Mantan Jubir KPK Febri Diansyah Pertanyakan Vaksin untuk Tahanan Kasus Korupsi

Reporter

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, berpose di depan awak media seusai memberikan keterangan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 26 Desember 2019. Setelah mundur, Febri akan kembali menjalankan tugasnya sebagai Kepala Biro Humas KPK. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, JakartaMantan Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah mempertanyakan tahanan kasus korupsi yang mendapat vaksinasi lebih awal, sedang dalam peraturannya tahanan KPK tidak termasuk dalam kelompok prioritas.

Pertanyaan Febri Diansyah itu dilayangkan melalui cuitan di akun Twitternya @febridiansyah pada Kamis 25 Februari 2021. ia  membagikan utasan yang dibuat oleh Riana Ibrahim @rianibrahim tentang masalah tersebut. “Hmm.. utas menarik...Bagaimana mungkin para tahanan kasus korupsi di KPK udah divaksin Covid-19 duluan, gimana aturannya dll..” tulis Febri Diansyah.

Dalam utasan yang dibagikan Febri Diansyah itu, Riana Ibrahim menyebutkan aturan yang telah diputuskan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 Tahap 1 dari Januari-April 2021. Dalam peraturan Nomor HK.02.02/4/1/2021 itu disebutkan bahwa sasaran utama vaksinasi tahap awal yaitu tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Baca: MAKI Serahkan Identitas King Maker di Kasus Djoko Tjandra ke KPK

Tahap 2 dari Januari-April 2021, sasaran utamanya petugas pelayanan publik yaitu TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sasaran lainnya Kelompok usia lanjut (≥ 60 tahun).

Riani Ibrahim menyebutkan, jika salah satu alasan mengapa tahanan KPK ini mendapat vaksin lebih awal karena berdesakan, menurutnya itu tidak masuk akal. Ia melampirkan foto salah satu penampakan sel di rutan KPK, di dalam ruang bui itu terdapat beberapa tempat tidur yang diberi jarak dan  tidak berdesakan. Riani Ibrahim pun membandingkan dengan lapas lain, yang menurutnya lebih layak dikatakan berdesakan. Pasalnya potret Lapas Sialang Bungkuk di Pekanbaru yang dibagikannya itu memang terlihat melebihi kapasitas jika dibandingkan dengan sel di rutan KPK.

“Nah yang ini baru berdesakan. Ini lapas sialangbungkuk, pekanbaru yang terbukti kelebihan kapasitas. Satu sel bisa 30 orang atau lebih saat itu. Banyak lapas lain juga over kapasitas. Hal ini juga selalu disebutkan oleh Ditjen Pemasyarakatan yg mengelola,” tulis Riani Ibrahim.

Riani Ibrahim menyatakan, meskipun WHO, Organisasi Kesehatan Dunia menyebutkan populasi di fasilitas penahanan juga termasuk ke dalam prioritas pertama untuk vaksin dan Dirjen Pemasyarakatan juga sudah menerbitkan SK untuk itu, tapi fokus peraturan tersebut yaitu pemberian vaksin pada petugas di jajaran Pemasyarakatan dan Warga Binaan Pemasyarakatan, dan rencana implementasi dari SK Dirjen Pemasyarakatan ini juga belum jelas kapan akan dilaksanakan. “Ujug-ujug ini tahanan KPK divaksin. Jadi kenapaaa yang ngegarong uang negara malah duluan sik?” tulis akun @rianibrahim itu.

Pertanyaan Febri Diansyah tadi, setelah Kementerian Kesehatan, KPK pada 18 – 23 Februari 2021 lalu telah melakukan vaksinasi bagi pegawai dan pihak eksternal yang berada di lembaga anti rasuah tersebut, termasuk 39 dari 61 tahanan kasus korupsi di KPK salah satunya kepada Juliari Batubara, eks menteri sosial yang terbelit kasus korupsi bansos. Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, pihaknya berkewajiban untuk menjaga keselamatan jiwa setiap orang, termasuk tahanan.






Twitter Hapus Tombol Direct Message di Platform Android dan Iphone, Ada Apa?

7 jam lalu

Twitter Hapus Tombol Direct Message di Platform Android dan Iphone, Ada Apa?

Keputusan ini sangat mengejutkan banyak pengguna Twitter dan memicu banyak spekulasi mengenai alasan di balik tindakan tersebut.


Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

1 hari lalu

Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

Samanhudi Anwar menjadi tersangka dan ditahan Polda Jatim. Moncer di politik, kejeblos suap ijon proyek gedung SLTP di Blitar.


Semakin Terang, Akan Seperti Apa Coca-Cola Phone Nanti

1 hari lalu

Semakin Terang, Akan Seperti Apa Coca-Cola Phone Nanti

Kita telah mendengar tentang bakal ponsel dari Coca-Cola beberapa hari terakhir dan spekulasinya dengan Realme.


Polres Tangsel Bantah Minta Rp2 Juta ke Korban Kecelakaan di Polsek Pamulang

2 hari lalu

Polres Tangsel Bantah Minta Rp2 Juta ke Korban Kecelakaan di Polsek Pamulang

Viral postingan di media sosial polisi meminta uang Rp 2 juta kepada pemilik mobil yang terlibat kecelakaan di Pamulang.


Pedagang Burung Korban Salah Blokir BCA atas Permintaan KPK, Siapa Ilham Wahyudi Ini?

2 hari lalu

Pedagang Burung Korban Salah Blokir BCA atas Permintaan KPK, Siapa Ilham Wahyudi Ini?

Ilham Wahyudi pedagang burung rekeningnya diblokir BCA atas permintaan KPK. Salah blokir, maksudnya Ilham Wahyudi lain.


Holland Bakery Diserbu Pembeli: Diskon 45 Persen dan Trending di Twitter

2 hari lalu

Holland Bakery Diserbu Pembeli: Diskon 45 Persen dan Trending di Twitter

Holland Bakery diserbu pembeli, karena promo diskon 45 persen. Bermula dari instagram sampai trending di Twitter.


Holland Bakery Jadi Trending Topic di Twitter karena Diserbu Warga yang Berburu Diskon 45 Persen

2 hari lalu

Holland Bakery Jadi Trending Topic di Twitter karena Diserbu Warga yang Berburu Diskon 45 Persen

Holland Bakery diserbu warga karena memberikan promo 45 persen untuk semua item pada hari ulang tahunnya yang ke-45 hari ini.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Cuaca Buruk Tunda Penerbangan di Manado, Vaksin

2 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Cuaca Buruk Tunda Penerbangan di Manado, Vaksin

Topik tentang penerbangan di Bandara Manado tertunda akibat hujan dan angin kencang menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Vaksin Campak dan Covid-19 Bisa Diberikan Bersamaan, Cek Syaratnya

2 hari lalu

Vaksin Campak dan Covid-19 Bisa Diberikan Bersamaan, Cek Syaratnya

Pakar kesehatan membolehkan vaksin campak diberikan bersama vaksin COVID-19, termasuk booster kedua. Ini yang perlu diperhatikan.


KPK Ingatkan Nilai Manfaat Dana Haji Bisa Habis Jika Persentase Subsidi Tak Diubah

2 hari lalu

KPK Ingatkan Nilai Manfaat Dana Haji Bisa Habis Jika Persentase Subsidi Tak Diubah

KPK khawatir jemaah tunggu bakal tidak bisa menikmati subsidi dari nilai manfaatnya karena sudah habis terpakai jemaah kloter sebelumnya.