Perpres 82, Wiku: Tuntaskan Covid-19 Jangan Ada Bencana Lain

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Satgas COVID-19 yang baru, Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan terkait update pandemi tersebut di Indonesia . Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. Ketua Tim Pakar GTPPC-19 (KOMBEN BNPB/M Arfari Dwiatmodjo)

    Juru Bicara Satgas COVID-19 yang baru, Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan terkait update pandemi tersebut di Indonesia . Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. Ketua Tim Pakar GTPPC-19 (KOMBEN BNPB/M Arfari Dwiatmodjo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan, kebijakan baru pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 dimaksudkan agar pandemi Covid-19 lebih cepat ditangani. Sebab, masalah yang timbul dari Covid-19 bukan hanya tentang kesehatan semata, tetapi juga berdampak di ranah ekonomi.

    "Melalui Perpres Nomor 82 Tahun 2020, pemerintah telah mengantisipasi dengan menggabungkan penyelesaian masalah multidimensional, yaitu kesehatan dan ekonomi. Dua kekuatan yang digabung menjadi satu sehingga penanganan COVID-19 bisa lebih cepat," ujar Wiku melalui konferensi pers daring pada Jumat, 24 Juli 2020.

    Wiku mengungkapkan bahwa penyelesaian bidang ekonomi dapat mendukung penyelesaian masalah di bidang kesehatan menjadi lebih cepat. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa tak ada perubahan dalam ruang lingkup pelaksanaan tugas.

    "Bahkan kekuatan ditambah dengan kebijakan ekonomi sehingga menjadi satu kesatuan kekuatan Indonesia bisa bangun menghadapi situasi pandemi Covid-19," kata Wiku.

    Wiku juga menilai jika masalah ekonomi tidak selesai, maka akan menimbulkan masalah kesehatan yang efeknya bisa lebih besar.

    "Inilah yang kami kerjakan agar penyelesaian Covid-19 dapat menyelesaikan permasalahan lainnya. Prinsip yang kami gunakan adalah menyelesaikan bencana tidak boleh menimbulkan bencana lain," ucap Wiku Adisasmito.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.