Satgas: Indonesia Masuk Gelombang Kedua Pandemi Covid-19

Pasien Covid-19 antre memasuki bus untuk diantar ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet di Puskesmas Setiabudi, Jakarta, Selasa, 29 Juni 2021. Kasus positif Covid-19 bertambah 20.467 pada hari ini, Selasa (29/6). TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan pandemi Covid-19 di Indonesia telah memasuki gelombang kedua.

Koordinator Tim Pakar dan juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyebut puncak pertama kasus Covid-19 terjadi pada Januari 2021 dengan jumlah kasus mingguan mencapai 89.902 kasus. Sedangkan pada pekan ini angkanya jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 125.396 kasus.

Pekan lalu, Indonesia mencatatkan angka kasus positif harian yang sangat tinggi, bahkan mencetak rekor baru yaitu kasus harian tertinggi selama pandemi, bertambah 21.345 kasus dalam satu hari. “Hal ini menandakan second wave atau gelombang kedua kenaikan kasus Covid di Indonesia,” ujar Wiku lewat keterangan tertulis, Rabu, 20 Juni 2021.

Satgas mengatakan pada puncak gelombang pertama, kenaikan dari titik kasus terendah sebesar 283 persen dan memuncak dalam waktu 13 minggu. Sedangkan pada puncak kedua ini, kenaikan dari titik kasus terendah mencapai 381 persen atau hampir lima kali lipatnya dan mencapai puncak dalam waktu enam minggu.

Padahal, ujar Wiku, Indonesia sempat mengalami penurunan kasus sejak puncak pertama yaitu selama 15 minggu dengan total penurunan hingga 244 persen.

“Kenaikan yang mulai terjadi satu minggu setelah periode libur lebaran. Awalnya kenaikan terlihat normal dan tidak terlalu signifikan. Namun, memasuki minggu ke-4 pasca periode libur kenaikan meningkat tajam dan berlangsung selama tiga minggu hingga mencapai puncak kedua di minggu terakhir,” tutur Wiku.

Selain itu, kata Wiku, hal ini juga dapat disebabkan munculnya beberapa varian Covid-19 baru di Indonesia. Kondisi ini diperparah dengan mobilitas yang masih tinggi. "Kondisi-kondisi ini menyebabkan dampak periode libur terlihat hingga minggu ke-6 dan kemungkinan masih akan terlihat hingga minggu ke-8," tuturnya.

Jika dilihat lebih dalam pada tingkat provinsi, Satgas Covid-19 mencatat tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, disusul Jawa Timur, sama-sama berkontribusi besar pada kenaikan kasus baik pada puncak pertama maupun puncak kedua. Adapun Sulawesi Selatan yang turut  berkontribusi pada puncak pertama, tidak kembali berkontribusi di puncak kedua dan posisinya digantikan oleh Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wiku menyebut, segala upaya penanganan yang dilakukan oleh pemerintah tidak akan efektif bila masyarakat abai dan lengah menjaga dirinya dari potensi tertular dan menularkan orang lain.

“Masyarakat, terutama di ketiga Provinsi ini harus berkontribusi dalam menekan lonjakan kasus covid-19. Upaya penanganan adalah upaya kolektif. Untuk itu, inisiatif masyarakat dalam menekan dan mengendalikan kasus menjadi sangat penting,” tutur Wiku soal gelombang kedua pandemi Covid-19.

Baca juga: Pandu Riono Minta Jokowi Tinggalkan Konsep Gas dan Rem Tangani Pandemi






Lockdown Ketat di Cina, Apindo: Agak Miris

1 jam lalu

Lockdown Ketat di Cina, Apindo: Agak Miris

Apindo khawatir lockdown dapat berpengaruh signifikan terhadap transaksi kerja sama dengan Cina yang nilainya diperkirakan mencapai US$ 135 miliar.


Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Tito: Setiap Minggu Dibahas dan Dievaluasi

1 jam lalu

Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Tito: Setiap Minggu Dibahas dan Dievaluasi

Jokowi mengklaim upaya pemerintah mengendalikan inflasi di Tanah Air sudah detail dan cukup berhasil.


Hadapi Ancaman Krisis Global, Gubernur BI: Hidup adalah Ketidakpastian

2 jam lalu

Hadapi Ancaman Krisis Global, Gubernur BI: Hidup adalah Ketidakpastian

BI membeberkan tiga langkah yang akan diambil Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pada masa mendatang.


PBSI Gelar Kejurnas Bulu Tangkis Usai Absen 2 Tahun, Ada Total Hadiah Rp 1,1 Miliar

4 hari lalu

PBSI Gelar Kejurnas Bulu Tangkis Usai Absen 2 Tahun, Ada Total Hadiah Rp 1,1 Miliar

PBSI menyatakan Kejurnas bulu tangkis untuk menjaring bakat-bakat baru yang akan mengisi Pelatnas Cipayung.


Pandemi dan Perang Ukraina Sebabkan Negara-negara Afrika Dilanda Krisis Pangan

4 hari lalu

Pandemi dan Perang Ukraina Sebabkan Negara-negara Afrika Dilanda Krisis Pangan

Negara-negara Afrika yang menghadapi krisis pangan, membutuhkan dukungan likuiditas. Dalam beberapa kasus ada negara yang membutuhkan keringanan utang


Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

4 hari lalu

Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

Sri Mulyani menyatakan Indonesia dapat menangani pandemi sekaligus mengelola dampak sangat baik dibandingkan banyak negara-negara lain di dunia.


Australia Kembalikan Denda yang Dijatuhkan pada Pelanggar Protokol Covid

6 hari lalu

Australia Kembalikan Denda yang Dijatuhkan pada Pelanggar Protokol Covid

Pemerintah New South Wales, Australia, akan mengembalikan puluhan ribu denda terkait pandemi Covid-19, karena tidak sah secara hukum


Bersiap Libur Akhir Tahun? Jangan Lupa Vaksin Booster dan Protokol Kesehatan

9 hari lalu

Bersiap Libur Akhir Tahun? Jangan Lupa Vaksin Booster dan Protokol Kesehatan

Pemerintah telah memperkirakan potensi mobilitas masyarakat menjelang libur akhir tahun akan mencapai 22,4 persen dari total populasi nasional.


Kasus COVID-19 Harian China Mencapai Rekor Tertinggi sejak Pandemi Dimulai

11 hari lalu

Kasus COVID-19 Harian China Mencapai Rekor Tertinggi sejak Pandemi Dimulai

Kasus COVID-19 harian China telah naik ke level tertinggi sejak pandemi dimulai. Negara itu mencatat 31.454 kasus domestik, 27.517 tanpa gejala Rabu


Pulih dari Pandemi Covid-19, Sri Mulyani Ingatkan Risiko Baru yang Bikin Inflasi RI Tinggi

11 hari lalu

Pulih dari Pandemi Covid-19, Sri Mulyani Ingatkan Risiko Baru yang Bikin Inflasi RI Tinggi

Sri Mulyani menyebut tahun 2023 akan menjadi salah satu masa pemulihan pasca pandemi yang paling menantang secara global.