Darmizal Akui Siapkan Bali Jadi Tempat KLB Demokrat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Yus Sudarso, Mantan Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat Ahmad Yahya, Mantan Wasekjen Partai Demokrat Muhammad Darmizal dan Mantan Wasekjen Partai Demokrat Tri yulianto saat konferensi pers di Mall Billagio, Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021. Dalam konferensi tersebut sejumlah tokoh pendiri dan senior Partai Demokrat menyampaikan tanggapan serta keluhan terhadap pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) perihal adanya pihak yang akan mengambil alih kepemimpinan di Partai Demokrat. TEMPO/Muhammad Hidayat

    (ki-ka) Yus Sudarso, Mantan Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat Ahmad Yahya, Mantan Wasekjen Partai Demokrat Muhammad Darmizal dan Mantan Wasekjen Partai Demokrat Tri yulianto saat konferensi pers di Mall Billagio, Jakarta, Selasa, 2 Februari 2021. Dalam konferensi tersebut sejumlah tokoh pendiri dan senior Partai Demokrat menyampaikan tanggapan serta keluhan terhadap pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) perihal adanya pihak yang akan mengambil alih kepemimpinan di Partai Demokrat. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, Darmizal, mengakui kongres luar biasa Partai Demokrat rencananya akan digelar di Bali. Namun ia menyebut ada lokasi lain yang juga dipersiapkan menjadi lokasi kongres.

    "Salah satu tempat yang sedang dipersiapkan adalah Bali," kata Darmizal ketika dihubungi, Senin, 1 Maret 2021.

    Darmizal mengatakan, saat ini panitia sedang bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan kongres luar biasa tersebut. Ia mengatakan KLB ini bakal menjadi seperti KLB pada 2013 yang menetapkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi ketua umum menggantikan Anas Urbaningrum.

    Menurut Darmizal, KLB akan menjadi pembelajaran terbaik bagi seluruh kader dalam berorganisasi, bersidang, dan melaksanakan kongres dengan baik dan benar.

    "Supaya semua kader nantinya benar-benar terampil dan profesional dalam berpolitik sesuai platform perjuangan Partai Demokrat," kata Darmizal, yang juga Ketua Relawan Jokowi ini.

    Darmizal mengatakan kubunya sudah mengantongi dukungan dari mayoritas pemilik hak suara dan hak bicara untuk menggelar KLB. Ia meyakini 96 persen dari pemilik hak ini akan bergabung menjadi peserta di KLB.

    Menurut Darmizal, saat ini terbangun kesepahaman dan chemistry yang sangat kuat antara pendiri, para senior, dan kader aktif Demokrat di DPC dan DPD. "Semua bersepakat untuk keluar dan menghentikan Partai Demokrat dari cengkeraman dinasti dan oligarki Cikeas yang merugikan dan penuh kemunafikan," kata Darmizal.

    Ketua DPD Partai Demokrat Bali I Made Mudarta sebelumnya mengaku mendapat informasi ihwal rencana KLB digelar di Bali. Made pun mengatakan pengurus Demokrat di Bali menolak dan menyatakan agenda KLB itu ilegal.

    Made juga meminta pemerintah daerah, kepolisian, serta pihak berwenang lainnya untuk tak memberikan izin KLB. Menurut mereka, KLB itu dipastikan tak akan memenuhi unsur kepemilikan suara sah dan syarat KLB yang diatur dalam AD/ART Demokrat hasil kongres V tanggal 15 Maret 2020, yang telah disahkan Kementerian Hukum dan HAM tanggal 18 Mei 2020.

    "Bila dipaksakan, maka kami tidak akan tinggal diam dan izinkan kami untuk bergerak menegakkan swadharma kami kepada Partai Demokrat," kata Made dalam keterangannya.

    Baca juga: Demokrat Sebut Rencana KLB Hanya Ilusi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.