Tiru Hari Baik Ala Jokowi, Golkar Umumkan Pengganti Azis Syamsuddin Rabu

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutan saat mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat 5 Maret 2021. Rapimnas yang bertemakan 'Golkar Optimis Indonesia Sehat dan Sejahtera' tersebut membahas strategi pemenangan pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan juga Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2024. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutan saat mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat 5 Maret 2021. Rapimnas yang bertemakan 'Golkar Optimis Indonesia Sehat dan Sejahtera' tersebut membahas strategi pemenangan pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan juga Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 2024. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar urung mengumumkan pengganti Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat pada Selasa besok, 28 September 2021. Sebelumnya, sejumlah pengurus Golkar mengatakan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto akan mengumumkannya di hari tersebut.

    "Akan diumumkan hari Rabu jam 16.00 sore. Tunggu hari Rabu jam 16.00 sore di DPR," kata Airlangga di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin malam, 27 September 2021.

    Airlangga beralasan masih ada proses yang berlangsung, baik di partai maupun DPR. Airlangga juga enggan mengomentari kabar bahwa dirinya telah menunjuk Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Wakil Ketua DPR yang baru.

    "Tunggu hari Rabu," ucapnya.

    Ketua DPP Golkar Adies Kadir mengatakan diundurnya pengumuman itu lantaran Airlangga ingin mengantarkan surat secara langsung kepada Ketua DPR Puan Maharani. Airlangga akan datang bersama Ketua Fraksi Golkar DPR Kahar Muzakir dan Sekretaris Fraksi Golkar DPR, yakni Adies sendiri.

    Selasa besok, kata dia, Airlangga memiliki banyak kesibukan hingga tak bisa bertandang ke Senayan. "Agenda Ketum kemungkinan padat jadi diundur hari Rabu."

    Selain itu, Adies menyinggung kebiasaan Presiden Joko Widodo memilih hari Rabu dalam mengumumkan hal-hal penting. Presiden Jokowi memang beberapa kali mengumumkan kebijakan penting di hari Rabu, misalnya saat reshuffle kabinet.

    Jika ditilik dari hari pasaran Jawa, Presiden Jokowi beberapa kali memilih Rabu Pon untuk reshuffle kabinet. Adapun 29 September nanti juga hari Rabu Pon.

    "Hari Rabu kan biasanya kalau kebiasaan  Pak Presiden kan hari baik ya. Walaupun semua hari itu baik, tapi Rabu lebih nyaman," kata Adies.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.