Laboratorium Tes Corona di Yogya Mulai Beroperasi

Petugas PMI Jakarta Pusat saat melakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di ruang Laboratorium Biologi SMA Negeri 68 Jakarta, di Salemba, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan Provinsi DKI Jakarta selama dua minggu ke depan dan diganti pembelajaran jarak jauh. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah DI Yogyakarta mulai mengoperasikan laboratorium penguji Corona melalui Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) DIY yang beralamat di Jalan Imogiri Timur, Banguntapan, Bantul sejak Selasa, 17 Maret 2020.

Sarana yang ditunjuk Kementerian Kesehatan untuk pengujian sampel sebelum seorang dinyatakan positif atau negatif terpapar virus Corona itu bisa melakukan pengujian di daerah sehingga spesimen pasien tak perlu dibawa dan diuji lagi di Jakarta seperti yang selama ini dilakukan.

"Kami akan memeriksa sampel untuk dua wilayah layanan, Jawa Tengah dan DIY. Sehingga hasilnya bisa diketahui secepat mungkin untuk memutus rantai penularan," ujar Kepala BTKLPP Irene, Rabu, 18 Maret 2020.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang memantau langsung operasional laboratorium itu mengatakan melalui layanan itu, sampel pasien suspect di Yogya dan Jawa Tengah bisa diselesaikan di laboratorium itu sehingga hasilnya bisa lebih cepat diumumkan. "Prinsip kami, fasilitas ini bisa memberi kemudahan akses bagi warga Yogya dan Jawa Tengah sehingga cepat diketahui negatif atau positifnya untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebelumnya telah menetapkan 12 laboratorium yang bisa melakukan pemeriksaan Corona. Salah satunya termasuk BTKLPP Yogyakarta.

Sampai Rabu ini, jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di DIY bertambah menjadi dua orang. Pasien positif Corona kedua merupakan seorang laki laki berusia 58 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie menuturkan pasien kedua itu telah diisolasi dan dirawat di RSUP dr Sardjito.

Adapun pasien Covid-19 pertama di Yogya adalah balita laki-laki berusia tiga tahun yang juga masih dirawat di RSUP dr Sardjito.

Dengan adanya dua kasus positif Covid-19 di DIY, Pemda DIY bersikukuh menyatakan belum ada zona merah terkait penyebaran Covid-19. Dengan alasan dua pasien tersebut diduga terinfeksi virus dari daerah lain, bukan tertular di wilayah DIY.

”Tidak ada zona merah di DIY karena dua orang yang dinyatakan positif itu penularannya bukan dari lokal," kata Pembajun.

Kepala BBTKLPP Yogyakarta Irene menjelaskan, merujuk Kementerian Kesehatan, suatu daerah baru dikategorikan zona merah bilamana terdapat kasus penularan lokal atau local transmission.

Penularan lokal yang dimaksud adalah terjadi penularan dari satu orang ke orang lain yang berada di satu daerah. Adapun kasus positif yang ditemukan di DIY merupakan kasus impor atau dsri daerah lain.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X sebelumnya juga sudah menandatangani pembentukan struktur gugus tugas penanganan Covid-19 untuk DIY. "Sudah selesai pembentukan gugus tugas itu, hanya tinggal memasukkan siapa saja orangnya, dari unsur mana saja sudah ditentukan semua," ujarnya.






Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

12 jam lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

1 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

1 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

3 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

4 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

4 hari lalu

Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

Sebanyak 54 perguruan tinggi di 21 kota di China akan menerima kembali mahasiswa Indonesia, yang sempat pulang kampung di awal pandemi Covid-19 2020.


Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

5 hari lalu

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

Salah satu dari enam rekomendasi WHO untuk menuju endemi di dunia adalah cakupan vaksinasi Covid-19 100 persen, khususnya pada lansia dan nakes.


Bukan Covid-19, Keluarga Bilang Penyebab Kematian Azyumardi Azra Serangan Jantung

5 hari lalu

Bukan Covid-19, Keluarga Bilang Penyebab Kematian Azyumardi Azra Serangan Jantung

Informasi yang diterima keluarga dari pihak rumah sakit, almarhum Azyumardi Azra meninggal akibat serangan jantung.


Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

5 hari lalu

Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

Keluarga meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa Azyumardi Azra meninggal karena Covid-19. Tapi karena serangan jantung.


27 Tewas dalam Kecelakaan Bus Pengangkut Pasien Covid di China

6 hari lalu

27 Tewas dalam Kecelakaan Bus Pengangkut Pasien Covid di China

Sebanyak 27 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka ketika sebuah bus pengangkut warga China yang terpapar Covid-19, kecelakaan di provinsi Guizhou.