Sidang Rommy, Majelis Hakim Mengkonfirmasi Lukman Hakim Soal Ini

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 15 November 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 15 November 2019. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mengonfirmasi eks Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin apakah ada pesan khusus dari terdakwa mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy mengenai "orang pesanan" yang harus diloloskan dalam seleksi jabatan di lingkungan Kemenag.


    "Dalam sebuah pembicaraan yang saya lupa waktunya dan tempatnya seingat saya saudara terdakwa pernah menyampaikan pandangan dari sejumlah kalangan bahwa saudara Haris itu direkomendasikan," kata Lukman saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu.

    Rommy didakwa menerima suap bersama bersama-sama dengan Lukman sebesar Rp325 juta dari Haris.

    "Dan ini sesuatu yang lumrah saja karena saya biasa meminta pandangan dari berbagai macam kalangan, tidak hanya kepada terdakwa saja. Jadi, masukan," ucap Lukman.

    Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri pun kemudian mengonfirmasi saksi Lukman terkait hubungannya dengan terdakwa Rommy dalam kepengurusan PPP.

    "Saudara secara organisasi dengan Pak Rommy sebagai Ketua Umum bagaimana? Saudara tunduk ke Rommy?," tanya Hakim Fahzal.

    "Tidak yang mulia. Secara hierarki saudara Romahurmuziy adalah Ketua Umum DPP PPP sementara adalah saya Ketua Majelis Pakar. Ketua majelis itu tidak tunduk atau tidak berada secara hierarki di bawah ketua umum. Bahkan dalam kondisi tertentu pimpinan-pimpinan majelis itu bisa meminta keterangan terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat ketua umum," ucap Lukman.

    Hakim Fahzal pun kemudian menanyakan kembali kepada Lukman apakah pernah mendapatkan pesan-pesan khusus dari Rommy agar meloloskan Haris.

    "Tidak ada," ucap Lukman.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.