Mahasiswa Nekat Mudik Meski Terindikasi Terpapar Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berjalan ke arah mobil ambulans yang terparkir di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis, 5 Maret 2020. Saat ini ada sembilan pasien yang diisolasi terkait Virus Corona di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso. ANTARA

    Petugas berjalan ke arah mobil ambulans yang terparkir di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis, 5 Maret 2020. Saat ini ada sembilan pasien yang diisolasi terkait Virus Corona di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang mahasiswa asal kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, yang menempuh pendidikan di Yogyakarta dilaporkan terindikasi terpapar virus corona nekat mudik melalui jalur tikus. Itu dilakukannya setelah dia mengetahui salah satu temannya meninggal akibat COVID-19.

    "Saat ini mahasiswa itu sedang kami isolasi di ruang isolasi menunggu sampai yang bersangkutan sembuh," kata Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langgodai di Kupang, Selasa, 14 April 2020.

    Ia mengatakan mahasiswa tersebut saat tiba di kampung halamannya tidak dizinkan oleh masyarakat dan keluarganya untuk masuk ke kampung itu atau ke rumahnya.

    Bahkan mahasiswa tersebut juga diminta untuk mengisolasikan diri di tempat isolasi yang sudah disiapkan oleh pemerintah kabupaten Lembata, apalagi sudah terindikasi terpapar virus corona berdasarkan hasil rapid test.

    "Kami tak ingin nantinya kejadian seperti di Kota Kupang di mana ada yang terlambat diisolasi dan saat di tes ternyata positif. Kami tak ingin seperti itu," ujar Thomas.

    Pemerintah setempat kata dia juga melalui gugus tugas penanganan COVID-19 sudah melakukan sosialisasi ke kampung-kampung terkait masalah COVID-19 itu. Sosialisasi yang dilakukan adalah cara menggunakan masker dan melarang aktivitas yang tak perlu di luar rumah untuk mencegah penyebaran COVID-19.

    Pihaknya, kata Thomas, sudah menyiapkan tiga lokasi karantina untuk para pemudik yang datang ke kampung halaman di tengah wabah virus korona. Sejumlah lokasi karantina itu ada di Puskesmas Lewoleba di Desa Pada dan Puskesmas Meru di Desa Balauring. Sementara Gerai Maritim di Pantai Harnus sebagai cadangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.