II: Junimart Girsang
Komisi III: Trimedya Panjaitan
Komisi IV: Riezky Aprilia
Komisi V: Lasarus
Komisi VI: Adi Satriyo Sulistyo
Komisi VII: Dony Maryadi Oekon
Komisi VIII: My Esti Wijayati
Komisi IX: Abidin Fikri
Komisi X: Agustin Wilujeng
Komisi XI: Hendrawan Supratikno, Masinton Pasaribu

Menurut Johan, Dewan Kolonel saat ini berisi 12 orang. Di antaranya Johan Budi sebagai inisiator, Trimedya Panjaitan selaku koordinator, serta Bambang Wuryanto dan Utut Adianto selaku "Jenderal". Johan menyebut Utut Adianto telah menghadap Puan untuk melaporkan keberadaan Dewan Kolonel.

“Berkembang terus. Lalu dilaporkan ke Mbak Puan. Mbak Puan setuju,” kata Johan di Gedung DPR, Selasa, 20 September 2022.

Johan menyatakan Dewan Kolonel sebagai tempat berkumpulnya penggemar Puan Maharani. Kelompok ini dibentuk tiga bulan lalu. Dia mengatakan Dewan Kolonel kerap mengadakan rapat untuk berdiskusi serta membahas konsep untuk mendukung Puan Maharani sebagai calon presiden. 

Dan,berikut profil Utut Adianto dan Bambang Wuryanto yang disebut Johan Budi sebagai "jenderal"-nya Dewan Kolonel. 

Utut Adianto 

Utut Adianto Wahyuwidayat merupakan anggota DPR fraksi PDIP dapil Jawa Tengah VII. Pria berumur 57 tahun ini lahir di Jakarta, 16 Maret 1965. Selain dikenal sebagai seorang politikus, Utut adalah atlet catur. Saat ini dia adalah pecatur terbaik di Indonesia dengan peringkat Grandmaster tertinggi.

Beberapa penghargaan yang pernah didapat Utut yaitu Bintang Maha Putra Adhi Pradana dari Presiden RI pada 2012, PIN emas sebagai mantan atlet yang sukses dalam karier dari Kemenpora pada 2011, Parama Krida Pratama dari Menpora RI pada 1997, Olahragawan Terbaik dari Menpora RI pada 1995. Utut juga pernah mendapat penghargaan Parama Krida Utama dari Presiden RI pada 1995, serta Parama Krida Pratama dan Parama Krida Madya dari Menpora RI, pada 1992.

Utut mengenyam pendidikan sekolah dasar di SDN Blok B II Pagi dan lulus 1979. Dia melanjutkan pendidikan SMP di SMPN 12 Wijaya dan tamat pada 1981. Pendidikan SMA ditempuhnya di SMAN 6 Bulungan, lulus pada 1984. Utut melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di S1 Hubungan Internasional, Fisip Unpad, tamat pada 1989.

Riwayat pekerjaan Utut yaitu menjadi Ketua Fraksi PDIP sejak 2019 hingga saat ini, sebelumnya Wakil Ketua DPR RI Bidang BAKN, BURT dan Hubungan Antar Lembaga pada 2014 hingga 2019, serta jadi anggota DPR  Komisi VIII rentang 2009 hingga 2014. Utut pernah pula menjabat sebagai Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga di DPP PDIP sejak 2010.

Bambang Wuryanto

Mengutip laman dpr.go.id, Bambang Wuryanto merupakan anggota DPR fraksi PDIP daerah pemilihan atau dapil Jawa Tengah IV. Saat ini ia menjabat Sekretaris Fraksi PDIP di DPR.

Bambang lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah pada 17 Juli 1956. Pria berusia 66 tahun ini ditempatkan di Komisi VI yang menangani perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM, BUMN dan Badan Standardisasi Nasional.

Bambang menempuh pendidikan sekolah Dasar di SDN Makam Haji I Solo dan lulus pada 1968. Pendidikan sekolah menengah pertama di SMPN I Solo, lulus pada 1971. Serta menempuh pendidikan sekolah menengah atas di SMAN I Solo dan tamat pada 1974. Selanjutnya Bambang mengenyam pendidikan tinggi S1 di Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada. Sementara S2-nya di Strategy, Prasetya Mulya.

Adapun riwayat pekerjaan Bambang Wuryanto yaitu dia pernah menjadi sebagai Direktur Utama atau Dirut LPPM Prismagama di Purwakarta dan Dirut PT. Sarana Yasa Manunggal. Dia juga pernah menjadi Staf Ahli Wakil Ketua MPR RI Fraksi PDI Perjuangan. Selain menjadi anggota DPR sejak 2019, Bambang juga mengemban jabatan sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Energi dan Pertambangan sejak 2018.

Pada 2018, Bambang Wuryanto pernah menggantikan TB. Hasanuddin sebagai Wakil Ketua DPR Komisi I. Dia telah berkecimpung sebagai DPR sejak 2004 atau 20 tahun hingga 2024 nanti. Selain itu, sejak 2005 hingga sekarang, Bambang masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Lembaga Karate-Do Indonesia DKI Jakarta. Sebelum menjadi DPR, pada 2000 hingga 2004 dia menjadi BadikLatpus DPP PDIP. Iaj pernah pula menjadi Ketua Marketing Association Yogyakarta kurun 1996 hingga 1998.

    HENDRIK KHOIRUL MUHID

    Baca: Profil Johan Budi Inisiator Dewan Kolonel: Dari Jurnalis, Jubir KPK, Staf Khusus Presiden, Anggota DPR F-PDIP

    Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






    Puan Bertemu Ketua Parlemen Rusia Bahas Ragam Isu

    1 jam lalu

    Puan Bertemu Ketua Parlemen Rusia Bahas Ragam Isu

    Puan kedepankan diplomasi tentang upaya perdamaian Rusia dan Ukraina serta dukungan Rusia terhadap pembangunan IKN Nusantara.


    AHY dan Anies Baswedan Besok Pagi Bertemu di Kantor Demokrat

    1 jam lalu

    AHY dan Anies Baswedan Besok Pagi Bertemu di Kantor Demokrat

    AHY akan menerima kedatangan Anies Baswedan di Kantor DPP Demokrat di Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat besok.


    Bertemu Pimpinan UEA dan Australia, Puan Apresiasi Dukungan untuk IKN

    3 jam lalu

    Bertemu Pimpinan UEA dan Australia, Puan Apresiasi Dukungan untuk IKN

    UEA dan Australia menggelontorkan investasi untuk proyek pembangunan Ibu Kota Negara


    Puan Dorong Perdamaian Ukraina dengan Rusia

    5 jam lalu

    Puan Dorong Perdamaian Ukraina dengan Rusia

    DPR terus memastikan hubungan bilateral antarparlemen dapat terjalin dengan lebih baik lagi


    Majelis Warga: PKS dan Partai Demokrat akan Segera Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Capres

    7 jam lalu

    Majelis Warga: PKS dan Partai Demokrat akan Segera Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Capres

    Majelis Warga menyebut PKS dan Partai Demokrat sedang mencari waktu yang tepat untuk mendeklarasikan Anies Baswedann sebagai calon presiden.


    Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Sejumlah Partai di Yogyakarta untuk Maju pada Pilpres 2024

    10 jam lalu

    Anies Baswedan Dapat Dukungan dari Sejumlah Partai di Yogyakarta untuk Maju pada Pilpres 2024

    Sejumlah pengurus partai di wilayah DI Yogyakarta menyatakan dukungannya kepada Anies Baswedan agar maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.


    Politikus Senior Golkar Dukung Anies Baswedan Jadi Calon Presiden 2024

    20 jam lalu

    Politikus Senior Golkar Dukung Anies Baswedan Jadi Calon Presiden 2024

    Politikus senior Golkar itu menyebut Anies Baswedan sebagai juniornya di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).


    Puan Ajak Parlemen Bangun Kerja Sama Multilateralisme

    20 jam lalu

    Puan Ajak Parlemen Bangun Kerja Sama Multilateralisme

    Pertemuan Parliamentary Speakers' Summit (P20) yang merupakan rangkaian kegiatan the Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan dibuka secara resmi


    Puan Ajak Parlemen Dunia Atasi Efek Gejolak Ekonomi Global

    21 jam lalu

    Puan Ajak Parlemen Dunia Atasi Efek Gejolak Ekonomi Global

    Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengajak parlemen-parlemen dunia, khususnya negara-negara G20.


    Anies Diusung NasDem, PKS: Jangan Ada Lagi Upaya Kriminalisasi

    22 jam lalu

    Anies Diusung NasDem, PKS: Jangan Ada Lagi Upaya Kriminalisasi

    Mardani menampik jika partainya disebut menunggu status Anies Baswedan di kasus Formula E sebelum dideklarasikan jadi capres.