Sempat Ditunda, Polda Sumut Akan Periksa Pelapor Edy Rahmayadi Besok

Edy Rahmayadi. Antara

TEMPO.CO, Medan- Penyidik Direktorat Krimimal Umum Polda Sumatera Utara (Sumut) akan memeriksa Khairuddin Aritonang alias Coky pelatih biliar yang melaporkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi besok. Edy dilaporkan dengan tuduhan melakukan perbuatan tidak menyenangkan saat penyerahan tali asih atau bonus kepada pelatih dan atlet Sumut yang berlaga di PON Papua 2021.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut Komisaris Besar Hadi Wahyudi mengatakan, polisi penyidik sebenarnya sudah menjadwalkan pemeriksaan kepada Coky untuk memberi keterangan pada Jumat 7 Januari 2022.

"Karena ada surat permintaan penjadwalan ulang, maka penyidik menjadwalkan kembali pemeriksaannya (Khairuddin Aritonang), Selasa 11 Januari 2022 besok," kata Hadi Wahyudi kepada Tempo, Senin 10 Januari 2022.

Penyidik, tambah Hadi, sudah melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Coky agar bersedia hadir, besok karena sudah terjadwal.

Kuasa hukum Coky, Gumilar Aditya Nugroho, mengakui kliennya mengajukan penundaan pemeriksaan dengan alasan setiap Kamis hingga Sabtu Coky melakukan itikaf di masjid. Sehingga Coky bisa memenuhi panggilan polisi pada hari - hari diluar kegiatan itikafnya.

Adapun kuasa hukum Coky lainnya, Muhammad Teguh Syuhada Lubis mengaku belum mengetahuinya." Saya belum tahu ada surat panggilan pemeriksaan untuk Coky besok. Saya sebagai kuasa hukum belum menerima dan melihat surat panggilan pemeriksaan untuk klien kami Coky Aritonang." ujar Syuhada Lubis.

Laporan Coky disebutkan, pada Senin 27 Desember 2021, sekitar pukul 14.30 WIB, bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut di Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Coky dijewer akibat tidak bertepuk tangan saat Edy Rahmayadi berpidato di depan pelatih dan atlet Sumut yang berlaga di PON Papua. Selain itu Edy mengeluarkan ucapan 'sontoloyo' kepada Coky.

Edy Rahmayadi melalui kuasa hukumnya, Junirwan Kurnia, membantah menjewer telinga Coky. Junirwan mengatakan Gubernur Edy tidak bermaksud merendahkan martabat Coky saat memberikan bonus kepada pelatih dan atlet Sumut yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional atau PON Papua.

"Tidak benar Edy Rahmayadi menjewer telinga saudara Coky. Edy menasihati Coky agar sebagai pelatih dia bersemangat saat menerima bonus," kata Junirwan kepada Tempo, Rabu 5 Januari 2022.

Ia menjelaskan Edy Rahmayadi hanya memegang telinganya setelah menepuk pundak Coky. "Tepukan pundak dan memegang telinga yang dilakukan Edy kepada Coky bagian kasih sayang seorang pembina olahraga kepada atlet dan pelatih," ujar Junirwan. 

Edy, ujar Junirwan, tidak berniat merendahkan martabat Coky apalagi peristiwa itu terjadi saat pelatih dan atlet dalam suasana senang karena diguyur bonus." Jadi tidak mungkin Edy Rahmayadi merusak suasana itu dengan sengaja menjewer telinga Coky. Itu disampaikan Edy kepada saya," tuturnya.

SAHAT SIMATUPANG

Baca: Penyidik Dalami Barang Bukti Usai Edy Rahmayadi Dilaporkan ke Polda Sumut






Cerita Harimau Bestie dan yang Lewat Depan Rumah Warga

6 hari lalu

Cerita Harimau Bestie dan yang Lewat Depan Rumah Warga

Seekor Harimau Sumatera bernama Bestie dilepasliar ke Keudah-Zona Inti Taman Nasional Gunung Leuser pada Jumat 25 November 2022.


Dampak Inflasi, Pemprov Sumut Bagikan BLT Rp 130.000 per Orang

14 hari lalu

Dampak Inflasi, Pemprov Sumut Bagikan BLT Rp 130.000 per Orang

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 30.672 penerima di 33 kabupaten dan kota.


Kejuaraan Atletik: 5. 490 Peserta Student Athletics Championships Berebut Tiket Menuju Australia

22 hari lalu

Kejuaraan Atletik: 5. 490 Peserta Student Athletics Championships Berebut Tiket Menuju Australia

Pemenang kejuaraan atletik di tingkat nasional akan mengikuti pemusatan latihan ke fasilitas sports science di Australia .


Temui Tuan Guru Kampung Basilam, Anies Baswedan Meminta Restu Maju Pilpres

26 hari lalu

Temui Tuan Guru Kampung Basilam, Anies Baswedan Meminta Restu Maju Pilpres

Anies Baswedan menemui Tuan Guru Thariqat Naqsabandi Syekh Zikmal Fuad di Kampung Basilam di Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat.


Anies Baswedan Dapat 3 Nasihat dari Ulama Sumatera Utara, Apa Itu?

27 hari lalu

Anies Baswedan Dapat 3 Nasihat dari Ulama Sumatera Utara, Apa Itu?

Anies Baswedan mendapatkan 3 wejangan dari Ulama Sumatera Utara. Dia berjanji akan melaksanakannya.


Cuaca Hari Ini BMKG, Peringatan Dini untuk Aceh dan Sumatera Utara

27 hari lalu

Cuaca Hari Ini BMKG, Peringatan Dini untuk Aceh dan Sumatera Utara

Untuk ibu kota provinsi, BMKG menyebut Banda Aceh termasuk yang kemungkinan mengalami hujan dan petir pada hari ini. Medan hujan lebat.


Ajak Berpolitik Santun, NasDem Sumut Kampanyekan 'No Cebong, No Kampret'

28 hari lalu

Ajak Berpolitik Santun, NasDem Sumut Kampanyekan 'No Cebong, No Kampret'

Pengurus DPW, DPD dan sayap Partai NasDem menggelar pertemuan untuk pemenangan Anies Baswedan di Sumut.


Berkunjung ke Sumatera Utara Besok, Anies Baswedan Bakal Temui Relawan hingga Tokoh Agama

28 hari lalu

Berkunjung ke Sumatera Utara Besok, Anies Baswedan Bakal Temui Relawan hingga Tokoh Agama

Anies Baswedan akan mendarat di Bandara Internasional Kualanamu pada Jumat, 4 November 2022. Dia dijadwalkan berada di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan selama dua hari.


Mampu Kendalikan Inflasi, Pemprov Sumatera Utara Dapat Bonus Rp10 Miliar

28 hari lalu

Mampu Kendalikan Inflasi, Pemprov Sumatera Utara Dapat Bonus Rp10 Miliar

Tingkat inflasi Sumut per Oktober terjaga di angka 5,66 persen yoy dengan pertumbuhan ekonomi 4,70 persen di triwulan 2-2022.


KLB Dipercepat, Anggota TGIPF Sebut Jabatan Ketua Umum PSSI Bukan Batu Loncatan

32 hari lalu

KLB Dipercepat, Anggota TGIPF Sebut Jabatan Ketua Umum PSSI Bukan Batu Loncatan

Ketua Umum PSSI memutuskan untuk mempercepat Kongres Luar Biasa atau KLB. Putusan itu merespons permintaan dari anggota.