Hari Ini, Bareskrim Limpahkan Tahap II Perkara Indra Kenz ke Kejari Tangsel

Reporter

Antara

Jumat, 24 Juni 2022 06:57 WIB

Indra Kenz meminta maaf ke semua korban aplikasi trading Binomo. Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 25 Maret 2022. Total aset yang disita senilai 55 Miliar, berupa Handphone, jam tangan, mobil Ferrary,Tesla, bangunan 6 unit, uang kurang lebih 1,3 Miliar dan mengamankan 28 Miliar di Cripto luar negri, kemungkinan akan terus bertambah. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melimpahkan tahap II tersangka Indra Kenz dan barang bukti kasus penipuan investasi opsi biner (binary option) melalui aplikasi Binomo, Jumat 24 Juni 2022.

Kanit 5 Subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri Komisaris Karta mengatakan pelimpahan tahap II dilaksanakan di Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

“Pelimpahan ke Kejari Tangerang Selatan, pagi jam 9 an,” kata Karta, Jumat 24 Juni 2022.

Sebelumnya, penyidik menerima surat pemberitahuan dari Kejaksaan Agung bahwa berkas perkara tersangka Indra Kenz telah lengkap secara formil maupun materiil atau P.21 pada Kamis (23/6) pukul 18.20 WIB. Penyidik kepolisian diminta untuk menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum.

Selain tersangka Indra Kenz, penyidik juga menyerahkan tanggung jawab barang bukti kepada kejaksaan, termasuk di antaranya mobil Tesla dan Ferari yang disita dari afiliator Binomo tersebut.

Menurut Karta, hampir semua saksi perkara Binomo berdomisili di Tangerang Selatan, alasan ini yang menjadikan pelimpahan tersangka untuk segera disidangkan.

Indra Kenz disangkakan melanggar Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 27 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dalam perkara penipuan investasi opsi biner aplikasi Binomo, penyidik menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam perkara ini, selain Indra Kenz, tersangka lainnya, yakni Fakar Suhartami Pratama, Brian Edgar Nababan, Wiky Mandara Nurahadi, Vanessa Khong (kekasih Indra Kenz), Rudiyanto Pei (ayah Vanessa Khong) dan Nathania Kesuma (adik Indra Kenz).

Penipuan investasi aplikasi Binomo ini merugikan 108 korban senilai Rp73,1 miliar. Penyidik telah menyita barang bukti dan aset tersangka di antaranya, dokumen dan barang bukti elektronik, kendaraan mobil Tesla, 3 unit rumah di Sumatera Utara (2 unit) dan 1 rumah beserta tanah di Tangerang Selatan, 12 jam tangan mewah berbagai merk, uang tunai Rp1,64 miliar.






Bareskrim Bebaskan Bos Indosurya, Kejaksaan Agung Angkat Suara

26 menit lalu

Bareskrim Bebaskan Bos Indosurya, Kejaksaan Agung Angkat Suara

Bos KSP Indosurya Henry Surya dikeluarkan dari sel. Masa penahanannya habis, sementara berkas perkara belum rampung.


Kasus Indra Kenz Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

22 jam lalu

Kasus Indra Kenz Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Kejaksaan Agung telah menerima penyerahan tanggung jawab tersangka Indra Kenz beserta barang bukti dari Bareskrim Polri.


Kuasa Hukum Korban DNA Pro Bantah Rendahkan Profesi Tukang Ojek

1 hari lalu

Kuasa Hukum Korban DNA Pro Bantah Rendahkan Profesi Tukang Ojek

Bayu Wicaksono, kuasa hukum korban penipuan investasi DNA Pro, mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan dirinya merendahkan profesi tukang ojek.


Warga Bogor Kecewa Lahan yang Dibagikan Jokowi Disita Satgas BLBI

1 hari lalu

Warga Bogor Kecewa Lahan yang Dibagikan Jokowi Disita Satgas BLBI

178 SHM yang dahulu dibagikan Presiden Jokowi di Istana Bogor dibatalkan karena masuk dalam objek sitaan Tim Satgas BLBI. Tengah diusut Bareskrim.


Kejagung Nyatakan Berkas Perkara Indra Kenz Sudah Lengkap

2 hari lalu

Kejagung Nyatakan Berkas Perkara Indra Kenz Sudah Lengkap

Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara tersangka kasus penipuan investasi opsi biner Indra Kenz telah lengkap dan siap untuk disidangkan.


Simak, inilah 4 Cara Mengenali Modus Penipuan di WhatsApp

3 hari lalu

Simak, inilah 4 Cara Mengenali Modus Penipuan di WhatsApp

Sebagai aplikasi yang jamak digunakan masyarakat, WhatsApp tidaklah aman dari modus penipuan daring. Bagaimana cara mengenali penipuan di WA?


Sosok Irjen Daniel Tahi Silitonga, Kapolda Papua Barat yang Baru

4 hari lalu

Sosok Irjen Daniel Tahi Silitonga, Kapolda Papua Barat yang Baru

Inspektur Jenderal Daniel Tahi Silitonga ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat yang baru menggantikan Irjen Tornagogo Sihombing.


Kejaksaan Agung Belum Terima Berkas Lengkap Kasus Indra Kenz dari Bareskrim

5 hari lalu

Kejaksaan Agung Belum Terima Berkas Lengkap Kasus Indra Kenz dari Bareskrim

Ketut mengatakan berkas kasus Indra Kenz yang kurang itu bakal segera dilengkapi oleh kepolisian.


Korban Binomo Khawatir Masa Penahanan Indra Kenz Segera Habis

8 hari lalu

Korban Binomo Khawatir Masa Penahanan Indra Kenz Segera Habis

Kejaksaan Agung mengembalikan berkas perkara Indra Kenz ke kepolisian karena menyatakan belum lengkap alias P19.


Kuasa Hukum Sebut Bareskrim Tengah Audit Data Korban DNA Pro

9 hari lalu

Kuasa Hukum Sebut Bareskrim Tengah Audit Data Korban DNA Pro

Penyidik telah menetapkan 14 tersangka dalam kasus dugaan robot trading skema ponzi DNA Pro ini. Dari 14 tersangka, 11 di antaranya telah ditahan.