Solo akan Jadikan Eks Rumah Koruptor Lokasi Karantina Pemudik

Ilustrasi pemudik di Stasiun Senen, Jakarta. REUTERS/Darren Whiteside

TEMPO.CO, Solo - Pemerintah Kota Surakarta tengah menyiapkan tiga tempat untuk lokasi karantina para pemudik yang datang ke kota tersebut. Dua diantaranya adalah rumah sitaan para koruptor.

"Pekan ini, tempat karantina sudah bisa digunakan," kata Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo hari ini, Ahad, 5 April 2020.

Tiga tempat yang disediakan tersebut adalah Ndalem Joyokusuman, Ndalem Priyosuhartan, dan Gedung Grha Wisata Niaga.

Ketiganya dianggap cukup representatif untuk digunakan sebagai tempat karantina pemudik. Kata Rudyatmo, saat ini pemerintah daerah tengah melengkapi fasilitas untuk pemudik di tiga bangunan tadi.

Ndalem Joyokusuman adalah rumah rampasan negara dalam perkara korupsi di Bulog yang melibatkan Widjanarko Puspoyo, Kepala Bulog kala itu.

Adapun Ndalem Priyosuhartan rampasan negara dalam perkara korupsi proyek simulator SIM yang melibatkan Djoko Susilo.

Rudyatmo menjelaskan kedua rumah rampasan tersebut telah dihibahkan oleh pemerintah pusat kepada Pemkot Surakarta. Rencananya, setelah wabah Corona berakhir kedua rumah kuno tadi akan dijadikan sebagai rumah budaya.

"Kami ingin memberikan tempat yang manusiawi untuk karantina ini," ucapnya. 

Rudyatmo berharap para pemudik di Kota Solo bersedia melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama dua pekan. Mereka juga diminta menandatangani surat pernyataan kesediaan karantina mandiri.

"Kalau mereka ngeyel, kami akan menjemput dan membawanya ke tempat karantina ini."






Hasto Kristiyanto Pertanyakan Prestasi Kota Depok, Jubir PKS: Kepala Daerah PDIP Banyak Korupsi

8 hari lalu

Hasto Kristiyanto Pertanyakan Prestasi Kota Depok, Jubir PKS: Kepala Daerah PDIP Banyak Korupsi

Juru Bicara PKS Muhammad Kholid membalas pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mempertanyakan prestasi kader PKS selama memimpin Depok.


27 Tewas dalam Kecelakaan Bus Pengangkut Pasien Covid di China

8 hari lalu

27 Tewas dalam Kecelakaan Bus Pengangkut Pasien Covid di China

Sebanyak 27 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka ketika sebuah bus pengangkut warga China yang terpapar Covid-19, kecelakaan di provinsi Guizhou.


Kiat Cegah Penularan Cacar Monyet di Rumah

10 hari lalu

Kiat Cegah Penularan Cacar Monyet di Rumah

Semua pihak diminta mencegah penularan cacar monyet dimulai dari rumah sesuai tata laksana yang berlandaskan protokol kesehatan.


Bolehkah Mantan Napi Koruptor Ikut Pileg 2024? Begini Aturannya

15 hari lalu

Bolehkah Mantan Napi Koruptor Ikut Pileg 2024? Begini Aturannya

Pendaftaran Caleg bakal dibuka 1 - 14 Mei 2023. Bolehkah eks napi koruptor mendaftar sebagai Caleg di Pileg 2024?


Komplit, Begini Syarat-syarat Bebas Bersyarat

15 hari lalu

Komplit, Begini Syarat-syarat Bebas Bersyarat

Bebas bersyarat napi setelah menjalani minimal dua pertiga masa pidananya. Dengan ketentuan dua pertiga masa pidana tersebut minimal sembilan bulan.


Ini 7 Negara di Asia yang Sudah Longgarkan Aturan Masuk

15 hari lalu

Ini 7 Negara di Asia yang Sudah Longgarkan Aturan Masuk

7 negara di Asia sudah melonggarkan aturan masuk wisatawan asing untuk menikmati tempat wisata tanpa aturan ketat seperti karantina.


5 Napi Korupsi Ini dapat Pembebasan Bersyarat, Ini Profil dan Kasusnya

17 hari lalu

5 Napi Korupsi Ini dapat Pembebasan Bersyarat, Ini Profil dan Kasusnya

Eks Jaksa Pinangki, Patrialis Akbar, Zumi Zola, Suryadharma Ali, Ratu Atut napi korupsi yang mendapat pembebasan bersyarat. Ini profilnya.


Para Koruptor Ini Bebas Bersyarat secara Bersamaan

17 hari lalu

Para Koruptor Ini Bebas Bersyarat secara Bersamaan

Para koruptor itu bekas jaksa, kepala daerah, juga menteri


Makin Tercekik Setelah Tarif Ojek Online Naik

19 hari lalu

Makin Tercekik Setelah Tarif Ojek Online Naik

Pengemudi ojek online khawatir jumlah penumpang akan semakin berkurang setelah pemerintah menetapkan tarif ojek online baru pasca-kenaikan harga BBM.


Jenis dan Tujuan Pemberian Remisi

19 hari lalu

Jenis dan Tujuan Pemberian Remisi

Ratu Atut menjadi salah satu koruptor yang mendapat remisi