Gedung di Kota Tua Jakarta Diusulkan Jadi Penampungan Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara Kawasan Kota Tua di Jakarta, Minggu, 29 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang penutupan sementara 26 tempat wisata yang berada di bawah pengelolaan Pemrov DKI hingga 12 April sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA

    Foto udara Kawasan Kota Tua di Jakarta, Minggu, 29 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang penutupan sementara 26 tempat wisata yang berada di bawah pengelolaan Pemrov DKI hingga 12 April sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha S.D. Darmono mengusulkan gedung-gedung kosong di kawasan Kota Tua Jakarta, dijadikan tempat penampungan atau isolasi untuk menangani wabah Covid-19

    Pendiri dan Chairman Grup Jababeka tersebut mengatakan dia sudah menyampaikan usulan itu kepada Direktur Utama PT Pembangunan Kota Tua Jakarta Yayat Sujatna.

    “Jadikan gedung-gedung kosong yang kita  sewa dari BUMN-BUMN menjadi rumah sakit, tempat isolasi, atau penampungan selama Covid 19,” kata Darmono kepada Tempo hari ini, Selasa, 21 April 2020, mengulangi perbincangannya dengan Yayat.

    Damono mengungkapkan, banyak gedung pemerintah yang kosong namun masih layak dijadikan rumah sakit dan tempat pendidikan selama wabah Covid-19. Meski begitu, gedung tersebut dibiarkan rusak tidak terawat.

    Dia pun menyampaikan bahwa sudah saatnya pengusaha bekerja sama dengan pemerintah dan para pengusaha lainnya untuk mengumpulkan bantuan sembako untuk masyarakat.

    Yayat Sujatna menerangkan dia sudah melakukan survei terhadap sejumlah gedung di Kota Tua, Jakarta. Menurut dia, ada sejumlah gedung kosong yang bisa dimanfaatkan.

    “(Gedung) Kerta Niaga 2 lantai, Cipta Niaga 2 lantai, dan Dharma Niaga 3 lantai,” ujarnya.

    Yayat pun mengatakan sudah menyampaikan desain gedung untuk penampungan kepada Pemprov DKI Jakarta. Kini, dia menanti jawaban dari DKI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.