KPK Geledah Rumah dan Ruang Kerja Bupati Musi Banyuasin

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Penyidikan KPK menunjukkan barang bukti milik tersangka dalam konferensi pers penahanan pejabat Kabupaten Musi Banyuasin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu, 16 Oktober 2021. KPK menahan 4 orang tersangka diantaranya Bupati Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, Kadis PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Herman Mayori, Kabid SDA/PPK Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Eddi Umari, dan direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Kabupaten Musi Banyuasin. TEMPO/Daniel Christian D.E

    Penyidikan KPK menunjukkan barang bukti milik tersangka dalam konferensi pers penahanan pejabat Kabupaten Musi Banyuasin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu, 16 Oktober 2021. KPK menahan 4 orang tersangka diantaranya Bupati Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, Kadis PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Herman Mayori, Kabid SDA/PPK Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Eddi Umari, dan direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Kabupaten Musi Banyuasin. TEMPO/Daniel Christian D.E

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah sejumlah lokasi dalam kasus suap yang menyeret Bupati Musi Banyuasin nonaktif Dodi Reza Alex Noerdin. Tempat yang digeledah KPK di antaranya adalah rumah dinas bupati dan ruang kerjanya.

    “Tim penyidik telah selesai melakukan upaya paksa penggeledahan di beberapa lokasi,” kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri, Jumat, 22 Oktober 2021.

    Selain itu, tim KPK juga menggeledah Kantor Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin, ruang kerja sekretaris daerah, ruang kerja bagian pengadaan sekretaris daerah Musi Banyuasin, dan rumah kediaman pihak-pihak yang diduga memiliki peran. Penggeledahan dilakukan pada Kamis, 21 Oktober 2021.

    Dari semua lokasi itu, KPK menyita sejumlah barang bukti seperti dokumen dan alat elektronik. Bukti-bukti itu akan dianalisa untuk memastikan hubungannya dengan perkara.

    KPK menetapkan Dodi Reza menjadi tersangka suap proyek. Selain bupati, KPK menetapkan Kepala Dinas PUPR Herman Mayori, Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Eddy Umari dan Suhadni, Direktur PT Selaras Simpati Nusantara.

    Baca juga: KPK Ungkap Arahan Dodi Reza Alex Dalam Empat Proyek

    Catatan koreksi:
    Berita ini telah mengalami perubahan judul pada Senin 25 Oktober 2021 pukul 8.12 WIB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)