Polri Sebut Akan Profesional di Kasus Kematian Adik Ipar Edo Kondologit

Reporter

Edo Kondologit. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Sorong Kota mengklaim telah melakukan pertemuan dengan keluarga Edo Kondologit untuk membahas kasus kematian sang adik ipar, George Karel Rumbino alias Riko. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan pertemuan tersebut juga dihadiri ibu dari GKR. Dari pertemuan tersebut, keluarga Edo Kondologit mempercayakan proses penyelidikan penyebab kematian adik iparnya ke kepolisian.

“Pihak keluarga almarhum menyerahkan dan mempercayakan penyelesaian masalah ini kepada pihak kepolisian yang sudah melakukan investigasi,” ucap Argo melalui keterangan tertulis pada Kamis, 3 September 2020.

Argo menjanjikan kepolisian akan mendalami kasus secara profesional dan objektif. Selain itu, Kepala Kepolisian Papua Barat Inspektur Jenderal Tornagogo Sihombing telah membentuk tim untuk menginvestigasi insiden tersebut. “Pihak kepolisian mengucapkan terima kasih kepada pihak keluarga yang telah mempercayakan penyelesaian permasalahan kepada tim," kata Argo.

Penyanyi Edo Kondologit sebelumnya menyatakan akan menempuh jalur hukum atas meninggalnya Riko saat ditahan di Mapolres Sorong Kota, Papua Barat. Ia menilai ada keanehan mengenai penyebab tewasnya Riko. Ia menyebut ada bekas luka tembakan serta bekas tanda kekerasan pada beberapa bagian tubuh saudaranya itu.

"Mereka beralasan melarikan diri. Itu melarikan diri bagaimana? Itu dia masih dalam tahanan Polres kok. Mereka seharusnya enggak bisa bertindak seenaknya seperti itu," kata Edo.

Kepolisian Resor Sorong sebelumnya menyatakan bahwa Riko tewas saat upaya melarikan diri. Riko terlibat kasus tindakan kekerasan disertai pemerkosaan.

Saat penyidik ingin melakukan pengembangan terhadap tindakan Riko untuk mencari tali yang digunakan menjerat korban, tersangka Riko mencoba melarikan diri. Namun, tersangka menabrak pintu kaca sehingga mengakibatkan luka pada kaki dan kepala tersangka.

Percobaan melarikan diri juga dilakukan saat tersangka hendak dibawa tim penyidik menggunakan mobil menuju ke Pelabuhan Halte Doom. Di perjalanan, tepatnya sebelum Masjid Al Jihad, tersangka yang berada di kursi belakang mobil mencoba mengambil senjata api salah satu anggota tim. Polisi kemudian menembak Riko.

Riko sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Ia juga sempat dikembalikan ke tahanan. Kemudian polisi menyebut Riko mendapat kekerasan dari tahanan lain.

ANDITA RAHMA






Rusia dan Ukraina Melakukan Pertukaran Tahanan

4 hari lalu

Rusia dan Ukraina Melakukan Pertukaran Tahanan

Rusia dan Ukraina melakukan pertukaran tahanan terbesar sejak perang dimulai dan melibatkan hampir 300 orang, termasuk 10 warga negara asing.


Pertimbangan di Balik Ditolaknya Banding Ferdy Sambo

6 hari lalu

Pertimbangan di Balik Ditolaknya Banding Ferdy Sambo

Penolakan banding yang diajukan oleh Ferdy Sambo didasarkan pada perilaku yang dilakukan oleh Sambo termasuk perbuatan tercela dan,,,


Arist Merdeka Sirait Tegur Keras Orang Tua Pelaku Pemerkosaan Anak di Jakarta Utara

6 hari lalu

Arist Merdeka Sirait Tegur Keras Orang Tua Pelaku Pemerkosaan Anak di Jakarta Utara

Arist Merdeka Sirait menegur keras orang tua Anak Berhadapan Hukum terkait kasus pemerkosaan anak di Hutan Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing.


Banding PTDH Ditolak, Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Final

7 hari lalu

Banding PTDH Ditolak, Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Final

Adapun keputusan sidang banding ini akan diserahkan kepada Ferdy Sambo dalam waktu 3-5 hari.


Polri Tidak akan Gelar Seremoni Pemecatan Ferdy Sambo

7 hari lalu

Polri Tidak akan Gelar Seremoni Pemecatan Ferdy Sambo

Keputusan banding bersifat final dan mengikat, sehingga tidak ada lagi upaya hukum yang bisa dilakukan Ferdy Sambo.


Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat sebagai Anggota Polri

7 hari lalu

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat sebagai Anggota Polri

Sidang banding tidak menghadirkan pelanggar atau Ferdy Sambo maupun pendampingnya.


Disangka Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Empat Pasal UU ITE

7 hari lalu

Disangka Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Empat Pasal UU ITE

Merujuk hasil interogasi pihak kepolisian, motif MAH membantu Bjorka adalah ingin terkenal dan memperoleh banyak uang.


Polri Jelaskan Peran Ipda Arsyad yang Jalani Sidang Etik di Kasus Ferdy Sambo

9 hari lalu

Polri Jelaskan Peran Ipda Arsyad yang Jalani Sidang Etik di Kasus Ferdy Sambo

Sidang etik terhadap Arsyad ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada Senin 26 September 2022.


Amerika Tak Mau Dikaitkan dengan Kunjungan mantan Duta Besar Bill Richardson

11 hari lalu

Amerika Tak Mau Dikaitkan dengan Kunjungan mantan Duta Besar Bill Richardson

Amerika Serikat membantah keterlibatan pihaknya dalam kunjungan Mantan Duta Besar AS untuk PBB Bill Richardson ke Rusia.


Edy Mulyadi Divonis Penjara 7,5 Bulan, Polri Hormati Putusan Majelis Hakim

14 hari lalu

Edy Mulyadi Divonis Penjara 7,5 Bulan, Polri Hormati Putusan Majelis Hakim

Vonis ini berarti Edy Mulyadi bebas dari tahanan karena telah menjalani penahanan.