Kompolnas Sudah Serahkan Nama Calon Kapolri Kepada Presiden Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis memimpin upacara serah terima jabatan di Aula Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat, 20 November 2020. Foto: Istimewa

    Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis memimpin upacara serah terima jabatan di Aula Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat, 20 November 2020. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah menyerahkan nama-nama calon Kapolri pengganti Idham Azis kepada Presiden Joko Widodo pada Kamis kemarin, 7 Januari 2021.

    Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto mengatakan surat itu disampaikan langsung oleh Ketua Kompolnas sekaligus Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md.

    "Nama sudah diserahkan kemarin, jadi sekarang sudah di tangan Presiden. Tinggal Presiden memilih," kata Wahyu kepada Tempo, Jumat, 8 Januari 2021.

    Wahyu mengatakan surat itu bersifat rahasia hingga ia tak dapat merinci siapa saja nama-nama calon yang diusulkan kepada Jokowi. Hanya saja, dia memastikan Kompolnas mengusulkan lebih dari satu nama kandidat pengganti Idham Azis.

    ADVERTISEMENT

    Wahyu memperkirakan Presiden akan mengirimkan nama ke Dewan Perwakilan Rakyat pada hari ini. Mengingat, DPR akan memasuki masa sidang pada Senin, 11 Januari mendatang.

    "Siapa yang dipilih, apakah yang dikirim satu, dua, atau tiga nama itu hak Presiden. Walaupun selama ini selalu yang dikirim hanya satu nama," kata Wahyu.

    Wahyu mengatakan Kompolnas telah menjalankan tugasnya menyaring nama-nama calon Kapolri untuk diajukan kepada Presiden Jokowi.

    Dia menjelaskan, proses penyaringan itu di antaranya dilakukan dengan menggelar forum group discussion (FGD) dengan sejumlah kalangan. Yakni para polisi aktif dari internal Kepolisian, tokoh masyarakat, perwakilan media, hingga akademisi, serta purnawirawan Polri yang diwakili para mantan Kapolri dan Wakapolri.

    Proses penyaringan dimulai sejak awal Desember 2020, adapun rapat finalisasinya berlangsung pada pekan ini. "Secara normatif Kompolnas memberi pertimbangan, tapi kan Presiden juga punya sumber lain walaupun tidak formal, entah dari siapa kan beliau juga punya masukan dari tempat lain," ujar Wahyu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.