Bupati Seram Bagian Barat Yasin Payapo Meninggal, Terindikasi Terinfeksi Covid

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas dengan alat pelindung diri lengkap memakamkam jenazah dengan protokol Covid-19 di lokasi pemakaman khusus Covid-19 di Kelurahan Maliaro, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa, 13 Juli 2021. Sedangkan pasien meninggal sebanyak 864 orang per hari ini. Total tercatat ada 68.219 pasien kasus Covid-19 yang meninggal. ANTARA/Harmoko Minggu

    Sejumlah petugas dengan alat pelindung diri lengkap memakamkam jenazah dengan protokol Covid-19 di lokasi pemakaman khusus Covid-19 di Kelurahan Maliaro, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa, 13 Juli 2021. Sedangkan pasien meninggal sebanyak 864 orang per hari ini. Total tercatat ada 68.219 pasien kasus Covid-19 yang meninggal. ANTARA/Harmoko Minggu

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Maluku Murad Ismail berbelasungkawa atas meninggalnya Bupati Seram Bagian Barat Muhammad Yasin Payapo pada Ahad, 1 Agustus 2021, sekitar pukul 12.00 WIT. Yasin meninggal karena terindikasi terinfeksi Covid-19.

    "Saya atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum Bupati Yasin Payapo," kata Gubernur Murad Ismail di Ambon.

    Murad mengaku mengenal dekat Yasin Payapo, bupati kedua Seram Bagian Barat, kabupaten yang dimekarkan dari Maluku Tengah pada 18 Desember 2003. "Pribadi almarhum sangatlah baik dan bersahaja. Kabar meninggalnya almarhum tentu meninggalkan duka bagi keluarga dan banyak orang. Kita semua merasa kehilangan seorang politisi senior," katanya.

    Gubernur mengatakan bahwa pemerintah provinsi mengawal jalannya pemerintahan di Kabupaten Seram Bagian Barat setelah pemimpin kabupaten berjuluk "Saka Mese Nusa" itu meninggal. "Kita akan tetap mengawal agar pemerintahan di Seram Bagian Barat tetap berjalan dengan lancar," katanya.

    Yasin Payapo bersama seorang anaknya dibawa ke RSUP dr. J. Leimena pada Sabtu kemarin, 31 Juli 2021, sekitar pukul 18.00 WIT untuk menjalani perawatan karena menderita penyakit asam lambung (Gastroesophageal Reflux Disease/ GERD).

    "Namun atas permintaan Bupati dan keluarga, keduanya dibawa pulang ke rumah di kawasan Galunggung, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Ahad pagi sekitar pukul 07.00 WIT," kata Direktur RSUP Leimena Celestinus Eigya Munthe.

    Yasin meninggal dunia di rumahnya di kawasan Galunggung Batumerah Atas, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Ahad pukul 12.45 WIT. Jenazahnya menurut rencana dimakamkan di TPU Warasia, Air Kuning, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin, 2 Agustus 2021.

    Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Adonia Rerung menyatakan bahwa menurut hasil pemeriksaan Bupati Yasin Payapo terindikasi terserang Covid-19.

    "Memang saat masuk RSUP Bupati Yasin Payapo dites antigen dan hasilnya positif, sehingga kemudian dilanjutkan dengan tes PCR. Sampai sekarang sampel lendir dari hidung dan mulut masih diperiksa di laboratorium dan hasilnya belum keluar," katanya.

    Yasin Payapo dilantik sebagai Bupati Seram Bagian Barat periode 2017-2022 pada 22 Mei 2017 berpasangan dengan Timotius Akerina sebagai wakil bupati. Meninggalnya Yasin yang terindikasi karena Covid-19 menambah panjang daftar kepala daerah yang wafat karena pandemi.

    Baca Juga: Selain Bupati Bekasi, Ini Daftar Kepala Daerah yang Meninggal Akibat Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.