Siap Jadi Capres 2024? Ini Jawaban AHY

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi putranya Agus Harimurti Yudhoyono melayat ke rumah duka almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie di kawasan Patra Kuningan, Jakarta, Kamis, 12 September 2019. Jenazah BJ Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata pada pukul 14.00 WIB. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi putranya Agus Harimurti Yudhoyono melayat ke rumah duka almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie di kawasan Patra Kuningan, Jakarta, Kamis, 12 September 2019. Jenazah BJ Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata pada pukul 14.00 WIB. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Kupang - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menanggapi seputar kesiapannya berlaga di Pilpres 2024. 

    "Saya tak ingin berandai-andai. Saya ingin terus mempersiapkan diri untuk melaksanakan tugas-tugas apapun yang Insya Allah akan diembankan kepada saya," kata AHY pada saat berkunjung di Kupang, Nusa Tenggara Timur, hari ini, Selasa, 18 Februari 2020.

    AHY, yang juga putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, menyatakan masih fokus menjaring aspirasi masyarakat di seluruh Indonesia dan konsolidasi partai. 

    Kunjungan ke sejumlah daerah, menurut dia, untuk mempersiapkan kader-kader Demokrat dalam bertarung pada Pilkada 2020 yang dilaksanakan serentak di 270 daerah. 

     
    "Saya berharap memberikan dukungan penuh kepada mereka."
     
    Menurut AHY, meski tidak berada di pemerintaha Demokrat masih memiliki kader sebagai kepala daerah, anggota DPR, dan DPRD. Di NTT, contohnya, Wali Kota Kupang dan Bupati Belu adalah kader Demokrat.

    Adapun di DPR, kader-kader Demokrat antara lain Beny Kabul Harman dan Anita Gah.

    Ralat:
    Dilakukan revisi pada judul dan kutipan pada Selasa, 18 Februari 2020, sekitar pukul 19.57 WIB, karena alasan akurasi. Terima kasih


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.