3 Hari Beroperasi, RS Darurat Corona Wisma Atlet Rawat 208 Pasien

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas petugas berpakaian APD di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. Pasien yang dirawat di RS ini terdiri dari 86 Pria dan 58 Wanita, sebanyak 9 pasien di antaranya dinyatakan positif corona. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Aktivitas petugas berpakaian APD di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. Pasien yang dirawat di RS ini terdiri dari 86 Pria dan 58 Wanita, sebanyak 9 pasien di antaranya dinyatakan positif corona. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah Sakit Darurat penanganan virus Corona di Wisma Atlet Kemayoran telah merawat 208 pasien dalam tiga hari sejak beroperasi. Dalam sehari, rumah sakit menerima puluhan pasien baru.

    “Di hari pertama itu 74 pasien, kemudian tanggal 25 Maret ada 178 dan pagi ini sudah 208 pasien,” kata Panglima Kodam Jaya, Mayor Jenderal Eko Margiyono di Gedung BNPB, Jakarta, 26 Maret 2020.

    Rumah sakit darurat Corona mulai beroperasi pada 23 Maret 2020 untuk mengantisipasi jumlah pasien Corona yang terus bertambah. RS menempati dua gedung Wisma Atlet dengan daya tampung sekitar 3.000 pasien.

    Fasilitas rumah sakit Wisma Atlet terdiri dari ruangan rawat inap dan juga ruangan untuk mengisolasi pasien. Rumah sakit ini didesain untuk merawat pasien dengan kondisi ringan hingga sedang. “Ada pasien yang kondisinya berat kemudian dirujuk,” kata Eko.

    Eko mengatakan untuk bisa dirawat di rumah sakit ini, pasien dapat langsung datang ke rumah sakit. Selain itu bisa juga melalui rujukan dari rumah sakit lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara