Mudik ke Gunungkidul, Perantau Asal Jakarta Ini Positif Corona

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemkot Yogyakarta mengirim mobil pemadam kebakaran untuk menyemprotkan cairan disinfektan saat aksi Merti Hotel dan Restoran, Selasa (24/3). TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Pemkot Yogyakarta mengirim mobil pemadam kebakaran untuk menyemprotkan cairan disinfektan saat aksi Merti Hotel dan Restoran, Selasa (24/3). TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Seorang perantau asal Jakarta yang pulang kampung atau mudik ke rumahnya di Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul malah positif terpapar Corona. Peristiwa ini membuah heboh warga kampung tersebut, karena pasien ini sempat hadir acara pernikahan tetangga.

    Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan perantau ini pulang ke Gunungkidul pada 3 Maret. Kemudian, ia sempat ikut membantu dan hadir di resepsi pernikahan pada 13-15 Maret 2020.

    "Lalu tanggal 16 Maret pasien itu baru mulai mengeluh batuk dan sesak nafas kemudian diperiksa di Panti Rahayu Gunungkidul kemudian dirujuk ke RSUD Wonosari," kata Dewi ketika dihubungi pada Kamis, 26 Maret 2020.

    Kondisi pasien mulai membaik dan diperbolehkan pulang dengan rekomendasi isolasi di rumah sembari menunggu hasil uji laboratorium pada 21 Maret. Baru tanggal 25 Maret 2020 pasien itu dinyatakan positif terpapar Corona. Hari ini, Kamis, 26 Maret 2020 pasien itu dijemput untuk isolasi di RSUD Wonosari.

     “Kami sedang menelusuri dia (pasien positif Corona yang ikut kondangan) ini kontak dengan siapa saja,” ujar Dewi. Menurut Dewi, tak serta merta ketika pasien itu menghadiri kondangan maka seluruh peserta hajatan itu otomatis masuk kategori orang dalam pemantauan atau ODP.

    Dewi pun meminta masyarakat di sekitar pasien yang sempat bersama hadir dalam kondangan itu tak serta merta khawatir berlebihan. Asalkan, kata dia, warga di sana memang menjaga jarak dan tidak melakukan kontak dengan pasien.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.