APEKSI Bakal Kawal Dana Kelurahan Dihadapan Presiden

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jajaran pengurus APEKSI ketika melakukan foto bersama. (Foto : Prokopim).

    Jajaran pengurus APEKSI ketika melakukan foto bersama. (Foto : Prokopim).

    SMART CITY –APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia)  akan meminta Pemerintah Pusat mengalokasikan kembali dana kelurahan, yang tahun ini dihentikan. Ini adalah salah satu rekomendasi yang dihasilkan pada rapat perdana Dewan Pengurus Pusat APEKSI di Kota Gorotalo. Rekomendasi itu akan disampaikan jajaran Dewan Pengurus Pusat APEKSI, kepada Presiden RI Joko Widodo.

    Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APEKSI, Bidang Pemerintahan dan Otonomi, Marten Taha, yang juga Wali Kota Gorontalo menjelaskan, kota-kota di Tanah Air termasuk Kota Gorontalo sempat merasakan dampak dari dana kelurahan tersebut.

    Kelurahan di Kota Gorontalo yang sebelumnya kumuh dan tidak tertata, kini menjadi asri. Begitu juga gang-gang yang sempit, sekarang bisa dilalui kendaraan. Dana kelurahan  turut dirasakan oleh para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) . Mereka mendapatkan pelatihan peningkatan keterampilan untuk mengembangkan usahanya.

    “Artinya, dana kelurahan ini digunakan sebaik mungkin oleh seluruh Pemerintah Kota di Indonesia. APEKSI sangat terpanggil untuk menyuarakan dana kelurahan di hadapan Presiden RI Joko Widodo," ujar  Wali Kota Gorontalo, Sabtu  6 Maret 2021).

    Forum APEKSI juga membahas dana penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI masih tumpang tindih. Padahal, daerah sudah melakukan pendataan secara terpadu by name, by address, by phone bahkan meminta nomor Kertu Keluarga calon penerima bantuan.

    APEKSI juga meminta Pemerintah Pusat memberikan perhatian untuk pemulihan ekonomi paska pandemi karena banyak kota  di Indonesia memiliki berbagai potensi seperti pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, jasa, pendidikan, dan lain sebagainya.

    Untuk pelaksanaan Pilkada serentak,APEKSI meminta kepada Pemerintah Pusat agar lebih masif melaksanakan sosialisasi dan edukasi  kepada masyarakat. Selain itu pula, penguatan SDM (Sumber Daya Manusia) dan fasilitas penunjang  seperiti IT di setiap KPU daerah.

    Rapat APEKSI dihadiri 13 wali kota yang merupakan Dewan Pengurus dan Ketua Komisariat Wilayah APEKSI yakni Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat APEKSI dan Walikota Bogor Bima Arya, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil, dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

    Kemudian Wali Kota Lubuk Linggau SN Prana Putra Sohe, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, Waliko Kota Tarakan Khairul, dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy. Sedangkan Wali Kota Pekanbaru Firdaus dan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono hadir secara daring.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.