Menjelang Idul Fitri, Jawa Timur Sumbang Kasus Terbanyak Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berdesakan tanpa menjaga jarak saat mengantre pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 21 Mei 2020. Dari data Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, pada  21 Mei 2020 terdapat 451 kasus, sehingga terdapat gap dengan data nasional. ANTARA/Budi Candra Setya

    Warga berdesakan tanpa menjaga jarak saat mengantre pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 21 Mei 2020. Dari data Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, pada 21 Mei 2020 terdapat 451 kasus, sehingga terdapat gap dengan data nasional. ANTARA/Budi Candra Setya

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 per Sabtu, 23 Mei 2020 mencapai 21.745 kasus. Jawa Timur mencatatkan menyumbangkan kasus positif Covid-19.

    “Gambaran ini menunjukkan penularan masih terus terjadi,” kata Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun Youtube BNPB, Sabtu, 23 Mei 2020. Angka tersebut bertambah 949 kasus dari hari sebelumnya.

    Tingginya penambahan kasus positif Covid-19 disumbang oleh Provinsi Jawa Timur, dengan 466 kasus, kemudian DKI 115 kasus, Sulawesi Selatan 59 kasus, Papua 57 kasus, Jawa Tengah 54 kasus, dan Jawa Barat 43 kasus.

    Yurianto juga melaporkan spesimen yang sudah diperiksa secara akumulatif sebanyak 239.740 spesimen dari 176.035 orang. Dari pemeriksaan spesimen, sebanyak 6.117 orang dinyatakan negatif.

    Jumlah orang dalam pemantauan yang masih dipantau adalah 49.958 orang. Kemudian pasien dalam pengawasan yang masih diawasi sebanyak 11.495 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.