Rencana Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ini Syarat dan Tahapan Gelar Rekonstruksi

Garis polisi dan stiker Bareskrim Dittipidum masih terpasang pasca prarekonstruksi di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Senin, 25 Juli 2022. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Tim khusus Polri rencananya akan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo besok, Selasa, 30 Agustus 2022. Dalam rekonstruksi di TKP Duren Tiga ini nantinya kelima tersangka yang ditetapkan sesuai kasus 340 subsider 338 juncto 55 dan 56 ini akan dihadirkan.

Dilansir dari Antara, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo para tersangka akan didampingi pengacara masing-masing untuk menyaksikan rekonstruksi bersama-sama. Selain itu, penyidik juga mengundang Kompolnas agar pelaksanaan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J transparan, objektif dan akuntabel. Lalu apa itu rekonstruksi dan apa saja syaratnya?

Syarat Rekonstruksi

Rekonstruksi atau reka ulang biasanya dilakukan pada kasus tindak pidana tertentu seperti pembunuhan, perampokan, pemerkosaan dan lainnya. Tujuannya dilakukannya ialah untuk memperkuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dan memperjelas gambaran kejadian dengan memperagakan kembali cara tersangka melakukan tindak pidana, sehingga lebih meyakinkan kepada pemeriksa tentang kebenaran keterangan tersangka ataupun saksi. 

Dilansir dari sebuah penelitian oleh Merry Chrystin Silaen, setelah rekonstruksi dilakukan, dibuat berita acara pemeriksaan rekonstruksi beserta foto rekonstruksi pada setiap adegan, atau lebih baik dengan menggunakan kamera vidio.

Setiap adegan rekonstruksi dianalisa, dan apabila ada perbedaan antara keterangan yang diperoleh sebelumnya dengan pelaksanaan rekonstruksi, penyidik wajib melakukan pemeriksaan tambahan. Agar memperoleh keterangan, petunjuk- petunjuk, bukti-bukti, data yang cukup dan benar. Kemudian hasil pemeriksaan tersangka atau saksi yang dituangkan dalam BAP dievaluasi guna mengembangkan dan mengarahkan ke pemeriksaan berikutnya ataupun untuk membuat suatu kesimpulan dari pemeriksaan.

Proses dan Tahapan Rekonstruksi 

Setiap rekonstruksi harus dihadiri oleh penyidik serta tersangka yang terlibat, dan harus dilakukan di lokasi terjadinya perkara. Sebelum melakukan rekonstruksi para penyidik sudah melaporkan

terlebih dahulu kepada pimpinan. Dalam melakukan rekonstruksi terlebih dahulu penyidik mengarahkan reka ulang adegan-adegan perkara sesuai dengan informasi yang didapat dari tersangka dan saksi-saksi.

Kemudian penyidik melakukan olah TKP untuk mencari titik terang gambaran perkara yang sebenarnya terjadi, sehingga memudahkan penyidik untuk memasang police line sebelum mengambil dokumentasi, foto-foto di tempat kejadian perkara.

Setelah BAP secara rekonstruksi ini selesai dibuat, kemudian dibacakan kembali dan diperlihatkan foto-foto adegan kepada masing-masing yang terlibat dalam Rekonstruksi. Apabila tiap yang terlibat menyatakan setuju dan membenarkan semua adegan dan foto yang terlampir pada BAP rekonstruksi ini, maka masing-masing membubuhkan tanda tangan saksi-saksi yang melakukan adegan tersebut untuk menguatkannya.

ANNISA FIRDAUSI 

Baca: Besok Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J Digelar, Ini Rangkaian peristiwa di Rumah Ferdy Sambo

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Kuasa Hukum Ferdy Sambo Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Perempuan Nangis di Rumah Bangka

2 jam lalu

Kuasa Hukum Ferdy Sambo Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Perempuan Nangis di Rumah Bangka

Kuasa Hukum Ferdy Sambo menyebut Richard Eliezer mengarang cerita soal perempuan menangis di rumah Jalan Bangka.


DVR CCTV di Sekitar Rumah Dinas Ferdy Sambo Disebut Dimatikan Secara Tidak Normal

4 jam lalu

DVR CCTV di Sekitar Rumah Dinas Ferdy Sambo Disebut Dimatikan Secara Tidak Normal

Personel puslabfor Polri menyatakan menemukan jejak digital dalam DVR CCTV di sekitar rumah dinas Ferdy Sambo.


5 Kesaksian Blak-blakan Bharada E di Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua

5 jam lalu

5 Kesaksian Blak-blakan Bharada E di Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua

Bharada E blak-blakan memberikan kesaksian di sidang terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf kemarin. Mulai dari Putri Candrawathi hingga Ferdy Sambo.


Gelak Tawa Pecah dalam Sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria ketika Jaksa Memakai Sandal

5 jam lalu

Gelak Tawa Pecah dalam Sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria ketika Jaksa Memakai Sandal

Jaksa yang menangani sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria memakai sandal karena kuku kakinya patah.


Sidang Obstruction of Justice, Anggota Timsus Beberkan Kejanggalan Kasus Kematian Brigadir Yosua

7 jam lalu

Sidang Obstruction of Justice, Anggota Timsus Beberkan Kejanggalan Kasus Kematian Brigadir Yosua

Anggota tim khusus Polri Agus Saipul Hidayat mengisahkan soal penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Dia melihat ada kejanggalan.


Soal Perempuan Menangis di Rumah Ferdy Sambo, Ini Kata Pengacara Keluarga Yosua

7 jam lalu

Soal Perempuan Menangis di Rumah Ferdy Sambo, Ini Kata Pengacara Keluarga Yosua

Pengacara Keluarga Brigadir Yosua meminta hakim menggali misteri perempuan yang menangis saat keluar dari rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka.


Pengacara Hendra Kurniawan Keluarkan Surat Perintah dari Ferdy Sambo, Jaksa Ragukan Keasliannya

7 jam lalu

Pengacara Hendra Kurniawan Keluarkan Surat Perintah dari Ferdy Sambo, Jaksa Ragukan Keasliannya

Surat perintah penyelidikan kematian Brigadir Yosua yang diberikan Ferdy Sambo kepada Hendra Kurniawan menjadi perdebatan.


Keluarga Ismail Bolong Beserta Pengacara Telah Hadir di Bareskrim Untuk Jalani Pemeriksaan Hari Ini

9 jam lalu

Keluarga Ismail Bolong Beserta Pengacara Telah Hadir di Bareskrim Untuk Jalani Pemeriksaan Hari Ini

Keluarga Ismail Bolong dipastikan telah hadir dalam pemeriksaan di Bareskrim Polri pada hari ini.


Soal Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong Cs, Polri Tetapkan Tersangka Hari Ini

9 jam lalu

Soal Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong Cs, Polri Tetapkan Tersangka Hari Ini

Penyidik menyatakan telah menaikkan kasus tambang ilegal Ismail Bolong cs ke tahap penyidikan.


Kuasa Hukum Hendra Kurniawan Minta Kapolri Lindungi Ismail Bolong: Jangan Dihilangkan

11 jam lalu

Kuasa Hukum Hendra Kurniawan Minta Kapolri Lindungi Ismail Bolong: Jangan Dihilangkan

Ferdy Sambo mengatakan ia sudah menyampaikan laporan hasil penyelidikan secara resmi ke pimpinan soal penyelidikan kasus Ismail Bolong.