Sidang Tahunan MPR HUT RI, Simak Poin Pidato Kenegaraan Jokowi Tahun Lalu

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, 16 Agustus 2019, Pukul 10:05 WIB. BIRO PERS PRESIDEN

    Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 pada Sidang Bersama DPR-RI dan DPD-RI, Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, 16 Agustus 2019, Pukul 10:05 WIB. BIRO PERS PRESIDEN

    TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Permusyawaratan Rakyat akan mengadakan Sidang Tahunan MPR pada Senin, 16 Agustus 2021, sehari menjelang HUT RI ke-76.

    Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan jumlah peserta yang akan hadir dalam sidang besok dibatasi 60 orang saja lantaran pandemi Covid-19.

    Pimpinan MPR pun telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Istana Bogor pada Jumat, 13 Agustus 2021. Mereka membahas persiapan Sidang Tahunan MPR menjelang HUT RI ke-76 dan sejumlah isu lain.

    Bamsoet memastikan Presiden Jokowi akan hadir secara fisik dalam Sidang Tahunan MPR.

    "Presiden Joko Widodo juga sepakat dengan MPR RI agar pelaksanaan sidang tahunan MPR RI dibuat secara sederhana, efektif, dan efisien," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis pada Jumat malam, 13 Agustus 2021.

    Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno memprediksi Jokowi akan membahas penanganan pandemi Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi 7,07 persen pada kuartal II 2021 dalam pidatonya.

    Tempo merangkum poin-poin yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR 2020 pada Jumat, 14 Agustus 2020:

    1. Ekonomi Sedang Hang
    Presiden Jokowi mengatakan perekonomian semua negara sedang hang karena pandemi Covid-19.

    "Ibarat komputer, perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang hang," kata Jokowi dalam pidatonya.

    Jokowi mengatakan semua negara harus menjalani proses mati komputer sesaat, harus melakukan restart, dan re-booting. "Semua negara mempunyai kesempatan men-setting ulang semua sistemnya."

    Menurut Jokowi, semua negara, baik miskin, berkembang, dan maju, sedang mengalami kemunduran karena terpapar Covid-19. Krisis perekonomian dunia juga terparah dalam sejarah. Jokowi menyebut di kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih 2,97 persen.

    "Tapi di kuartal kedua kita minus 5,32 persen," katanya.

    2. Krisis Sebagai Momentum
    Masih berhubungan dengan ekonomi, Jokowi mengatakan saat ini adalah waktu bagi Indonesia membenahi diri secara fundamental, bertransformasi, menjalankan strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, dan termasuk kesehatan dan pendidikan.

    "Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

    3. Percepat Reformasi Sektor Kesehatan
    Jokowi mengatakan reformasi fundamental di sektor kesehatan harus dipercepat dengan adanya pandemi Covid-19.

    "Orientasi pada pencegahan penyakit dan pola hidup sehat harus diutamakan," ujar Presiden.

    Ia mengatakan penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan rumah sakit dan balai kesehatan, serta industri obat dan alat kesehatan harus diprioritaskan. "Ketahanan dan kapasitas pelayanan kesehatan harus kita tingkatkan secara besar-besaran."

    4. Komitmen Antikorupsi

    Jokowi memastikan pemerintah serius dengan upaya pemberantasan korupsi. Menurutnya pemerintah tidak pernah main-main dengan upaya tersebut. "Pemerintah tidak pernah main-main dengan upaya pemberantasan korupsi," kata Jokowi.

    5. Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
    Jokowi menyinggung soal penegakan hukum dalam pidato kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR."Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu," kata Jokowi.

    Dalam pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR 2020 tersebut Jokowi mengatakan fleksibilitas yang tinggi dan birokrasi sederhana tidak bisa ditukar dengan kepastian hukum, antikorupsi, dan demokrasi.

    "Semua kebijakan harus mengedepankan ramah lingkungan dan perlindungan HAM," ujar Presiden Jokowi.



    BacaBamsoet Pastikan Sidang Tahunan MPR 2021 Tetap Digelar 16 Agustus


    ADAM PRIREZA | BUDIARTI UTAMI PUTRI | FIKRI ARIGI | FRISKI RIANA | EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.