Susilo Bambang Yudhoyono: Pramono Edhie Wibowo Prajurit Sejati

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pramono Edhie Wibowo. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Pramono Edhie Wibowo. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berduka karena iparnya, Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia malam tadi. Menurut SBY, Edhie salah satu prajurit dan putra terbaik Indonesia.

    "Dia prajurit sejati yang kenyang bertugas di medan laga untuk Sang Merah Putih." SBY mencuit di akun Twitter resminya, @SBYudhoyono, Ahad, 14 Juni 2020.

    Edhie adalah prajurit sejati, profesional, dan tegak lurus mengemban tugas demi Indonesia. "Selamat jalan adikku. Istirahatlah dengan tenang di sisi Allah SWT."

    SBY menuturkan kepergian Edhie menambah duka bagi keluarga besarnya dalam dua tahun terakhir. Pasalnya tahun lalu SBY ditinggal untuk selamanya oleh istrinya, Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono; dan ibunya, Siti Habibah. Edhi adik kandung Ani.

    Pramono Edhie Wibowo menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu, 13 Juni 2020 pukul 19.43 WIB akibat serangan jantung. Semasa hidup, Edhie berkarier sebagai prajurit TNI di Komando Pasukan Khusus atau Kopassus.

    Di era reformasi, Edhie pernah menjadi ajudan Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri. Setelahnya karier Edhi makin moncer dan menduduki jabatan strategis di lingkungan TNI AD seperti Panglima Komandan Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, Komandan Jenderal Kopassus, dan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

    Saat diangkat menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) oleh SBY, banyak kalangan yang menilai pengangkatan itu akibat faktor kekeluargaan.

    Pramono Edhi Wibowo pensiun dari TNI pada Mei 2013. Setelah itu ia aktif di Partai Demokrat, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK) DPP Partai Demokrat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.