Jokowi Ucapkan Duka Cita untuk Ari Puspita Sari

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersiap meninjau penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Bogor, Jawa Barat, Rabu 13 Mei 2020. Presiden mengecek penyaluran BST kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Bogor dan berharap dengan adanya bantuan sosial ini bisa memperkuat daya beli masyarakat hingga nanti konsumsi domestik Indonesia menjadi normal kembali. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    Presiden Joko Widodo bersiap meninjau penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Bogor, Jawa Barat, Rabu 13 Mei 2020. Presiden mengecek penyaluran BST kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Bogor dan berharap dengan adanya bantuan sosial ini bisa memperkuat daya beli masyarakat hingga nanti konsumsi domestik Indonesia menjadi normal kembali. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya perawat RS Royal Surabaya Ari Puspita Sari. Ari meninggal dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), tak pernah merawat pasien Covid-19.

    "Saya mendengar kabar duka tentang berpulangnya Ibu Ari Puspita Sari, seorang perawat di Rumah Sakit Royal Surabaya bersama janin yang dikandungnya. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun," ujar Jokowi lewat akun Instagram-nya, @jokowi pada Selasa, 19 Mei 2020.

    Jokowi mengatakan dirinya sungguh-sungguh berduka cita yang dalam untuk kepergian Ari, dokter dan tenaga medis lain, serta orang-orang yang berada di garis terdepan penanganan pandemi Covid-19 yang telah menjadi korban penularan virus ini.

    "Semoga mereka semua mendapatkan pahala yang setimpal di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran," ujar Jokowi.

    Kisah Ari saat sedang kritis sebelumnya viral di media sosial. Ari meninggal pukul 10.50 WIB, Senin, 18 Mei 2020, saat menjalani perawatan di RSAL Dr Ramelan.

    Juru Bicara Covid-19 RS Royal Surabaya Dewa Nyoman Sutanaya mengatakan Ari Puspita bukanlah perawat yang bertugas menangani kasus Corona. Sebab, yang bersangkutan sedang hamil.

    Pihak RS Royal mengaku tidak mengetahui secara pasti Ari Puspita tertular Covid-19 dari mana.

    "Dugaan awal terpapar, bermacam-macam. Dari rumah bisa, risiko kerjaan bisa, kami tidak bisa menduga-duga. Nanti tracing-nya biarkan teman-teman Dinas Kesehatan Kalau kami yang menduga terkena dari mana masih terlalu luas," kata Dewa, Senin, 18 Mei 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.