Besok, Sertifikat Vaksinasi Covid-19 dan PCR Digital Jadi Syarat Penerbangan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan sebelum berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali, Selasa, 29 Juni 2021. Perubahan aturan tersebut sesuai Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2021 yang berlaku sejak Senin, 29 Juni 2021 dengan masa transisi selama dua hari. Sosialisasi berlaku penuh mulai besok sampai dengan waktu yang akan ditetapkan kemudian. Foto: Johannes P. Christo

    Sejumlah penumpang melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan sebelum berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Bali, Selasa, 29 Juni 2021. Perubahan aturan tersebut sesuai Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2021 yang berlaku sejak Senin, 29 Juni 2021 dengan masa transisi selama dua hari. Sosialisasi berlaku penuh mulai besok sampai dengan waktu yang akan ditetapkan kemudian. Foto: Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan memberlakukan sertifikat vaksinasi Covid-19 dan hasil tes PCR digital untuk pelaku perjalanan dengan menggunakan transportasi udara. Hal ini untuk mencegah terjadinya pemalsuan sertifikat. Aturan ini akan diuji coba mulai besok, Senin, 5 Juli 2021 hingga 12 Juli 2021.

    "Kami akan coba tanggal 5 Juli sampai 12 Juli untuk penerbangan Jakarta-Bali dan Bali-Jakarta, bahwa sertifikat vaksinasi dan juga sertifikat PCR bisa dilakukan secara digital," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers daring, Ahad malam, 4 Juli 2021.

    Dengan integrasi layanan digital ini, kata Budi Gunadi, data penumpang terkait vaksinasi dan PCR akan terhubung dengan Angkasa Pura II. Dengan demikian, pelaku perjalanan cukup menggunakan QR Code.

    "Karena datanya kebetulan di Kementerian Kesehatan, data itu akan kami buka kemudian kami hubungkan dengan Angkasa Pura II, sehingga setiap yang check in di Angkasa Pura II bisa menunjukkan QR Code dari aplikasi PeduliLindungi atau dia bisa memasukkan NIK-nya," tuturnya.

    Budi berharap kebijakan sertifikat vaksinasi Covid-19 dan hasil tes PCR digital akan membuat pemeriksaan data penumpang menjadi lebih efisien dan aman dari pemalsuan. "Dengan demikian diharapkan prosesnya lebih efisien dan juga lebih cepat dan lebih aman. Terhindar dari pemalsuan," tuturnya.

    Baca juga: Mulai Besok, Penumpang Kereta Api Wajib Sertakan Sertifikat Vaksinasi Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.