Selasa, 22 September 2020

Ketua MPR Minta Pemerintah Umumkan Kasus Covid-19 di TV

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR Bambang Soesatyo (tengah) memberikan sambutan saat pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu, 8 Juli 2020. Salah satu isu kebangsaan yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut, yaitu Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/Pool

    Ketua MPR Bambang Soesatyo (tengah) memberikan sambutan saat pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu, 8 Juli 2020. Salah satu isu kebangsaan yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut, yaitu Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/Pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong Pemerintah mengumumkan perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Air melalui media televisi, tidak hanya melalui situs www.covid19.go.id.

    "Sebaiknya Pemerintah tetap mengumumkan perkembangan kasus harian penyebaran Covid-19 di Indonesia lewat media televisi, mengingat media televisi merupakan sarana yang lebih tepat dibandingkan situs internet," kata politikus yang akrab disapa Bamsoet, Kamis, 23 Juli 2020.

    Pernyataan Bamsoet itu merespons keputusan Pemerintah untuk tidak lagi mengumumkan perkembangan kasus harian Covid-19 melalui siaran langsung Youtube maupun televisi dan mengalihkan ke situs www.covid19.go.id.

    Ketua MPR mengatakan media televisi dapat menyampaikan berita atau pesan berkaitan dengan Covid-19 hingga ke masyarakat di daerah. Selain itu, tidak semua daerah memiliki akses internet terutama di pelosok.

    Politikus Partai Golkar ini mendorong Pemerintah agar dalam menyampaikan informasi terkait perkembangan kasus Covid-19 terus mengedepankan transparansi data yang akurat. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan secara tepat dan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19.

    Sebab, ia menilai laporan perkembangan kasus harian merupakan salah satu aspek penting dalam penanganan pandemi. "Agar masyarakat memahami peta penyebaran Covid-19 serta bisa mengambil langkah antisipasi," ujar Ketua MPR.

    Selain itu, Bambang Soesatyo meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi terkait perkembangan kasus Covid-19 di setiap daerah secara berkala dengan didukung oleh data yang akurat dan riil. Sehingga, kata dia, upaya penanganan dan pencegahan dapat berjalan dengan lancar dan optimal sesuai target pemerintah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.