Batasan Harga Tes PCR Berlaku Hari Ini, Kemenkes Minta Daerah Pantau Lapangan

Fasilitas kesehatan layanan tes usap (swab) antigen dan PCR dikawasan Mampang Jakarta, Kamis 22 Juli 2021. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) sendiri telah menetapkan batasan tarif tertinggi pemeriksaan swab test antigen sebesar Rp250.000 untuk Pulau Jawa dan Rp275.000 untuk daerah di luar Pulau Jawa. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan akan mulai menerapkan aturan batasan tertinggi harga tes PCR mulai hari ini, Selasa, 17 Agustus 2021. Mereka meminta dinas kesehatan di tiap daerah untuk mengawasi jalannya aturan ini.

"Tentunya kami harapkan semua ikuti aturan ini. Dengan demikian kewenangan memberikan sanksi diserahkan kepada Dinas Kesehatan provinsi atau kabupaten/kota," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir, dalam konferensi pers daring, Senin, 16 Agustus 2021.

Kadir mengatakan surat edaran (SE) Kementerian Kesehatan soal regulasi baru ini juga akan keluar hari ini. Ia mengharapkan seluruh fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, laboratorium, dan dan fasilitas lainnya dapat mengikuti aturan baru ini.

Aturan ini diterbitkan setelah kemarin Presiden Joko Widodo meminta Kemenkes untuk menurunkan harga RT PCR dari yang awalnya batas tertingginya Rp 900 ribu, menjadi di kisaran Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu. Evaluasi pun langsung dilakukan Kemenkes bersama dengan BPKP.

Hasilnya, Kemenkes mengumumkan bahwa harga tertinggi RT PCR adalah Rp 495 ribu untuk di wilayah Jawa dan Bali, dan Rp 550 ribu untuk daerah luar Jawa Bali.

Menurut Kadir, penurunan ini bisa terjadi karena harga sejumlah komponen dalam variabel harga tes juga ikut menurun. Ia mencontohkan salah satunya harga reagen dan harga barang habis buang yang pada awal pandemi harganya sangat mahal.

Kadir mengatakan Kemenkes akan terus mengevaluasi batasan harga tertinggi tes PCR. Dinamika naik turunnya harga komponen-komponen itu ia sebut akan terus dipantau dan akan jadi pertimbangan utama. "Tak menutup kemungkinan jika saatnya nanti akan ada evaluasi lagi, harganya bisa lebih turun lagi," kata Kadir.

Baca juga: Kemenkes Jelaskan Alasan Turunkan Harga Tes PCR






Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

5 jam lalu

Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

Sandiaga berharap sindiran dan teguran Jokowi soal pilihan destinasi itu bisa dilaksanakan para pejabat dari tingkat bawah hingga atas.


Toyota Turunkan Target Produksi Mobil Bulan Ini Sebesar 6,3 Persen, Ini Penyebabnya

13 jam lalu

Toyota Turunkan Target Produksi Mobil Bulan Ini Sebesar 6,3 Persen, Ini Penyebabnya

Toyota hanya akan memproduksi sekitar 750.000 mobil. Pabrik di Jepang menunda produksi mobil selama sepuluh hari.


Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

1 hari lalu

Kemenkes Masih Wajibkan Vaksin Meningitis Jamaah Umrah Meski Saudi Cabut Syarat

Polemik vaksin meningitis ini mencuat setelah sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya, gagal berangkat. Pasokan menipis.


Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

1 hari lalu

Kemenkes Stok Ulang Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh Awal Oktober

Menipisnya stok vaksin meningitis ini sempat berdampak pada batalnya keberangkatan sejumlah jemaah umrah dari Bandara Juanda, Surabaya.


Turnamen Golf Indonesian Masters Kembali Bergulir, Total Hadiah Meningkat

2 hari lalu

Turnamen Golf Indonesian Masters Kembali Bergulir, Total Hadiah Meningkat

Turnamen golf Indonesian Masters 2022 akan diadakan 1-4 Desember 2022. Terakhir diadakan pada 2019.


Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

2 hari lalu

Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

Jokowi berpesan agar bendahara negara mengatur belanja untuk kepentingan-kepentingan yang produktif.


Apakah Iuran BPJS Kesehatan Terpengaruh oleh Kenaikan Tarif INA CBGs? Ini Penjelasan Direktur BPJS

2 hari lalu

Apakah Iuran BPJS Kesehatan Terpengaruh oleh Kenaikan Tarif INA CBGs? Ini Penjelasan Direktur BPJS

Pemerintah tengah menghitung kenaikan tarif INA CBGs seiring implementasi KRIS. Lalu bagaimana dampaknya ke iuran BPJS Kesehatan nantinya?


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

2 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Wisata Medis di Bali, Tersedia Layanan Jantung Hingga Bayi Tabung

2 hari lalu

Wisata Medis di Bali, Tersedia Layanan Jantung Hingga Bayi Tabung

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong rumah sakit di Pulau Dewata untuk siap terdepan melayani wisata medis.


Presidensi G20 Indonesia Dukung Smart Village dan Smart Island, Begini Penjelasannya

3 hari lalu

Presidensi G20 Indonesia Dukung Smart Village dan Smart Island, Begini Penjelasannya

Menkominfo Johnny G. Plate menyambut positif inisiatif Smart Village dan Smart Island, dalam kegiatan presidensi G20. Apakah pengertiannya?