Puan Maharani Pantau Vaksinasi dan Blusukan di Tambora

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Puan Maharani (kedua kanan) berbincang dengan warga di kawasan permukian padat penduduk Tanah Sereal, Tambora, Jakarta, Sabtu 25 September 2021. Vaksinasi COVID-19 di kawasan permukiman padat penduduk itu menyasar 1.000 warga. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Ketua DPR Puan Maharani (kedua kanan) berbincang dengan warga di kawasan permukian padat penduduk Tanah Sereal, Tambora, Jakarta, Sabtu 25 September 2021. Vaksinasi COVID-19 di kawasan permukiman padat penduduk itu menyasar 1.000 warga. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani memantau vaksinasi di permukiman padat penduduk di Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu, 25 September 2021.

    “Saya datang jemput bola ke Tanah Sereal, permukiman penduduk ini karena mendengar belum semua warga di sini punya kesempatan untuk vaksinasi,” kata Puan dalam keterangannya.

    Dalam vaksinasi yang menyasar 1.000 warga ini, Puan datang bersama  Wakil Ketua Komisi Kesehatan DPR Charles Honoris, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Fadil Imran, dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal Mulyo Aji.

    Vaksinasi dosis pertama di kelurahan dan kecamatan tersebut diketahui sudah lebih dari 70 persen. Adapun dosis kedua masih berkisar di angka 25 persen. Puan pun menanyakan kepada lurah setempat alasan warganya belum divaksin.

    Lurah Tanah Sereal Suharti mengatakan selain karena memiliki komorbid atau penyakit penyerta, warga tidak mau disuntik vaksin Covid-19 karena takut akibat termakan hoaks. “Katanya kalau disuntik AstraZeneca langsung sakit. Tapi kami terus sosialisasi bahwa itu tidak benar,” kata Lurah Suharti.

    Setelah memantau vaksinasi Covid-19, Puan Maharani juga blusukan di Tanah Sereal. Selain berdialog dengan ibu-ibu, Puan memberikan 1.000 paket bantuan sembako kepada mereka. 

    Baca juga: Puan Maharani Minta Jokowi Tingkatkan Kinerja Penanganan Pandemi Covid


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.