Komisi Fatwa MUI: Takbiran Bisa di Rumah

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi malam takbiran. Robertus Pudyanto/Getty Images

    Ilustrasi malam takbiran. Robertus Pudyanto/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) Asrorun Niam Sholeh mengatakan dalam takbiran pada akhir bulan Ramadan atau malam Idul Fitri 2020 bisa dilakukan di rumah.

    Menurut dia, takbiran di rumah bisa dilakukan menggunakan media-media pengeras suara, atau bahkan dengan teknologi penyiaran.

    "Takbir bisa sendiri atau berjamaah, dengan pengeras suara dengan speaker," kata Asrorun dalam acara bedah fatwa Salat Iedul Fitri yang disiarkan secara daring hari ini, Kamis, 14 Mei 2020.

    Asrorun menyebut takbir juga bisa dilaksanakan via media penyiaran, seperti televisi atau radio dan media sosial.

    "Itu sebagai ikhtiar kita sekaligus juga sebagai doa agar Covid-19 diangkat oleh Allah."

    Sebelumnya, pada rabu, 13 Mei 2020, MUI mengeluarkan fatwa salat Idul Fitri berjamaah di rumah saat pandemi Covid-19, terutama di wilayah merah pandemi Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.