Firli KPK Bikin Nasgor, BW: Selebrasi Naif yang Tak Penting

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) menunjukkan kebolehannya memasak nasi goreng dalam acara siahturahmi Pimpinan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Senin malam, 20 Januari 2020.Sebelumnya Firli mengatakan akan menggunakan pendekatan santai kepada para jurnalis setelah dilantik sebagai pimpinan KPK pada Desember 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) menunjukkan kebolehannya memasak nasi goreng dalam acara siahturahmi Pimpinan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Senin malam, 20 Januari 2020.Sebelumnya Firli mengatakan akan menggunakan pendekatan santai kepada para jurnalis setelah dilantik sebagai pimpinan KPK pada Desember 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto alias BW menilai aksi masak nasi goreng yang dilakukan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai hal yang tidak penting. Ketimbang bikin nasgor, BW meminta Firli memasak ramuan antikorupsi.

    "Ketua KPK seharusnya mengolah dan memasak ramuan antikorupsi yang ditunjukkan melalui program strategis KPK dan ketegasan KPK menghadapi brandalisme koruptor and their gangs, untuk hadapi masifitas korupsi di era reformasi yang kian nyata dan tak terbantahkan," kata Bambang melalui keterangan tertulis pada Selasa 21 Januari 2020.

    Bambang mengatakan ini menanggapi aksi Firli masak nasi goreng yang bertujuan menjalin silaturahmi dengan pegawai, pimpinan, Dewan Pengawas dan awak media KPK. Ini dilakukan Firli di Gedung Merah Putih pada Senin, 20 Januari 2020.

    Menurut Bambang, aksi itu merupakan usaha Firli berempati pada publik yang masih murka pada ketidakmampuan pimpinan KPK mengorkestrasi upaya pemberantasan korupsi.

    Bambang menegaskan, penyelidik dan penyidik KPK saat ini justru membutuhkan kepastian agar tak lagi dibuat tak berdaya, dipecundangi satpam dan diobrak-abrik kehormatannya dengan berbagai tuduhan.

    "Oleh para 'sahabat' dan pihak yang diduga master mind korupsi. Para penyelidik dan penyidik itu yang harus dibela. Bukan disuguhi perilaku selebrasi naif yang tak penting sama sekali," kata Bambang.

    Padahal, Bambang mengatakan, Firli memiliki tugas utama untuk menyalakan nyali KPK melawan koruptor, bukan malah mematikan jajaran KPK di hadapan koruptor.

    Menurut Bambang, Firli kini justru menyulut kepongahan. "Selamat datang kekonyolan. Percayalah korupsi tak kan bisa kau habisi dengan ribuan piring dari nasi gorenganmu. Karena yang perlu kau goreng hingga gosong, hangus dan kering kerontang adalah para koruptor. Bukan nasi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.