226 Orang Klaster Gereja di Bandung Positif Rapid Test Corona

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan jumpa pers di Gedung Pakuan pada Jumat, 3 April 2020.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan jumpa pers di Gedung Pakuan pada Jumat, 3 April 2020.

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan terdapat ratusan hasil positif rapid test corona di Jawa Barat. Salah satu klaster mayoritas hasil tersebut berasal dari gereja di Lembang.

    “Yang di Kota Bandung sebanyak 226 (positif rapid test), itu mayoritas dari klaster GBI Lembang,” kata Ridwan Kamil lewat konferensi pers yang disiarkan via streaming dari Gedung Negara Pakuan, Bandung, Jumat, 3 April 2020.

    Ridwan mengatakan pihaknya sudah membagikan 61 ribu alat rapid test kepada 27 kota/kabupaten untuk tes cepat corona. Laporan yang sudah masuk sekitar 15 ribu hasil tes. Dari situ terdapat positif rapid test corona terhadap 677 individu.

    Dia mengatakan seluruh hasil positif dari hasil rapid test tersebut masih dinyatakan terindikasi positif corona. Sebab definisi positif corona adalah yang sudah dilakukan tes swab.

    Hasil positif rapid test tersebut mayoritas berasal dari dua wilayah, yakni Kota Sukabumi dan Kota Bandung. Untuk Kota Sukabumi ini terjadi di Sekolah pembentukan Perwira (Setukpa) Polri dengan jumlah 310 orang.

    Sementara untuk Kota Bandung adalah dari klaster GBI Lembang, yakni peserta acara kelompok agama yang dilakukan di Lembang, Bandung Barat. Rapid test untuk klaster GBI Lembang itu hingga hari ini masih dilakukan karena belum tuntas.

    Ridwan Kamil mengatakan, tes masif dengan alat rapid tes corona masih terus dilakukan. “Hari ini kami masih melakukan pengetesan, sampai total 61 ribu RDP ini bisa kita selesaikan dan kami terima hasilnya,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.