Selain Brigjen Faridah Faisal, Berikut Jenderal Perempuan TNI AD Lainnya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hakim ketua Letkol Faridah Faisal membacakan putusan sela kepada para terdakwa kasus penyerangan Lapas Sleman di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Yogyakarta (28/6). TEMPO/Suryo Wibowo

    Hakim ketua Letkol Faridah Faisal membacakan putusan sela kepada para terdakwa kasus penyerangan Lapas Sleman di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Yogyakarta (28/6). TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atau TNI AD memiliki Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Selain itu, juga terdapat pula perempuan-perempuan berpangkat jenderal TNI AD.

    Berikut beberapa jenderal perempuan yang memenuhi posisi strategis di TNI AD

    Brigjen TNI Dewi Puspitorini

    Srikandi TNI AD yang berkecimpung di dunia kesehatan, dr. Dewi Puspitorini, merupakan seorang dokter spesialis paru atau pulmonologi. Pada tahun lalu, ia dilantik menjadi Direktur Profesional Tenaga Kesehatan (DIRPROFNARKES) RSPAD Gatot Subroto oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa. Organisasi ini baru di RSPAD Gatot Soebroto untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas tenaga medis. Pelantikan yang dilaksanakan di MABESAD Jakarta ini dilakukan ketika serah terima jabatan dan Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi kepada 41 anggota TNI Angkatan Darat. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Sub SMF Gol. IV/Kol Neuromaskuler Instalasi Rehab Medik RSPAD Gatot Subroto. 

    ADVERTISEMENT

    Brigjen TNI Tetty Melina Lubis

    Dilantik menjadi Direktur Hukum Angkatan Darat (Dirkumad) oleh Jenderal TNI Andika Perkasa pada Jumat, 24 Juli 2020. Dalam acara Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi TNI AD, ia dilantik dan menjadi satu-satunya wanita berama 19 perwira tinggi lainnya. Sebelum menjadi Dirkumad, ia sudah pernah menduduki berbagai jabatan seperti Kepala Hukum Kodam III/Siliwangi, Komandan Pendidikan Korps Wanita TNI AD di Lembang, dan Ketua Sekolah Tinggi Hukum Militer dengan mendidik para perwira mengambil gelar Sarjana Hukum dan Magister Hukum.

    BrigjenTNI Tama Ulinta Br Tarigan

    Ia saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala pengadilan Militer Utama sejak 8 Februari 2021. Sebelumnya ia adalah seorang Kepala Pengadilan Militer Tinggi (Kadilmilti) I Medan. Perempuan yang berlatar pendidikan hukum ini, pernah menjabat sebagai Kepala Pengadilan II-08 Jakarta. Dilansir dari Majalah Mahkamah Agung Edisi 5, Tama pertama kali terjun di dunia militer ketika dilantik pada tahun 1990, dan bertugas di bagian dinas hukum Kodam di Kodam I Bukit Barisan, Medan. 

    Brigjen TNI Winarni

    Jenderal wanita pemilik pangkat bintang satu ini dilantik sebagai Widyaiswara Bidang Manajemen Pertahanan di Akademi Militer pada 2020 oleh Jenderal TNI Andika Perkasa. Winarni bertugas sebagai dosen pengajar di Akademisi Militer. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Kowad (DANPUSDIKOWAD) bertugas mendidik para wanita lulusan SMA untuk menjadi Bintara Kowad. 

    Brigjen TNI Faridah Faisal
    Faridah Faisal menjadi satu-satunya perempuan pada rombongan Pati TNI AD. Sebelumnya ia sudah dipromosikan menjadi Kadilmilti III Surabaya MA berdasarkan SK Panglima TNI Nomor Kep/540/VI/2021. Promosi itu dilakukan pada 23 Juni 2021, pada awalnya ia dipromosikan sebagai Wakil Kepala Pengadilan Militer Tinggi (Wakadilmilti) III Surabaya. Kemudian, pada 2 Juli 2021, ia dilantik sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya. Pangkatnya menjadi Brigadir jenderal, sebelumnya Letkol.

    JACINDA NUURUN ADDUNYAA 

    Baca: Hakim Pengadilan Militer Kasus Cebongan Letkol  Faridah Faisal Menjadi Jenderal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?