Polri Selidiki Modus Kotak Amal Jamaah Islamiyah di Kelompok Teroris Lain

Reporter

Editor

Amirullah

Polisi membawa sejumlah tas yang diduga milik pelaku saat melakukan pengejaran terhadap terduga teroris di Kelurahan Mamboro, Palu Utara, Sulawesi Tengah, Sabtu, 7 November 2020. Aparat gabungan yang terdiri dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, Brimob Polri dan TNI melakukan pengejaran terhadap seorang pria yang diduga merupakan anggota kelompok teroris yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Poso serta bersembunyi di sekitar wilayah tersebut dan hingga pukul 17.30 WITA petugas masih melakukan pengejaran. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

TEMPO.CO, Jakarta - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri masih menyelidiki modus kotak amal yang digunakan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) sebagai salah satu sumber dana operasional.

"Densus 88 akan kolaborasi dengan penyidik, akan melihat artinya bahwa yang ditemukan, barang bukti yang ada di sana nanti akan kami kembangkan seperti apa sih modus-modus yang dilakukan," ucap Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono saat dikonfirmasi pada Ahad, 13 Desember 2020.

Selain itu, Densus 88 juga tengah mendalami apakah ada jaringan kelompok teroris lain yang menggunakan modus yang sama. Sebab, modus penyalahgunaan kotak amal menjadi bahan evaluasi kepolisian dalam menyelidiki aksi terorisme di Indonesia.

"Nanti akan bisa dipelajari oleh Densus 88, modus seperti ini ada jaringan siapa dan sebagainya. Penyidik Densus juga akan mengevaluasi dari kejadian yang ada," kata Argo.

Sebelumnya, kepolisian menyatakan kelompok JI menggunakan uang yang berada di dalam kotak amal di berbagai minimarket sebagai salah satu sumber dana.

Hal itu diungkap kepolisian usai melakukan pemeriksaan mendalam terhadap 24 anggota JI yang diringkus selama periode Oktober-November 2020.

“Penyalahgunaan fungsi dana kotak amal yang kami temukan terletak di minimarket yang ada di beberapa wilayah di Indonesia,” ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono pada 1 Desember 2020.

Awi mengatakan, dana diperuntukkan untuk menerbangkan para teroris ke Suriah dalam rangka pelatihan militer dan taktik teror. Selain itu, digunakan juga untuk membeli senjata dan bahan peledak yang akan digunakan untuk melakukan aksi amaliyah atau jihad. “Kemudian untuk menggaji para pemimpin markaziyah JI," kata Awi.






Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

5 hari lalu

Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

Densus 88 menyebut terduga teroris yang ditangkap di Sleman direkrut oleh teman satu selnya di LP Nusakambangan.


Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

6 hari lalu

Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

Tersangka teroris simpatisan ISIS di Sleman yang ditangkap Densus 88 disebut memiliki dua bom rakitan siap pakai.


Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

6 hari lalu

Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

Densus 88 menangkap satu orang tersangka terorisme yang diduga jaringan ISIS di Daerah Istimewa Yogyakarta


2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

7 hari lalu

2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

Sebanyak 2 tersangka teroris Negara Islam Indonesia adalah simpatisan Rizieq Shihab & profil 9 korban Wowon Serial Killer jadi Top 3 Metro


Terduga Teroris Ditangkap di Tangsel, Ayah: Saya Bersyukur Belum Merugikan Orang

7 hari lalu

Terduga Teroris Ditangkap di Tangsel, Ayah: Saya Bersyukur Belum Merugikan Orang

Nurdji ayah dari terduga teroris SN merasa bersyukur sang anak dibekuk tim Densus 88 Anti Teror Polri. Belum menimbulkan korban jiwa atau kerusakan.


Ayah Terduga Teroris di Tangsel Sebut Densus 88 Sita HP Hingga Buku-buku Anaknya

7 hari lalu

Ayah Terduga Teroris di Tangsel Sebut Densus 88 Sita HP Hingga Buku-buku Anaknya

Ayah terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Tangsel sempat menawarkan petugas untuk memeriksa laptop miliknya.


Ayah Terduga Teroris Kota Tangerang Selatan Akui Anaknya Jarang Berbaur

8 hari lalu

Ayah Terduga Teroris Kota Tangerang Selatan Akui Anaknya Jarang Berbaur

Nurdji 70 tahun, ayah dari terduga teroris yang ditangkap di Kota Tangerang Selatan mengakui sang anak memang jarang berbaur di lingkungan tempatnya tinggal.


Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

8 hari lalu

Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri memeriksa rumah warga di RW03 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial AS (26), terduga teroris.


Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

8 hari lalu

Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

SN, seorang terduga teroris dibekuk di Pondok Aren. Ia berhenti bekerja & menjadi simpatisan Riziq Syihab.


Terduga Teroris yang Ditangkap di Tangsel Jadi Ojol, Sudah Lama Jadi Incaran Polisi

8 hari lalu

Terduga Teroris yang Ditangkap di Tangsel Jadi Ojol, Sudah Lama Jadi Incaran Polisi

Terduga teroris yang ditangkap di Pondok Aren sehari-hari jadi ojol. Masuk DPO, dan sudah lama menjadi pantauan polisi.