Perkuat Pengelolaan Dapur Umum, Mensos Libatkan Karang Taruna

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Tri Rismaharini akan memperkuat layanan dapur umum dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan melibatkan pilar-pilar sosial, salah satunya Karang Taruna. Hingga saat ini, pengelolaan dapur umum masih membutuhkan banyak tenaga untuk memproduksi ribuan makanan siap saji.

    Menteri Sosial Tri Rismaharini akan memperkuat layanan dapur umum dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan melibatkan pilar-pilar sosial, salah satunya Karang Taruna. Hingga saat ini, pengelolaan dapur umum masih membutuhkan banyak tenaga untuk memproduksi ribuan makanan siap saji.

    INFO NASIONAL -- Menteri Sosial Tri Rismaharini akan memperkuat layanan dapur umum dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan melibatkan pilar-pilar sosial, salah satunya Karang Taruna. Hingga saat ini, pengelolaan dapur umum masih membutuhkan banyak tenaga untuk memproduksi ribuan makanan siap saji.

    “Jadi, kemarin itu ada permintaan kepada kami dari karang taruna di Jakarta untuk membantu dapur umum. Kami setuju kalau untuk membantu, tapi kalau mendirikan itu terlalu berat,” ujar Risma di Jakarta, Jumat, 16 Juli 2021.

    Merespons permintaan tersebut, Risma pun pada awal pekan depan akan menggelar pertemuan virtual dengan para pengurus karang taruna dari kota-kota besar untuk memberikan arahan terkait bantuan yang diperlukan untuk memperkuat dapur umum tersebut.

    “Silakan saja kalau untuk membantu dapur umum, karena namanya memasak itu berat loh. Tugas karang taruna juga akan ditambah dengan kegiatan membagikan masker dan vitamin bagi masyarakat,” ujar Risma.

    Pembagian masker dinilai penting sebab dengan pendekatan disiplin menggunakan masker, maka sekitar 80 persen akan ampuh mengurangi penyebaran pandemi Covid-19. Disertai pembagian vitamin, upaya penanganan pandemi bisa menjadi lebih baik.

    Hingga saat ini, sudah terdapat layanan dapur umum di tujuh kota, yaitu di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bogor, Solo, Denpasar, dan Yogyakarta. Pendirian dapur umum dilakukan sebagai upaya Kementerian Sosial mendukung kebijakan pemerintah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali hingga akhir Juli 2021.

    Layanan dapur umum di tujuh kota tersebut, mulai dari menyiapkan dan membagikan paket makanan siap saji dan telur rebus bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman), tenaga Kesehatan (nakes), pemulung, petugas penyekatan, serta kelompok marjinal.

    Selain itu, untuk pembagian paket makanan siap saji dan telur juga dibagikan kepada beberapa Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan rumah sakit. Mensos meminta pengelola dapur umum bergerak cepat untuk bisa menyediakan makanan siap saji agar masyarakat merasakan kehadiran negara.

    Selama ini, berbagai pihak telah terlibat dan berkolaborasi dalam pengelolaan dapur umum dari para pegawai balai-balai milik Kementerian Sosial, pilar-pilar sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana). (*)

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.