Kepolisian Tak Punya Target Waktu Memburu Harun Masiku

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pria diduga Harun Masiku, tersangka suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan terekam oleh CCTV di selasar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 7 Januari 2020. Pria yang diduga Harun Masiku terlihat pada pukul 17.15 WIB. Istimewa

    Pria diduga Harun Masiku, tersangka suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan terekam oleh CCTV di selasar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 7 Januari 2020. Pria yang diduga Harun Masiku terlihat pada pukul 17.15 WIB. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian tak memiliki target waktu untuk mengejar tersangka penyuap eks Ketua KPU Wahyu Setiawan, buron Harun Masiku. "Secepatnya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono di kantornya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 6 Februari 2020.

    Kepolisian, kata Argo, tak bisa memberikan tenggat waktu untuk sebuah kasus. "Misalnya tanggal segini, kasusnya selesai, kan tidak bisa."

    Untuk mencari Harun, Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis mengatakan jajaran Kepolisian Daerah dan Kepolisian Resor telah menerima informasi status buron Harun. Karena itu, Idham memastikan ribuan personelnya ikut membantu KPK mencari Harun yang kini masuk dalam status Daftar Pencarian Orang.

    "Saya sudah perintahkan Bapak Kepala Badan Reserse Kriminal Polri untuk mengirim informasi DPO itu ke 34 polda, 540 polres. DPO-nya sudah sampai dan seluruh anggota Polri sudah memegang DPO tersangka HM," ucap dia saat dikonfirmasi pada Rabu, 5 Februari 2020. 

    Sebelumnya, Idham sudah membentuk tim untuk memburu Harun. Namun, hingga kini keberadaan Harun masih belum diketahui.

    Harun Masiku adalah tersangka kasus suap yang menjanjikan uang sebesar Rp 900 juta untuk Wahyu agar bisa lolos menjadi anggota DPR melalui mekanisme pergantian antarwaktu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.