Terpopuler Nasional: Kisah Artidjo Alkostar Jadi Momok Koruptor dan KLB Demokrat

Reporter

Angggota Dewan Pengawas KPK Artidjo Alkostar tutup usia pada Ahad, 28 Februari 2021. Semasa hidup, bekas hakim agung itu dikenal sebagai hakim yang garang. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Dua berita menjadi perhatian masyarakat sepanjang awal pekan, Senin, 1 Maret 2021. Berita pertama membahas tentang kisah almarhum Artidjo Alkostar menjadi momok tersendiri bagi para koruptor. Ia kerap menjatuhkan vonis yang lebih tinggi dari pengadilan tingkat pertama.

Adapun berita kedua membahas berkaitan dengan rencana lokasi kongres luar biasa Partai Demokrat yang berusaha untuk menggantikan Ketua Umum saat ini Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY akan digelar di Bali. Berikut ini dua berita terpopuler kanal nasional Tempo.

1. Artidjo Alkostar Pernah Jelaskan Alasan Kenapa Sulit Hukum Mati Koruptor

Nama Artidjo Alkostar menjadi momok tersendiri bagi para koruptor. Ia kerap menjatuhkan vonis yang lebih tinggi dari pengadilan tingkat pertama. Dalam salah satu wawancara dengan Tempo pada 2013, Artidjo mengungkapkan keinginannya menghukum berat koruptor, hingga hukuman mati.

Sayangnya, kata dia, konstruksi hukum di pasal korupsi sering tidak pas. "Pasal ini dikaitkan lain dengan faktor lain di luar hukum. Misalnya bencana alam dan seorang koruptor mengulangi perbuatannya. Itu kan jarang. Dengan demikian, tidak akan tercapai hukuman mati itu, karena konstruksi hukumnya salah," katanya dalam wawancara dengan tim Majalah Tempo pada Desember 2013.

Dia mencontohkan konstruksi hukum di Cina. Di Negara Tirai Bambu tersebut, kata Artidjo, konstruksi dan batasan hukumnya jelas. Misalnya, hukuman mati bagi orang yang korupsi Rp50 miliar. "Kalau konstruksinya jelas, hukuman mati bisa dicapai," ujarnya.

Mantan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta ini menyarankan agar konstruksi hukum terkait korupsi diamandemen. Namun, Artidjo ragu anggota legislatif mau mengamandemen. "Berani atau tidak kita mengamandemen? Pembuat undang-undang saja takut suatu saat kena, malah maunya mengamankan dirinya sendiri," ujar Artidjo.

Artidjo Alkostar tutup usia pada Ahad, 28 Februari 2021. "Jenazah akan disemayamkan dahulu di Auditorium Abdulkahar Muzakkir Universitas Islam Indonesia Yogya kemudian dimakamkan di Makam Keluarga Besar Universitas Islam Indonesia," ujar Kepala Bidang Humas UII, Ratna Permata Sari.

2. KLB Demokrat untuk Kudeta AHY akan Digelar di Bali

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengaku sudah mendapat informasi ihwal rencana lokasi kongres luar biasa atau KLB Partai Demokrat yang digagas oleh sejumlah pendiri dan senior partai.

Menurut Herzaky, menurut informasi, kongres akan digelar di Bali. "Kalau katanya di Bali, sudah ada pernyataan teman-teman di Bali," kata Herzaky ketika dihubungi, Senin, 1 Maret 2021, sembari mengirimkan pesan terusan pernyataan dari DPD dan DPC Demokrat di Bali.

Baca: Serukan KLB, Jhoni Allen: Demokrat Sudah Dicap Partai Dinasti

Pesan terusan itu mengatasnamakan Ketua DPD Demokrat Bali I Made Mudarta, Ketua DPC Kabupaten Badung I Made Sunarta, Ketua DPC Kota Denpasar Ketut Asmara Putra, Plt Ketua DPC Kabupaten Tabanan I Nengah Pringgo, Ketua DPC Kabupaten Jembrana I Wayan Wardana.

Kemudian Ketua DPC Kabupaten Buleleng Luh Gede Herryani, Ketua DPC Kabupaten Bangli I Komang Carles, Ketua DPC Kabupaten Karangasem I Gede Sumantara, Ketua DPC Kabupaten Klungkung Gde Artison Andrawata, dan Ketua DPC Demokrat Kabupaten Gianyar Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati.

"Sehubungan dengan diembuskannya isu bahwa KLB ilegal Partai akan digelar di Bali, kami kader Demokrat se-Bali menyatakan, satu, bahwa kegiatan KLB tersebut kami pastikan ilegal. Dua, menolak dengan tegas digelarnya KLB ilegal tersebut di Bali," demikian tertulis dalam pesan tersebut.

Pengurus Demokrat di Bali pun meminta pemerintah daerah, kepolisian, serta pihak berwenang lainnya untuk tak memberikan izin kegiatan KLB tersebut. Menurut mereka, KLB itu dipastikan tak akan memenuhi unsur kepemilikan suara sah dan syarat KLB yang diatur dalam AD/ART Demokrat hasil kongres V tanggal 15 Maret 2020, yang telah disahkan Kementerian Hukum dan HAM tanggal 18 Mei 2020.

"Bila dipaksakan, maka kami tidak akan tinggal diam dan izinkan kami untuk bergerak meneggakkan swadharma kami kepada Partai Demokrat," begitu bunyi pesan itu.

Tempo menghubungi salah satu penggagas KLB Partai Demokrat, Darmizal, untuk mengonfirmasi rencana lokasi KLB di Bali, tetapi belum direspons. Namun sebelumnya, Darmizal memang menyatakan kongres luar biasa akan digelar dalam waktu dekat. Darmizal mengatakan, pemecatan yang baru-baru ini dilakukan partai terhadap tujuh kader semakin memantik niat KLB tersebut.

Tema soal Artidjo Alkostar dan Demokrat menjadi salah satu hal yang banyak dibaca di awal pekan ini






NasDem Sebut Demokrat Tak Ngotot Sodorkan AHY Jadi Cawapres Anies

1 jam lalu

NasDem Sebut Demokrat Tak Ngotot Sodorkan AHY Jadi Cawapres Anies

Sugeng Suparwoto mengatakan Demokrat tidak ngotot mengajukan AHY jadi cawapres Anies dan sepakat penentu di tangan eks Gubernu DKI itu


Demokrat DKI: Kami akan Menangkan Anies Baswedan Jadi Presiden 2024

13 jam lalu

Demokrat DKI: Kami akan Menangkan Anies Baswedan Jadi Presiden 2024

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono meyebut akan memenangkan Anies Baswedan menjadi presiden 2024.


NasDem Sebut Piagam Deklarasi Koalisi Perubahan Sudah Tuntas: Tinggal Cari Momentum

14 jam lalu

NasDem Sebut Piagam Deklarasi Koalisi Perubahan Sudah Tuntas: Tinggal Cari Momentum

NasDem menyatakan deklarasi pembentukan Koalisi Perubahan tinggal menunggu momentum.


Anies Baswedan Temui AHY, Demokrat DKI akan Memperkuat Chemistry dengan PKS-NasDem

15 jam lalu

Anies Baswedan Temui AHY, Demokrat DKI akan Memperkuat Chemistry dengan PKS-NasDem

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono hadir di kantor DPP Partai Demokrat dan menyambut baik pertemuan Bakal Calon Presiden 2024, Anies Baswedan bersama tim kecil koalisi perubahan.


PDIP Tetap Usulkan Sistem Proporsional Tertutup, Hasto: Berpolitik Kadang Melawan Arus

17 jam lalu

PDIP Tetap Usulkan Sistem Proporsional Tertutup, Hasto: Berpolitik Kadang Melawan Arus

PDIP menilai sistem proporsional terbuka menyebabkan anggota dewan dipilih hanya karena popularisme dan nepotisme.


Republik Gusur Satu-satunya Perempuan Muslim dari Komite Elit DPR AS

18 jam lalu

Republik Gusur Satu-satunya Perempuan Muslim dari Komite Elit DPR AS

Partai Republik menyingkirkan satu-satunya anggota Kongres kelahiran Afrika dan satu-satunya perempuan Muslim di DPR AS, Ilhan Omar, dari komite elit


Koalisi Perubahan dan Anies Baswedan Kumpul di DPP Demokrat, Ini Materi yang Dibahas

22 jam lalu

Koalisi Perubahan dan Anies Baswedan Kumpul di DPP Demokrat, Ini Materi yang Dibahas

Koalisi Perubahan yang diisi oleh NasDem, Demokrat, dan PKS bersama Anies Baswedan berkumpul di DPP Demokrat. Apa saja yang menjadi topik pembahasan?


Top Nasional: Surya Paloh Bicara Peluang NasDem Gabung ke KIB, Anies Sambangi AHY

1 hari lalu

Top Nasional: Surya Paloh Bicara Peluang NasDem Gabung ke KIB, Anies Sambangi AHY

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan membuka peluang kemungkinan partainya gabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).


Anies Baswedan Sambangi Partai Demokrat, AHY: 3 Partai Solid

1 hari lalu

Anies Baswedan Sambangi Partai Demokrat, AHY: 3 Partai Solid

AHY mengatakan persamuhan bersama Anies Baswedan dan tim berjalan baik serta menunjukkan bahwa Koalisi Perubahan solid.


Anies Baswedan dan TIm Kecil Koalisi Perubahan Bertemu di DPP Partai Demokrat, Tegaskan Mereka Solid

1 hari lalu

Anies Baswedan dan TIm Kecil Koalisi Perubahan Bertemu di DPP Partai Demokrat, Tegaskan Mereka Solid

Pertemuan tim kecil Koalisi Perubahan plus Anies Baswedan di kantor DPP Partai Demokrat menepis rumor bahwa mereka retak.