Jawa Timur Tambah RS Rujukan Corona Menjadi 63 Unit

Petugas menyiapkan alat-alat medis di salah satu ruangan di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Ahad, 22 Maret 2020. Tower 6 nantinya akan dimanfaatkan sebagai rumah sakit yang terdiri dari 24 lantai. Menara yang akan digunakan sebagai tempat isolasi itu dapat menampung sekitar 1.750 pasien virus Corona. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menambah rumah sakit rujukan pasien Covid-19 atau virus corona menjadi 63 rumah sakit. Penambahan tersebut membuat pemprov saat ini memiliki 1.766 unit tempat tidur untuk rawat inap dan ruang observasi.

"Rumah sakit rujukan bertambah satu, yakni RS Klinik Jember. Jadi sampai sekarang ada 63 RS rujukan," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memberikan keterangan pers di Gedung Negara Grahadi, Ahad, 22 Maret 2020.

Penambahan RS rujukan dilakukan pemprov menyusul meningkatnya penyebaran Covid-19. Hingga hari ini, di Jatim terkonfirmasi ada 41 pasien positif Covid-19, 88 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 999 orang dalam pemantauan (ODP).

Ke-41 pasien positif itu ada di Surabaya (29 orang), Malang Raya (5), Magetan (3), Sidoarjo (3), dan Kabupaten Blitar (1). Jumlah itu tertinggi keempat setelah DKI Jakarta (307), Jabar (59), dan Banten (47). Sementara pasien yang meninggal di Jatim satu orang.

Sedangkan total jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim ada 88 orang atau bertambah 11 dibanding sehari sebelumnya. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) meningkat singnifikan menjadi 999 orang, dari sebelumnya 793 orang.

Sebelumnya pemprov hanya menunjuk 44 RS rujukan, tiga di antaranya RS rujukan utama. Seiring melonjaknya kasus Covid-19, rumah sakit rujukan ditambah menjadi 62 RS. Tambahan RS rujukan tersebut berasal dari RS milik TNI, Polri, BUMN, dan swasta.






Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

3 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

4 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

11 hari lalu

Selandia Baru Tak Lagi Wajibkan Masker dan Imunisasi Covid-19

Selandia Baru menghapuskan aturan ketat yang mewajibkan suntik vaksin virus corona dan menggunakan masker.


Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

14 hari lalu

Kim Jong Un Sempat Bantah Covid-19, Korea Utara Mulai Vaksinasi Corona November

Kim Jong Un akan memulai vaksinasi Covid-19 di Korea Utara. Dia khawatir jumlah kasus Corona naik karena musim dingin.


Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

21 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Rusia Naik

Rusia mencatat pada Sabtu, 3 Agustus 2022, ada lebih dari 50 ribu kasus baru Covid-19 atau tertinggi dalam enam bulan


Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

22 hari lalu

Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

Sejumlah area di Shenzhen memutuskan memperpanjang pembatasan aktivitas warga demi meredam wabah Covid-19.


Kota Chengdu di Cina Lockdown

22 hari lalu

Kota Chengdu di Cina Lockdown

Warga Chengdu harus menjalani lockodown. Kasus Covid-19 di sana ada 157 kasus.


Turis Asing ke Korea Selatan Tak Lagi Wajib Tes Corona Sebelum Berangkat

24 hari lalu

Turis Asing ke Korea Selatan Tak Lagi Wajib Tes Corona Sebelum Berangkat

Korea Selatan mencabut aturan tes Corona untuk turis asing sebelum keberangkatan.


Mahathir Mohamad Terinfeksi Virus Corona, Kini Dirawat di Rumah Sakit

24 hari lalu

Mahathir Mohamad Terinfeksi Virus Corona, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Mahathir Mohamad dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan terinfeksi virus Corona.


3 Komponen yang Pengaruhi Reinfeksi Covid-19

29 hari lalu

3 Komponen yang Pengaruhi Reinfeksi Covid-19

Pakar patologi klinik menyebut terjadinya reinfeksi atau penularan berulang tergantung pada tiga komponen penting COVID-19. Apa saja?