Pembukaan Festival HAM di Kabupaten Jember Pecahkan Rekor MURI

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) melakukan aksi tutup mulut pada Aksi Kamisan di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah di Palu, Kamis 18 Juli 2019. Aksi Kamisan ke-12 bertema Sumber Daya Alam itu memperingatkan pemerintah agar mengambil sikap dan serius menanggapi isu penghancuran sumber daya alam, apalagi setelah pelaksanaan pesta demokrasi atau Pemilu. ANTARA FOTO/Basri Marzuki

    Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) melakukan aksi tutup mulut pada Aksi Kamisan di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah di Palu, Kamis 18 Juli 2019. Aksi Kamisan ke-12 bertema Sumber Daya Alam itu memperingatkan pemerintah agar mengambil sikap dan serius menanggapi isu penghancuran sumber daya alam, apalagi setelah pelaksanaan pesta demokrasi atau Pemilu. ANTARA FOTO/Basri Marzuki

    TEMPO.CO, Kabupaten Jember - Pembukaan Festival HAM di Jember pada Selasa, 19 November 2019 memecahkan rekor MURI. Acara ini dibuka oleh tari kolosal yang dibawakan tak kurang dari 5.000 bocah taman kanak-kanak se-Kabupaten Jember. Mereka menampilkan Tari Bajul Ijo yang merupakan tarian khas darerah tersebut.

    Tarian ini menceritakan tentang keceriaan dan kegembiraan anak-anak yang tersirat dalam makna lagu Bajul Ijo. Lagu tersebut memuat pesan agar anak-anak tidak boleh nakal dan harus selalu rajin belajar dan tidak seperti bajul, yang selalu bermalas-malasan setelah selesai makan.

    Tarian kolosal ini ditampilkan oleh 5.308 peserta dari Taman Kanak-kanak se-Kabupaten Jember, yang didampingi 5.308 orang tua dengan berseragam, 1.000 orang guru TK. Jumlah keseluruhan peserta adalah 11.616 orang. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 07.00 WIB di Alun-alun Jember.

    Tarian kolosal Bajul Ijo ini juga sekaligus memecahkan rekor MURI dengan peserta anak-anak terbanyak didampingi orang tuanya.

    Bupati Jember, Faida berharap sejumlah atraksi ini dapat semakin memeriahkan rangkaian kegiatan Festival HAM 2019 yang diselenggarakan di Kabupaten Jember. "Sekaligus merupakan perwujudan dari tema festival kali ini, yakni Pembangunan Daerah yang Berbasis HAM dan Berkeadilan Sosial Melalui Pendekatan Budaya," kata Faida, Selasa, 19 November 2019.

    Kabupaten Jember menjadi tuan rumah Festival HAM 2019 yang telah menginjak tahun keenam penyelenggaraan. Pada 2018 lalu, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang menjadi tuan rumah.

    Selain dihadiri oleh perwakilan di seluruh Indonesia, Festival HAM ini juga dihadiri perwakilan 20 negara yang kini tengah melaksanakan pembangunan HAM berkelanjutan (SDG’s) diantaranya Swedia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Belanda, Thailand, Filipina, Timor Leste serta beberapa negara lain.

    Sejumlah pembicara yang hadir dalam rangkaian Festival HAM 2019 ini diantaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan, dan Komisioner Komisi Nasional Perempuan, Riri Khariroh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.