Megawati Punya 15 Gelar Doktor Honoris Causa, Siapa Lagi Politisi Punya Predikat HC?

Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) mendapat ucapan selamat dari ibunda, Presiden RI kelima Megawati usai mendapat gelar kehormatan honoris causa pada sidang terbuka senat Universitas DIponegoro, Semarang, Jumat, 14 Februari 2020. Selama 63 tahun Universitas ini berdiri, baru 13 orang yang menerima gelar doktor kehormatan. TEMPO/Budi Purwanto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Megawati Soekarnoputri membeberkan bahwa dirinya saat ini memiliki 15 gelar Doktor Honoris Causa (H.C.) dan 3 gelar profesor. Megawati menyampaikan hal tersebut dalam acara yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional secara hybrid di Gedung Puri Ardhya Garini, Jakarta, pada Senin, 8 Agustus 2022 lalu.

Pada acara tersebut, Megawati mengeklaim telah memiliki 15 gelar Doktor H. C. dan 3 gelar profesor. "Belum lagi doktor honoris saya 9, masih nunggu lagi 5, apa tidak bingung ya? Berarti di RI hanya saya satunya loh yang prof mau 3, doktor honoris causanya 15," katanya.

Sebelumnya, satu bulan yang lalu, Ketua Umum Nasional Demokrat Surya Paloh diberitakan oleh Antara News juga  menerima gelar kehormatan Doktor H. C. di bidang Sosiologi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya pada Senin, 25 Juli 2022.

Di kalangan politikus dan pejabat publik, pemberian gelar doktor kehormatan memang kerap kali menimbulkan pertanyaan publik dan sering dinilai mengurangi kesakralan dari gelar akademik tersebut. 

Berikut adalah para pejabat yang menerima gelar Doktor Honoris Causa berdasarkan ragam catatan dari Tempo.

1. Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDIP

Mantan Presiden Indonesia ke-5 ini tercatat beberapa kali menerima gelar honoris causa sejak 2001. Pada tahun 2001, ia menerima gelar tersebut dari Universitas Waseda Tokyo di Jepang. Pada 2003, Megawati menerima gelar serupa dari Moscow State Institute of International Relation di Rusia. 

Ia juga menerima gelar serupa di bidang politik dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada 2018. Terbaru, ia dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan atau Guru Besar Tidak Tetap Ilmu Pertahanan di Bidang Kepemimpinan Strategis oleh Universitas Pertahanan pada Jumat, 11 Juni 2021.

2. Airlangga Hartarto, Ketua Umum Golkar

Menyusul Megawati, Ketua Umum Partai Golongan Karya ini juga menerima gelar doktor kehormatan di bidang manajemen olahraga dari Universitas Negeri Semarang pada 2020. Pemberian gelar ini berkaitan dengan kepemimpinannya di organisasi olahraga wushu Indonesia.

3. Puan Maharani, Ketua DPR RI

Putri Megawati sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani ini juga menerima gelar serupa dari Universitas Diponegoro pada tahun 2020. Gelar yang diterima Puan tersebut berkaitan dengan bidang kebudayaan dan kebijakan pembangunan nasional.

4. Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi 

Terpilih sebagai salah satu menteri Jokowi untuk periode tahun 2019 - 2024, Abdul Halim Iskandar juga menerima gelar kehormatan dari Universitas Negeri Yogyakarta pada 2020. Sayangnya, catatan dari Majalah Tempo sempat memberitakan bahwa pemberian gelar tersebut ditolak oleh beberapa dosen sebab tiada pemberitahuan dan sidang akademik terbuka lebih dahulu. 

5. Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB

Digadang-gadang sebagai salah satu tokoh yang mungkin maju sebagai Calon Presiden pada Pemilihan Umum Serentak 2024, Muhaimin Iskandar juga diketahui pernah menerima gelar Honoris Causa dari Universitas Airlangga terkait bidang sosiologi dan politik.

6. Susilo Bambang Yudhoyono, Mantan Presiden RI 

Presiden Republik Indonesia ke-6 yang sekarang dikenal dengan aktivitas melukisnya ini juga pernah menerima gelar doktor kehormatan. SBY menerima gelar tersebut dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 2016 untuk bidang pembangunan berkelanjutan dan menerima gelar serupa di bidang pertanian dari Universitas Andalas pada 2016. 

Itulah beberapa politikus dan pejabat di Indonesia yang pernah menerima gelar Doktor Honoris Causa. Sayangnya, merujuk tulisan Nizamuddin Sadiq di theconversation.com, pemberian gelar tersebut pada politikus cenderung mencederai integritas akademik dan penuh akan unsur politis. 

Oleh karena itu, Nizamuddin meminta instansi atau perguruan tinggi terkait untuk meninjau ulang rencana pemberian gelar doktor kehormatan kepada para politikus atau pejabat negara.

ACHMAD HANIF IMADUDDIN 

Baca: Obral Gelar Doktor Honoris Causa Dinilai Ancam Kebebasan Akademik

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Puan: DPR Hijau Aksi Nyata Perangi Krisis Iklim

15 jam lalu

Puan: DPR Hijau Aksi Nyata Perangi Krisis Iklim

DPR akan menerapkan pelatihan iklim untuk anggota parlemen dan staf.


Taman Energi DPR Bentuk Kampanye Pembangunan Berkelanjutan

15 jam lalu

Taman Energi DPR Bentuk Kampanye Pembangunan Berkelanjutan

Taman Energi itu dapat memenuhi 25 persen kebutuhan listrik di gedung DPR.


Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

18 jam lalu

Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

Gubernur Anies Baswedan memutuskan mencabut izin pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Ia mengeluarkan peraturan gubernur.


Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

1 hari lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


Puan Tanam Padi dan Borong Sayur di Bali

2 hari lalu

Puan Tanam Padi dan Borong Sayur di Bali

Puan berdialog dengan warga setelah melakukan kegiatan di sawah.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

2 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

2 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

3 hari lalu

PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

Viral video Puan Maharani bagi-bagi kaos di Bekasi dengan wajah cemberut. PDIP memberikan klarifikasi apa yang terjadi saat itu.


Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

3 hari lalu

Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut maksud Cak Imin mendoakan Puan untuk membesarkan hati Ketua DPP PDIP tersebut.


Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

3 hari lalu

Hari Kelahiran Rachmawati Soekarnoputri: Rachma dan Megawati, Adik Kakak Kerap Selisih Jalan

Rachmawati Soekarnoputri kelahiran 27 September 1950. Dalam panggung politik ia kerap tak sepakat dengan Megawati, kakaknya.